
Brumm brumm
Mengendarai kecepatan tinggi.menghindar dari mobil yang mengikutinya.
"Menyepelekan ancaman ku?maka terimalah akibatnya."ucap raina sambil menyeringai jahat.
Saat ke lima mobil lengah,raina membelokan mobilnya.
Cittttttt
"Damn oh ****."umpat eji.
Ceklekk
Brakkk
"Kemana raina?."tanya febrian.
"Ancaman raina bukan sekedar ancaman."ucap deni santai.
"Arghhhh rainaaaaaaa."teriak eji frustasi.
"Sudahla mungkin raina ingin menenangkan diri,butuh waktu 2 sampai 3 hari.nanti pasti dia balik lagi."ucap galih.
"Pulang."ucap deni.
"Ka qila kenapa ga bawa vin?."gumam melvin.
"Hiks hiks,ka galih apa ka qila marah sama vin?kenapa ka qila ga bawa vin ka?hiks hiks."isak melvin.
"Melvin mungkin 2 hari lagi ka qila pulang,sabar yaa."ucap galih seraya mengelus kepala melvin.
Mereka memasuki mobil masing masing,dan menjalankannya.saat diperjalanan eji hampir menabrak seseorang.
Ciittttt
"Kalau ingin mati jangan disini, pergi saja kejurang."ketus eji.
Berbeda dengan melvin,raina sudah sampai dimansion.bukan mansion baru,melainkan mansion lama.
"Huh akhirnya,besok aku akan menelvon mafioso,agar membawa abang dan melvin saat sedang tidur."ucap raina.
Ceklekkk
Brakkk
"Malem bos."ucap mafioso
"Pergilah ke mansion utama,minta mafioso untuk memmbawa abangku dan melvin."ucap raina.
"Jam berapa bos?."tanya mafioso,sebut saja franco.
"Pukul 2."ucap raina.karna sekarang pukul 00:03 wib.
"Kalo melvin belum tidur?dan mafioso disana kasih tau kalau kita bawa mereka bagaimana?."tanya mafioso franco.
"Ck,ancam saja.bilang suruh aku,sudahlah aku cape.kau berangkat sekarang,liat keadaan mansion,kalau ssudah sepi baru lah keluar."ucap raina.
"Baik boss selamat beristirahat."ucap mafioso franco.
"Baik,terimakasih."ucap raina.
"Tidak usah sungkan bos."ucap mafioso franco.
Setelah raina masuk ke dalam kamar,mafiosi franco pun bergegas pergi.menghabiskan waktu setengah jam,mafioso pun sampai.menghampiri mafioso yang sedang beerjaga.
"Rayen,aku diminta bos membawa abang dan melvin secara diam,yang bisa menghapus rekaman cctv tolong hapus.diminta kerja samanya.
"Bos?bukannya bos dimansion utama?."ucap mafioso rayen.
"Ck cepat lah,bos sedang ngamuk dimansion."ucap mafioso franco menakuti.
"Oke baik."ucap mafioso reyan.
"Ingat,jangan gaduh."ingat mafioso franco.
Reyan pun memasuki mansion sepi nan sunyi.menyeduh susu hangat,dan mencampurkan obat tidur dosis rendah.
Ceklekkk
"Siapa?."gumam melvin.
"Eh?bos kecil belum tidur?."tanya reyan sambil menaru gelas susu dimeja.
"Ka reyan aku tidak bisa tidur,tak ada ka qila."ucap melvin lirih.
"Minumlah vin,nanti ka qila marah kalo vin tidak minum susu."ucap reyan.
Melvin pun mengambil dan meminum susu sampai kandas.
__ADS_1
"Memang ka qila kenapa vin?."tanya reyan basa basi sambil menunggu obat tidur bereaksi.
"Marah sama ka eji,karna pas dimarkas kami disuruh pulang.dengan tegas ka eji menolak."ucap melvin lirih.
"Hoaaamm.ka reyan aku ngantuk,apakah ka reyan ada pertanyaan lagi?."ucap melvin.
"Tidurlah vin,selamat malam."ucap reyan.
"Baik,selamat malam juga ka reyan."ucap melvin sambil membil membaringkan tubuhnya ke ranjang.
Reyan pun menuju sofa menunggu melvin tertidur pulas.setelah beberapa menit menunggu,reyan berjalan ke arah melvin,memastikan melvin tertidur.menggendong melvin,dan berjalan menuju gerbang.
"Hati hati."ingat reyan.
"Abang bos?."tanya franco.
"Sebentar lagi."ucap reyan.setelah reyan mengatakan itu,ada 4 anak buah raina.
"Bawa ke mobil,pasangkan alat nya dengan benar."ingat franco.
"Ingatt! ! Jangan sampai masalah ini bocor! ! Kalo ada yang menanyakan,bilang saja abangnya bos dirawat dirumah sakit.hapus rekaman cctv sekarang juga dan jika sampai bocor maka terimalah amukan dari bos."ancam franco.
"Santai saja fran."ucap reyan.
"Cih kepalamu santai."decih franco
"Sekalian pantau terus,mungkin bos dimansion utara beberapa tahun."timpal franco.
"Ha?."beo reyan "yang benar sajaa."gumam reyan
"Tutup mulutmu brengs*k."umpat franco.
"Ck sial*n kau fran."decak reyan.
"Sudah sana pergi,takut ada yang melihat.aku takut obat bius yang ku sebarkan ke kamar mereka habis."usir reyan.franco yang malas berdebat pun hanya mengangguk saja.
"Beres."ucap mafioso yang memakaikan alat kepada sikembar.
"Terimakasih."ucap franco.
📤Rai
Pantau ka eji,beri tahu hal penting.
Drttt drttt
📥iful(syaiful)
📤Rai
Kalau ada salah satu dari mereka bawa orang luar,gertak saja.
📥iful(syaiful)
Laksanakan bos.
📤Rai
Trimakasih.
📥iful(syaiful)
Tidak usah sungkan.
"Hmm perasaan apa ini?kenapa tiba tiba aku kepikiran ada seseorang bawa orang luar?."gumam raina.
Tok tok tok
"Masukk."teriak raina.
Tok tok tok
"Mas...bodoh kau raina kamar ini kedap suara."umpat raina pada diri sendiri.
Ceklekkk
"Ada apa?."tanya raina datar.
"Bos kecil dan abangnya bos dibawah."ucap salah ssatu mafioso.
"Baiklah,bawa melvin ke kamarnya dan bawa abang ke ruang rawat."ucap raina.saat mafioso ingin turun,seketika berhenti.
"Dan trimakasihh."ucap raina sambil menutup pintu.
"Eh?apa aku tidak salah dengar?bos mengucapkan trimakasih?langka."gumam mafioso.
Menuruni anak tangga,menghampiri temannya.
"Bawa abang bos keruang rawat,dan rawat dengan benar,bawa melvin ke kamar sebelah bos."ucap mafioso.
__ADS_1
"Baikk."ucap mafioso 2
Kringg kringg
Dikamar yang indah nan mewah interior hitam dan abu abu.
"Enghh"leguhan seorang gadis.
"jam berapa sekarang."gumam sang gadis.menunjukan pukul 05:00.sigadispun berjalan ke kamar mandi,mencuci muka.berwudhu dan solat.selesai solat barulah sang gadis mandi,memakai pakaian dan berdandan tipis.
Ceklekk
Brakk
Berjalan menuju kamar sebelah kanan.ceklekkk
Berjalan menuju ranjang,terlihat seorang bocah tampan sedang mengucak ngucak matanya.
"Ha?ka qila?."gumam sibocah.ya melvin
"Tidak vin,mana ada ka qila pulang,kata ka galih ka qila bakal pulang 2-3 hari."gumam melvin sambul menepuk nepuk pipi cubynya.raina hanya terkekeh.
"Ada apa vin?."tanya raina.
"Heiii kau tidak usah menyamakan panggilan nama ku dengan ka qila bayangan sial*n."teriak melvin.
"Heii aku ka qila tau."protes raina.
"Cih bermimpilah bodoh,ka qila ku sedang pergi."decih melvin.
"Ck mulutmu tambah pedas saja bocah tampan."ucap raina.
"Heiiii ! ! Kurang ajar kauu! ! Panggilan bocah tampan kusuh ka qilaaaaa ! !."teriak melvin.
Greeett
"Awww sakitt bodoh."umpat melvin.
"Eh?apa?sakit?apa."gumam melvin.menengok ke arah raina.
"Omooooo ka qilaaaaaa."teriak melvin sambil berlompat ke arah raina.
Happ
"Awas jatuh bocah nakal."ucap raina terkekeh.
"Ck,banyak sekali nama ku."decak melvin.
"Ka qila."ucap melvin.
"Hm?."ucap singkat raina.
"Sepulang mengejar ka qila,ka eji hampir menabrak perempuan."ucap melvin.
#FlashbackOn#
Saat diperjalanan pulang,eji tak sengaja ingin menabrak seorang gadis.
Citttt
"Damn it,sial mau mati apa itu orang?."gumam eji.
Ceklekkk brakk
Eji pun menghampiri sang gadis.
"Kalo mau mati jangan disini,pergi aja kejurang sana."ketus eji.
Sang gadis pun mendongak.
Degg
Degg
"Friska/putra."gumam serempak.
Sang gadis bernama friska pun cepat cepat bangun menghampiri ejin dan memeluknya,eji yang dipeluk pun terkejut
Brukk
"Hiks putra,hiks tolong aku hiks hiks,aku ingin hiks ingin."ucap friska gugup.
"Sttt tenang lah."ucap eji sambil membalas pelukan friska.
Deni,erlangga,febrian,galih dan melvin pun menghampiri eji dan friska.
"Cihh eji kau masi saja mau berpelukan sama jal*ng ini."ketus deni menatap sinis friska.
"Emm maaf aku...aku."ucap friska gugup sambil melepaskan pelukan.
__ADS_1