
"Nah karna aku yang tua dsini,gimana aku saja yang mengatur?aku,deni,erlang,febrian,tangan kanan.kau ezi sekertaris." Ucap galih
" yasudah." Ucap pria berwajah datar
Setelah berdiskusi.mereka ber empat pun raina suruh mencari anggota.sedangkan eji raina ajak ke apartemen guna membawa mobil raina.
" bawa." Ucap raina sambil melempar kunci motor.ditangkap oleh eji.
Karna eji tidak terlalu fokus.hampir saja eji menabrak pengendaran motor lain.
Ciiitttttt....
Mendadak ngerem.raina pun sampai memeluk pinggang eji.
Brukkk
Sialnya lagi terbentur punggu eji.
"Kauu..!!." Ucap raina.
" maaf." Permintaan maaf eji.sambil melanjutkan perjalanan.
" mencari kesempatan dalam kesempitan saja." Ketus raina.
" hei bocil.mana ada begitu.aku tidak mencari kesempatan.kau saja yang memeluk ku." Protes eji
" heii jangkung.kalo kau tidak ngerem mendadak seperti tadi.aku tidak akan memelukmu tau." Ketus raina.
" dasar kau bocil tukang modus." Ketus eji.
Plakkkk...
Saking keselnya raina menggeplak kepala eji terbungkus helm
" hei bocil.kalo jatuh giman.asal geplak geplak saja kau.ketampanan ku bisa hilang nanti." Ucap eji percaya diri.
" hei jangkung terlalu percaya diri tidak baik tau." Ketus raina.
Sepanjang jalan mereka bertengkar
" bocil dasar."
" kau saja yang ketinggian bodoh."
Yaa seperti itulah.
Sampai diapartemen.raina turun dari motornya.eji memarkirkan motor.menuju.mengikuti raina dari belakang.saat sampai di kamar raina.dia bergegas membereskan baju baju serta surat surat penting.
" jangkung tolong dong kau bereskan baju bajuku." Ucap raina.
" bocil tapi disitu tidak ada celana ***** kan?." Ucap eji ragu.
" hei kau bodoh ya.tidak adalah.kalau adapun aku tidak akan meminta tolong padamu." Ketus raina.
" aku nanya bocil.kenapa kau sewot." Ucap eji.
__ADS_1
Setelah mereka membereskannya.merekapun keluar mengunci pintu dan menaikan lif.saat diloby raina memasukan koper ke bagasi dan melemparkan kunci mobil
" jangkung kau bawa saja mobil itu." Suruh raina.
" semerdeka kau saja lah bocil.cape aku berdebat terus denganmu." Ucap eji pasrah.
Melajukan kecepatan tinggi.saat diperjalanan mereka melihat wanita paruh baya dihadang oleh preman.
Tokk..tokk..tok..
"Jangkung berenti dlu."
Raina pun berhenti.membuka helm memakai topi dan kacamata.berjalan menuju dimana wanita paruh baya dihadang.
" pergi." Ucap raina bernada dingin.nah kalo tadi dia judes,sekarang berganti dingin.
" heii bocah pergilah.nanti kena pukul kau nangis." Ucap salah satu premana.
Pffttt..
Eji menahan tawa.seketika raina membuka kacamata dan menatap tajam eji.
" pergilah bocah.ucap preman tadi.
" ayu bibi kita pergi.dia sudah menyuruh kita pergi.yasudah ayo." Ucap raina santai.
" heii aku menyuruhmu pergi.bukan wanita ini." Ucap preman.
" heii dia bibiku.tadi aku hanya tinggal sebentar mengambil barang barang.kau mau apa ha?." Ucap garang raina.
Brukk.brakk...
Krakkk...
Plakk...
Brukk....gubrak...
Ke enam preman tersebut dengan mudah dilumpuhkan oleh raina.
" bangunlah paham.anak bocah ini masi ingin bermain main." Ucap raina.seketika preman preman itupun lari terbirit birit.
" terimakasih ya non.makasih sudah nolongin bibi dan cucu bibi." Ucap wanita paruh baya.
" tidak masalah bi.oh ya bibi mau kmna?mau kerja tidak?". Ucap raina berturut turut.
" tidakk tahu non,bibi habis diusir.kalo ada boleh non." Ucap antusiatis bi tuti
" woaaahhh kaka cantik hebatt.vin mau kaya kaka cantik." Ucap anak kecil sedari tadi diam.melvin
" hai adik.siapa namamu tampan?." Tanya raina.
" melvin kaka,kaka cantik siapa namanya?." Ucap melvin
" nama kaka raina queensha shaqila." Ucap raina.
__ADS_1
" woahh berarti vin bisa panggil kaka qila dong?." Tanya melvin
" boleh melvin.sekarang nama melvin juga sama kaya kaka qila.melvin putra shaqila." Ucap raina.
"Woahh nene nama melvin sama kaya kaka qila." Ucap antusiatis melvin
" ngobrolnya bisa ditunda?mereka sudah sampai dimansion." Ucap eji ssedari tadi diam
" vinvin mau naik motor apa mobil?." Tanya raina.
" vin mau sama kaka qila aja." Ucap melvin
Sepanjang jalan raina bercanda ria sama melvin.ya sedingin dan acuh tak acuhnya raina.dia bakal hangat ke anak kecil.sedari dulu dia ingin adik laki laki.
~ didalam mobil~
" aden itu pacarnya ya?cantik banget,cocok sama aden yang tampan." Ucap bi tuti
Degg...
Degg...
" oh shitt jantungku?apa aku mempunyai riwayat jantung?setelah sampai di mansion.aku harus kerumah sakit." (Batin eji).
" tidak.kami hanya kaka beradik saja bi." Ucap eji.sama dengan raina.dingin diluar,anget didalem.
" ohh kerainn.soalnya tadi pas den...emmm." ucap bi tuti
" ezi bi.bibi bisa panggil saya eji saja tidak usah embel embel den." Ucap eji
" oh baiklah nak eji." Ucap bi tuti
Setengah jam diperjalanan sampailah dimansion.
Brrummmm....brrummm...
Bunyi motor sport miliyaran raina.memarkirkan dan turun.menggendong melvin.
" masuk." Ucap raina.
Segerombolan 104 orang pun masuk.100 anggota.dan 4 orang tak lain adalah.galih,erlangga,febrian,deni.eji?bi tuti?sudah mengikuti raina dibelakang.
" baiklah dsini saya.Raina queensha shaqila.aku mengumumkan,kalianyang sudah disini.aku ingin membangun semua mafia.membikin dunia bertekuk lutut pada kita.apakah dsini ada yang keberatan?angkat tangan." Ucap raina tegas.memancarkan aura pemimpin pekat
Tidak ada yang mengangkat tangan.
" baiklah ku anggap kalian setuju.sekitar berjalan beberapa langkah.disitu mansion markas utama.tolong kerja samanya.saya mau cat diganti.berwarna hitam.mengerti?." Ucap raina.
" mengerti nona." Ucap serempak.
" bos.panggil aku bos." Ucap raina.
" baik bos." Ucap serempak.
" bubar." Ucap raina.
__ADS_1