
Hari ini adalah hari terakhir melisa bertemu dengan ayahnya karena nanti sore yanto akan segera kembali keluar kota karena pekerjaannya sudah menumpuk.
Hari ini yanto mengajak melisa pergi jalan-jalan tidak lupa melisa juga mengajak kedua sepupunya itu.
"ayah sebenarnya kita mau jalan-jalan kemana ?" tanya melisa pada ayahnya itu.
"rahasia dong " jawab yanto.
"ahh ayah gak asyik masa pake main rahasia segala " melisa merajuk.
" kalau ayah kasih tau bukan kejutan lagi dong namanya ".
" ya terserah ayah deh aku ikut aja".
Di dalam perjalanan ayah dan anak itu sangat akrab sekali tak henti-hentinya bersenda gurau terkadang sampai ketawa terbahak sesekali aldo dan aldi juga menimpali karena yanto yang gampang berbaur jadi tidak ada kecanggungan di antara mereka.
Setelah beberapa lama kemudian mobil yang di tumpangi yanto berhenti di sebuah mall terbesar di kota itu.
"ayah kita mau masuk kesitu " tanya melisa pada ayahnya.
"iya dong kita akan happy-happy hari ini , ayo kita turun " ajak yanto.
Sebelumnya yanto mencari tempat parkir lalu masuk ke dalam mall tersebut.
" kamu mau belanja apa sayang? Pokoknya hari ini ayah akan traktir kalian semua " ucap ayah antusias.
"aku gak tau ayah , aku bingung mau beli apa soalnya ini luas banget heheh " jawab melisa polos.
" ya udah kita jalan-jalan aja dulu jika kira-kira ada yang cocok kamu boleh bilang sama ayah ".
" oke ayah ".
"dan untuk kalian jangan sungkan yah untuk bilang sama om anggap aja om ini ayah kaliam ".
"baik om , terima kasih".
Akhirnya mereka pun berjalan menyusuri seluruh isi mall itu hingga sampai setengah jam belum mendapat apa-apa .
Yanto pun berinisiatif mungkin melisa sedikit malu jika mengambil sesuka hati akhirnya yanto memberikan tiga kartu yang akan di berikan kepada 3 anak itu .
"ya sudah mungkin kalian malu jika harus minta sama ayah lebih baik kalian pegang masing-masing kartu ini , kalian belanja sendiri-sendiri aja ayah akan menunggu kalian di restoran sana " ucap yanto menunjuk sebuah restoran di mall tersebut.
"aduhh jadi ngerepotin om kalau kaya gini hehe"aldo merasa tidak enak.
"udah gak apa-apa kalian pakai saja ,dan kalian tolong jaga anak om ya jangan sampai lepas "ucap yanto becanda.
"baik om kita akan jaga melisa ".
"baiklah sekarang kalian pilih-pilih saja waktu kalian tidak banyak apalagi perjalan sangat jauh nanti bisa sampai malam kita sampai rumah".
__ADS_1
Akhirnya melisa dan kedua sepupunya itu pergi meninggalkan yanto sendirian.
"bang , kalian mau beli apa aku bingung nih pengen semua nya hehej " melisa membuka percakapan.
"aku juga bingung nih mending kita beli kebutuhan aja lah seperti kebutuhan sekolah dulu nanti sisa nya pikirkan nanti saja lah ".
Aldo dan aldi tidak terlalu ribet tidak seperti wanita yang selalu mau ini dan itu .
"tapi jika kau mau membeli aksesoris atau apa kek nanti biar kita antar ".
"memangnya kalian tau tempatnya ?.
"tau lah kan sani pernah ajak kita kesini ".
"ehh iya lupa kak sani kan temen kalian yang paling kaya heheh ".
Setelah berbincang lama melisa dan kedua saudaranya itu masuk ke sebuah toko khusus untuk peralatan sekolah .
Setelah beberapa memilih apa yang di butuhkan ketiga bocah itu membayar di kasir.
Walaupun melisa tinggal di kampung akan tetapi wajah melisa sangat cantik perpaduan antara mira dan yanto , mira yang memiliki kulit putih bersih dan rambut hitam bergelombang sementara yanto bermata sipit hidung mancung dan bibir tipis,tetapi melisa memiliki gigi gingsul di sebelah kanan membuat melisa sendiri terlihat sangat cantik natural.
Begitupun dengan kedua anak kembar itu mereka sungguh sangat tampan untuk ukuran orang desa jika berbaur dengan orang kota dia tidak akan kalah tampan padahal usianya masih belia bagaimana jika sudah dewasa mungkin akan banyak sekali wanita yang tergila-gila.
Selesai dari toko itu melisa berserta kedua sepupunya itu berjalan menuju pakain wanita seperti janjinya tadi mereka akan menemani melisa kemana pun dia melangkah.
"bang sebenarnya aku pengen ponsel yang canggih seperti punya abang itu lho, abang tau kan ponsel aku ponsel jadul hanya bisa menerima telpon dari ibu saja".
"nanti saja lah abang mau beli apa lagi nanti saja beli ponselnya ketika kita sudah selesai belanja".
"gampang itu mah sekarang kita ke toko ponsel dulu".
"tapi kalian yang pilih ya, aku kan gak tau apa-apa hehe".
"siap adik manis ".
Mereka pun memasuki lift agar sampai dengan cepat .
Tingg..
pintu lift terbuka ketiga bocah itu masuk kedalam .
"wihhh abang keren ya bisa pencet-pencet gitu , nanti kalau nyasar gimana ".
"yeee,,,gak gitu juga walaupun aku sehari-hari cuma di kebun cuma mencet gini mah gampang " sombong aldi.
"iya deh iya ".
Tingg..
__ADS_1
Pintu lift terbuka aldo menggandeng tangan melisa dan keluar dari lift itu .
Ketika sedang melangkahkan kakinya menuju toko hp melisa melihat seseorang yang sangat dia kenal , dia adalah sani.
"bang , itu kayak kak sani deh " .
"ehh iya dia lagi beli hp juga kali , yok kita samperin".
"jangan deh , aku malu ".
"apa sih kaya ketemu pacar aja malu".
"ihh abang mah ".
Ketika aldo hendak menyapa sani tetapi sani yang lebih dulu menyapa mereka .
"ehh kalian ada disini juga , sama siapa ? Ehh ada adik manis juga ".
"iya nih kita mengantar melisa katanya pengen handphone canggih "ledek aldi.
"abang ihh bikin malu aja deh " melisa bersembunyi di belakang punggung aldo.
"ehh kamu beli handphone juga ?"
"iya nih aku beli buat bibi di rumah hehe "dusta sani padahal dia membeli ponsel itu untuk di berikan kepada melisa.
"wahh ,, kak sani baik juga ya bibi aja sampe di beliin ponsel canggih gitu" puji melisa.
Hidung sani kembang kempis menahan salting karena di puji sang belahan jiwa
"ya udah aku duluan ya ,maaf bukannya gak mau nemenin tapi mamang sudah menunggu di depan ".
"oh oke tak masalah hati-hati".
"bye kak sani".
Melisa terus saja menggoda sani tetapi giliran sani menunjukan perhatian padanya melisa sangat kesal.
"kak sani ternyata keren juga yak kak hihihi" melisa cekikikan.
Brukk..
Aldo memukul kepala melisa menggunakan buku yang ada di depannya itu.
"apa sih kak sakit tahu " melisa pura-pura sakit.
"habis nya sejak kapan kamu centil gitu ihh geli tau gak cocok " balas aldo.
"ya sejak sekarang ternyata jika tidak memakai seragam sekolah kak sani ganteng lho gak kaya di sekolah keliatan tengil banget hehe".
__ADS_1
"jangan mikirin sani lebih baik kamu pilih mana ponsel yang cocok untukmu ".