
Berbeda dengan eji yang sedang patah hati.raina sedang menunggu keadaan samuel.duduk disamping sambil memainkan ponselnya.
"Aus."ucap lirih samuel.
"Oke."ucap raina.
Membantu samuel duduk dan memberi air mineral.
"Terimakasih."ucap lirih samuel.
"Hm,terimakasih juga tadi dan maaf."ucap raina.
"Tak masalah."ucap samuel.
"Ponsel?."gumam samuel.seketika samuel tepuk jidat.
"Why?."tanya raina.
"Ponselku jatuh tadi saat ingin menolongmu."ucap samuel.
"Oh sabar gua tel."ucap raina terpotong.
"Tidak usah besok aku beli."ucap samuel.
"Oh yauda,sbntr gua mau keluar."ucap raina.raina berjalan menuju pintu.
Ceklekkk
"De kamu ga apa apa kan?."tanya sikembar.
"Ka qila hiks hiks,mana yang luka hiks,vin hiks bakal cari orang yang ingin mencelakai ka qila hiks hiks."isak melvin.
"Rai lu ga apa apa?gimana samuel?."ucap mereka serempak.
"Dia baik,didalem.gua ga apa apa,sini vin kaka gendong."ucap raina.
"Hiks hiks ka qila,vin takut."ucap melvin sambil memasukan wajahnya ke leher raina.
"Stt tenanglah boy,kaka tidak apa apa."ucap raina.suara isak tangisan pun berenti dan menjadi deru nafas tak beraturan.
"Hais bocah ini tidur,yasudah aku ingin menaru melvin dulu,kalian masuklah."ucap raina.
Raina berjalan menuju tangga.menaiki anak tangga satu persatu,saat sampai dimana minyak ditaburi.raina tersenyum smrik.melompati anak tangga yang ada minyak.saat sampai dianak tangga terakhir raina menyengit bingung 'kenapa bawa vodka banyak banget?'(pikir raina)
"Bos."sapa mafioso
"Buat siapa?."ucap raina the to poin
"Tangan kanan eji."ucap mafioso.
"Yasudah."ucap raina.mafioso melanjutkan jalannya.raina berjalan menuju kamar melvin.
Ceklekk brakk
Menaru melvin ke ranjang.dan duduk diranjang sambil temerung.
"Ka eji kenapa ya?ko minum vodka banyak banget?aku harus samperin."(batin raina)
Bergegas menuju pintu.
Ceklekk brakk
Saat raina keluar mafioso pun keluar.menunggu mafioso jauh barulah raina berjalan seribu langkah ke kamar eji.
Ceklekk
__ADS_1
"Sudah aku bilang kan?!jangan mengganggu ku sial*n!!"bentak eji
Brakk
Eji pun berbalik badan.
"Sudah ku."ucap eji terpotong.
"Raina."gumam eji.
"Apaa ini?hm?."tanya raina sambil menuju ke arah eji.
"Kau kenapa ka?hm?kenapa?!ha?!kau gila?!."bentak raina.
"Raina ak."ucap eji terpotong.
"Apaa?!ha?!raina aku apa?!."bentak raina. "lihat tangan mu ka eji yatuhannn!!!!."teriak raina.buru buru mengambil kotak p3k.membungkus tangan eji dengan perban.selesai mengobati tangan eji raina pun merentangkan tangan.
Brukk
Eji pun langsung memeluk raina.
"Kau kenapa ka?hm?."tanya raina sambil mengelus kepala eji.sang empu yang dielus memeluk erat raina dan memejam kan mata sambil bergumama.
"Aku tidak suka rai,tidak suka mereka,dia."gumam eji.
"Apa?apa yang kau tidak suka ka?ngomonglah."tanya raina.
Eji pun langsung membuka mata,menatap lekat bolamata biru laut nan indah.
"Tidak suka kau dekat dengan mereka."ucap eji lirih.
"Stt tenang lah ka eji,mereka hanya teman abang abangku,tidak lebih."ucap raina.
"Cuma menolong ka,tidak lebih."ucap raina sambil menindihkan kepala eji,ya raina berdiri eji duduk,jadi tau lah posisinya hehe.
"Aku...aku rai."ucap eji gugup.
"Aku apa?aku mencintaimu?."ucap raina terkekeh.
Deggg
"D-dari mana ka-kau tau?."tanya eji gugup sambil mendongak.
"Aku tau."ucap raiina terkekeh.
"Kau hanya milikku rai,hanya milikku."gumam eji masih bisa didengar.
"Ay ay kapten."ledek raina.
Seketika merekapun tertawa berbahak bahak.
"Aduh aku pegal ni ka."keluh raina.
Eji pun langsung menarik raina menindihkan eji,sekarang posisi mereka tiduran,raina memeluk erat eji,eji memeluk erat raina.
"Kalo aku suatu saat jatuh cinta sama samuel bagaimana?."ledrk raina.
Sekeetika mata eji pun mengembun.
"Hiks rai kau jahat.aku...hiks hiks...aku cinta rai hiks...padamu hiks..."isak eji.
"Heii aku bercanda tau."ucap raina.
Eji pun menyembunyikan muka sembabnya ke leher raina.
__ADS_1
"Ugghh ka eji."leguhan raina saat eji menjilat lehernya.eji hanya terkekeh.sambil membuat kepemilikan.
"Besok aku sekolah ka."ucap raina.
"Libur saja,lagiann itu milikmu."ucap eji.
"Huh yasudah lah."ucap raina pasrah.
Ya walaupun saat berdua eji suka membikin kepemilikannya dileher raina,mereka tidak sampai membatasi wajar.
"Tidurlah aku mengantuk."ucap raina lirih.eji hanya mengangguk.terdengan deguran halus raina.eji pun langsung menatap muka mungil nan imut milik raina.
"Aku mencintaimu rai,mencintaimu.kau hanya milikku,hanya aku."gumam eji didekat kuping raina.seakan tau raina pun mengangguk samar dan tersenyum.eji pun tersenyum.
Cupp
Mengecup singkat bibir raina sebelum tidur.ya itu rutinitas eji dan raina saat sebelum.tidur.
Berbeda dengan sepasang insan yang sedang berpelukan,samuel and the geng sedang mengobrol.
Cekleekkk
Dari arah pintu muncullah bocah tampan.sambil mengucak ngucak mata dan mengerjab ngerjab.
"Ka qila kemana?."ucap bocah tampan.
"Tadi dia meenggendongmu vin,mungkin."ucap alvin terpotong.
"Oh mungkin dia dikamar sama ka eji."ucap melvin sambil berjalan ke dalem.samuel yang sedang bermain game diponsel pun terdiam,mendengar penjelasan melvin.ya saat raina keluar samuel meminta bodygardnya membelikan ponsel baru.
"Eji?siapa dia vin?."tanya alvian.
"Oh itu saat pertama kali bertemu mereka memang memiliki rasa."ucap melvin.
"Suka?cinta?obsesi?."cecer abil.
"Cinta.aku tidak perna melihat obsesi dimata ka eji saat menatap ka qila."jelas melvin.
"Sudah aku ingin menyusul merek,pasti mereka sedang berpelukan.enak saja ka eji,ka qila hanya vin yang boleh peluk."ucap melvin.
Mendengar raina berpelukan.samuel pun menggenggam ponsel erat.SAKIT itu lah yang dirasakan.
"Eh?vin boleh kita ikut?."ucap abil.
"Ikut saja,tapi jangan brisik."ingat melvin.
"Aku ikut."ucap samuel singkat dan datar.
"Ayo."ajak melvin.berjalan keluar ruangan yang berisi alat alat dokter,berjalan menuju tangga.menaiki anak tangga,saat sampai diatas melvin menuju ke sebelah kiri kamar raina.melewati kamar raina.
Ceklekk
Terlihat lah pemandangan yang mana membuat abil,adrian dan sikembar menganga.samuel?jangan ditanya,dia meremas ponsel yang ada ditangannya.bagaimana tidak?posisi raina dibawah,eji diatas.
#FlaschbackOn#
Saat mendengar pintu ingin terbuka,eji buru buru memindahkan posiisi yang intim.dimana eji diatas dan raina dibawah.
"Raii bangun raii."ucap eji pelan.
"Ughh ka eji ada apa."ucap suara serak raina.
"Ayo peluk aku,kalungkan tanganmu."ucap eji.raina hanya mengangguk.saat ingin menutup mata seketika terbelalak karna benda kenyal yang menempel dibibirnya.ya itu kerjaan eji.mengaut bibir kecil nan indah raina.
#FlashbackOff#
__ADS_1