
Ceklek.
seorang dokter wanita keluar dari ruangan dan menghampiri aldo dan teman-temannya .
" siapa disini yang namanya angel ?" tanya dokter itu .
Angel mendongkakan kepalanya matanya sembab karena terus saja menangis . " saya dok " ucap angel berdiri .
" pasien sudah siuman dan beliau hanya menyebut nama angel " ucap dokter itu .
" apakah saya boleh masuk ?" tanya angel .
" boleh , mari ikut saya " ajak dokter cantik yang bernama dita itu .
Angel masuk ke dalam ruangan kesehatan di kampus itu . Ketika melihat kedatangan angel , navisa tersenyum lebar .
" kakak gak apa-apa kan ?" tanya navisa .
" maafkan aku navisa , semua terjadi gara-gara aku huhuhuhu , kamu boleh hukum aku atau kalau kamu mau membenciku juga aku tidak masalah yang penting kamu mau maafin aku hiks hiks hiks " angel menangis sesenggukan di samping navisa .
" kakak ngomong apa sih ? Aku gak marah kok " ucap navisa .
angel memeluk navisa .
" kenapa kamu baik banget sama aku sih padahal kamu celaka juga gara-gara aku harusnya aku yang ketusuk bukan kamu " angel menyalahkan dirinya sendiri .
" udah kakak jangan ngomong yang aneh-aneh lagian aku gak apa-apa kok aku cuma luka kecil aja , nih aku udah sehat aja " ucap navisa .
" tapi tadi kamu sampai pingsan " angel mengusap air matanya .
" ah itu cuma biasa aja lagian aku kalau kaget suka pingsan gitu " kata navisa .
" ya udah kalau gitu aku keluar dulu kamu istirahat sampai kondisimu benar-benar pulih , " angel berdiri seraya mengusap lembut pucuk kepala navisa .
" makasih ya kak " ucap navisa , angel tersenyum manis pada navisa .
Setelah berpamitan angel keluar dari ruangan itu hatinya sedikit lega setelah tahu kondisi sahabatnya itu .
Melisa berlari menghampiri angel yang sudah keluar dari ruangan itu .
" bagaimana keadaan navisa kak ?" tanya melisa .
" navisa baik-baik saja , aku sangat berterima kasih pada kalian karena kalian sangat baik padaku aku senang bisa berada di antara kalian " ucap angel .
" lain kali selesaikan dulu masalah lo sendiri jangan sampai ngorbanin nyawa orang " celetuk aldi .
" BANG ALDI " sentak melisa .
__ADS_1
" apa ? Hahh ! Lo mau bela dia , bela aja sana , mel ! Lo sadar dong sahabat lo dari kecil celaka akibat cewek ini , kenapa sih lo gak ada rasa iba sedikitpun sama navisa " ucap aldi penuh emosi .
" iya maaf ini emang semua kesalahanku kalian boleh hukum aku asal kalian bisa maafkan aku " ucap angel .
Prokkk....prookkk..prookk...
Seseorang datang dengan bertepuk tangan .
" gue suka keributan hahahaha " ucap orang itu dengan senyuman liciknya .
" kak sani ! " seru melisa .
" hai gadis manis " sani mencolek dagu melisa .
" hehh !! Apa-apaan lo sentuh-sentuh pacar gue " indra menepis tangan sani yang masih memegang dagu melisa .
" ooppsstt ... Ada bodyguardnya gue lupa hahaha " ucap sani seraya meledek .
" lo ada perlu apa kesini ? " tanya aldo datar .
" oh gak apa-apa kok tadi gue cuma gak sengaja lewat terus gue kayak dengar ada orang yang ribut karna gue penasaran ya udah deh gue samperin aja dan ternyata benar ternyata MANTAN sahabat gue sedang ada selisih dengan pacar kembarannya hahaha " ucap sani tertawa puas .
" jangan bilang ini karna ulah lo ?" tebak aldi .
" hemm..benar gak ya ! " sani menopang dagunya seperti sedang berpikir .
" lama-lama lo ngeselin juga ya ".
Dengan cepat aldo menahan aldi ketika ia akan menghajar sani lagi .
" tahan , lo jangan ribut disini nanti kita yang kena masalah " bisik aldo mengingatkan .
Seketika aldi tersadar dan mengusap wajahnya kasar .
" astagfirulah " ucapnya .
" mendingan sekarang lo pergi dari sini " usir aldo .
" yaahhh kok lo ngusir sih gue kan masih pengen disini " sani merajuk .
" lo pergi atau gue yang akan hajar lo " ancam aldo .
" ihh takutt " ledek sani .
" PERGI !!" sentak indra .
" iya ini gue pergi gak usah galak-galak " ucap sani berlalu .
__ADS_1
" memangnya apa sih masalah dia dengan kalian , katanya dulu kalian berteman baik kok sekarang kayak gitu ?" tanya indra heran .
" mungkin itu gara-gara aku karena dulu aku selalu menolak dia !" sahut melisa .
" hahh ..kok bisa memangnya kalian sudah saling kenal ya " angel mengerutkan keningnya .
" iya kak waktu SMP kami satu sekolah dia itu kakak kelas kami dan pernah nembak aku tapi selalu aku tolak " jawab melisa .
" oh gitu ya , ya udah lupain aja lah kita pokus pada kesembuhan navisa aja , besok aku akan bawa dia ke rumah sakit besar agar cepat di tangani masalah biaya biar aku yang tanggung " ucap angel .
" kak , gue minta maaf ya karna gue udah salah faham sama lo " ucap aldi .
" udah kamu tenang aja aku ngerti kok malah aku bangga sama kamu karna rela bela mati-matian untuk pacar kamu " sahut angel tersenyum .
" ya udah jangan melow sekarang kamu bawa navisa ke mobil aku soalnya aku udah menghubungi salah satu dokter kepercayaanku disana " ucap angel .
Aldi dan aldi masuk ke dalam ruangan untuk membawa navisa setelah semuanya selesai serta izin dari pihak dokter disana akhirnya navisa di bawa ke rumah sakit terbesar yang ada di bogor itu , walaupun awalnya ia menolak tetapi angel dan melisa terus saja memaksa akhirnya navisa mengalah juga .
" padahal kakak gak perlu kayak gini deh aku gak apa-apa kok besok juga sembuh " ucap angel .
" kamu itu gak tau kan itu parah atau nggak , udah kamu dengerin aja kata-kataku pokoknya aku akan berikan yang terbaik untukmu " kata angel .
" kok kakak bisa baik banget sih sama aku ?" tanya navisa .
" karena kamu sudah nyelamatin nyawa aku , kalau gak ada kamu mungkin sekarang ini aku sudah jadi almarhumah " ucap angel .
" ih kakak kok ngomong gitu sih " keluh navisa .
" nanti aku akan cerita tapi sekarang kita pokus sama kesembuhan kamu dulu " tutur angel .
" oke kak " sahut navisa singkat .
" aku jadi penasaran deh , ada apa sih ?" sahut melisa yang sedari tadi menyimak .
" nanti aku bakal ceritain kalau navisa udah benar-benar sembuh " jawab angel .
Perbincangan ketiganya harus terhenti karena mereka sudah tiba di depan rumah sakit .
Aldo dan aldi yang berada di belakang mobil angel langsung berlari menghampiri mobil angel sementara indra memarkirkan mobilnya .
" ayo pelan-pelan " ucap aldi .
Navisa merenggangkan tangannya agar aldi lebih leluasa menggendongnya .
" awwwhhhh " navisa meringis kesakitan memegang pinggangnya .
" maaf ya " ucap aldi menggendong navisa .
__ADS_1
" kamu langsung bawa aja navisanya ke ruang ICU disana sudah ada dokter laras bilang aja temannya angel " pesan angel .
Setelah berpesan seperti itu angel melajukan mobilnya mencari tempat parkir sedangkan melisa dan yang lainnya membawa navisa ke ruangan ICU .