
" terus aku harus ngapain bang ? Awas ih aku mau lewat " ucap melisa .
Tetapi aldo terus saja mengungkung tubuh mungil melisa .
Wajah aldo dan melisa semakin dekat hanya berjarak beberapa senti saja , refleks melisa menutup matanya dan aldo tidak membuang kesempatan itu , ia langsung saja melahap bibir mungil milik melisa .
Aldo ******* bibir melisa dengan bringas bak singa yang kelaparan , ketika melisa terlihat kehilangan seperti kehilangan nafasnya baru aldo melepaskan pagutan itu .
aldo mengelap air lius di bibir melisa karena ulahnya dengan ibu jarinya ,"manis "katanya .
Melisa tidak menjawab ia langsung kabur dan tidak mau menampakan wajahnya di hadapan kakak sepupunya itu akibat malu .
Deg..deg..degg...
Jantung melisa berdegup sangat kencang tangan melisa naik untuk memegang dadanya .
" abang kenapa kayak gitu sama aku , bagaimana caranya nanti aku berhadapan denganmu aku malu , bodoh kenapa tadi aku menikmatinya sih " gumam melisa menatap bayangannya di cermin .
Tok..tok..tok..
Pintu kamar melisa di ketuk entah siapa yang datang karena di rumah itu hanya ada mereka berdua karena aldi masih tidur di kamarnya .
" mel , bukain pintunya abang minta maaf " terdengar suara aldo memanggil melisa .
" abang pergi aja , aku gak mau ketemu sama abang , abang jahat " teriak melisa dari dalam.
" abang khilaf dek , cepetan bukain pintunya abang gak bisa nahan tadi abang benar-benar minta maaf " ucap aldo .
Ceklek..
Pintu kamar melisa terbuka .
" kita ngobrol di depan " ucap melisa datar .
Jika sudah dalam node seperti itu aldo tidak bisa berkutik itu artinya melisa sedang sangat marah , tidak membantah apapun aldo mengikuti langkah kaki melisa .
" duduk " ucap melisa kini lebih dingin dari biasanya .
" dek , abang benar-benar minta maaf abang khilaf " ucap aldo .
" sejak kapan abang suka minum ?" skak melisa . Dia mencium bau-bau aneh dati mulut aldo ketika berciuman tadi .
Aldo menunduk tidak tau harus menjawab apa .
__ADS_1
" jawab dong bang , aku kan lagi ngomong " sentak melisa .
" maafkan abang dek , tadi rekan abang ngajak abang minum " ucap aldo .
" kenapa abanv gak nolak !" kata melisa .
" mereka memaksa kami udah berusaha menolak " ucap aldo lagi .
" jadi itu sebabnya tadi abang sangat nafsu padaku " kata melisa .
Aldo tidak menjawab lagi .
" baiklah kali ini aku maafkan abang , tapi mungkin mulai sekarang kita harus jaga jarak dan aku akan pindah kuliah " ucap melisa menatao lurus ke depan .
Degg..
Aldo membulatkan bola matanya " tapi kenapa ?" tanyanya.
" abang pikir aja sendiri , abang pikir setelah kejadian tadi aku gak merasa canggung , abang pikir dong pakai logika abang udah punya pacar aku juga sama bagaimana kalau mereka tau tentang kelakuan busuk kita " ucap melisa berkaca-kaca.
" kamu boleh pukul abang atau hukum abang sesukamu tapi please jangan jauh-jauh dari abang " ucap aldo memohon.
" gak bang ! Keputusanku udah bulat aku akan ikut ayah ke surabaya " ucap melisa .
" apakah abang sejahat itu sampai kamu tega menghukum abang , oke abang akan putus dengan angel agar perhatian abang tertuju padamu seperti sebelum ada angel di hati abang " tutur aldo .
" gampang sekali lo ngomong gitu bang , sakit lo bang lebih baik lo pergi dari rumah gue , gue benci sama lo "ucap melisa beranjak.
"gue kayak gini karna gue cinta sama lo melisa , gue jadian sama angel karena gue cemburu liat kemesraan lo sama indra " teriak aldo .
Deg..
Melisa menghentikan langkahnya lalu memutar tubuhnya menghampiri aldo yang sedang berdiri di ambang pintu .
Plakk..
melisa menampar pipi aldo sangat keras membuat si pemilik tersungkur ke lantai untung saja aldi masih tidur karena dia juga minum bersama dengan aldo tetapi aldi paling banyak di banding aldo itu sebabnya aldi tertidur atau mungkin dia tak sadarkan diri .
Aldo tidak melawan ketika melisa menamparnya dia hanya bangkit .
" kamu boleh menyiksaku sesukamu asal tolong jangan tinggalkan aku " ucap aldo .
" gue tetap pada pendirian gue , gue akan ikut ayah BESOK " sengaja melisa menekankan kata itu agar aldo mengerti .
__ADS_1
" mel , gue bisa mati jika jauh-jauh dari lo " ucap aldo .
" gue gak peduli " balas melisa .
Grebb..
Ketika melisa akan pergi dari hadapan aldo dengan sigap aldo memeluk melisa dengan sangat kuat .
" bang , lepasin gue " melisa membrontak .
" gak , pokoknya gue gak akan lepasin sebelum lo janji sama gue " ucap aldo .
" apaan sih bang tolong jangan seperti ini , kita saudara " ucap melisa mencoba membujuk .
" terus kalau saudara memangnya kenapa ? Kita bukan saudara kandung kok tidak ada darah yang sama yang mengalir di tubuh kita " ucap aldo melepaskan pelukannya .
" gak , gue gak mau bang gue tetep gak mau gue cintanya sama kak indra bukan sama lo " ucap melisa .
hati aldo sangat perih ketika mendengar wanita yang ia jaga selama ini mencintai orang lain bahkan dia mendengar dari mulut wanita itu secara langsung di telinganya dan sangat jelas .
Aldo tertunduk lesu .
"gak apa-apa gue tetap cinta sama lo , ketika sedang bersama angel gue selalu membayangkan bahwa lo yang ada di samping gue itu " jelas aldo .
"terserah lo bang gue gak mau mikir , tapi gue minta jangan bikin kak angel sakit hati dia itu tulus sayang sama lo " ucap melisa .
" lo gak tau ya , sani itu menyukai angel tapi beberapa kali angel selalu menolak makanya sani kemarin gangguin lo karna dia memang mau balas dendam sama gue " aldo menjelaskan .
" tunggu - tunggu , mau balas dendam sama lo tapi kenapa gue yang jadi sasarannya " ucap melisa tertarik dengan ucapan aldo .
"karena mereka tau kalau gue sama aldi selalu menjaga lo dengan baik dan mereka tau kelemahan kita itu ya lo , dan dia juga tau kalau indra sangat mencintai lo makanya kemarin dia langsung pergi gitu aja karna cemburu " aldo menjelaskan .
" kok dia jadi jahat sih " gumam melisa .
" orang jahat itu berasal dari orang baik yang tersakiti , sani juga begitu lo tau sendiri dia dulu baiknya sama kita kayak apa , tapi semenjak dia di tolak sama angel dan dia tau bahwa angel menyukai gue dari situ lah sani membenci gue " ucap aldo .
" berarti lo harus bicara empat mata sama kak sani bang dan jelaskan semuanya " pinta melisa .
" iya gue maunya gitu " aldo menunduk .
" ya udah gue ke kamar dulu , lebih baik lo mandi sana berendem gue mau bilang sama ayah buat ngurusin pindahan gue " ucao melisa beranjak .
" lo beneran mau tinggalin gue " aldo menarik tangan melisa .
__ADS_1
" gak kok , gue cuma ingin belajar bisnis aja sama ayah agar gue bisa menjadi CEO muda yang sukses kaya lo " jawab melisa .