Gadis Dingin Seorang Psycho

Gadis Dingin Seorang Psycho
chapter 26


__ADS_3

"Sabar."(batin raiina)


"He lu tu kalo kita ngomong jangan diem aja kenapa si."protes artika.


"Tau elu mendadak bisu ya?."tanya rahma.


"Biasa dia mungkin malu,heiii kawan kawan.liatt temen kita yang satu ini tingkahnya seperti seorang ****** kecil,mungkin mamanya bekerja sebagai pelayan ranjang diclub."ucap gendis sengaja membesarkan suara.


Raina,alvin dan alvian mengepalkan tangannya.mata raina berubah menjadi hitam.suasana yang tadinya dingin menjadi panas.


"Bilang apa kau?."tanya raina suara berat.


"Mamamu pelayan ranjang diclub."ucap gendis santai seakan tidak tau,iblis yang ada didalam tubuh raina sedang bangkit.


Mata hitam pekat raina menatap mata coklat gendis,sang empu yang ditatap seketika badannya gemetar.


"Ha?item?perasaan tadi biru?."(batin alvia)


"Apa ade punya altar ego?."(batin alvin)


"Item?mata raina item mennn."pekik abil.


Seketika raina menatap tajam abil yang mana membuat abil menelan slivinanya.


Glukk


"Anjayy serem om."gumam abil.


Back to topic...


"Sekali lagi bilang."ucap suara berat raina.


"Mamamu pela."ucap gendis terpotong karna mendapat bogeman mentah dari raina.


Bughh bughh


Plakkk plakkk


Krakkk


Terakhir mendapat patah tulang dibagian tangannya.


"Arghhhhh rainaaaaa sialll,akan ku adukan ke mama papaku awas kau."teriak gendis histeris.


"Akibatnya mengatakan momyku penghangat ranjang."ucap raina suara berat.


Brukkk


Seketika badan raina pun tumbang.


"Qilaa/aqilaa/yoo qilaaa."teriak samuel ddk.


Untung saja dibelakang raina samuel,cepat cepat samuel membawa raina ke UKS.


Brakkk


"Rai sadarr kumohon."ucap samuel lirih.


"De bangun de."ucap kembar.

__ADS_1


"Eh raina bangun,ntar kalo elu ga bangun gada yang lawak."ucap abil sambil bergurau.


"Ughhh."leguhan halus sang gadis.setelah beberapa jam pingsan barulah sadar.


"Oii dimana ini."ucap raina.


"Baru juga sadar rai uda becanda bae."ucap pria tengil,abil.


"Dih suka suka aing atuh."ucap raina ketus.


"Ngomong naon dia?."ucap abil


"Eh elu bisa bahasa sunda bil?."tanya pria tampan,alvin.


"Ya bisa atuh."ucap abil.


"Eh eh ada gerangan apa kawan?kenapa gua disini?."tanya raina bingung.


"Eh oncom,emang lu ga inget?dikordinor elu abis bikin badan sigendis remuk langsung tepar."ucap abil ngegas.


"Eh enak tu oncom."ucap raina,ya begitu la raina kalo lagi mode bercanda ya paling lucu.


"Alah terserah dah rai."ucap abil jengkel.


"Back to topic,emang saya ini kenapa om?."tanya raina bermuka polos.


"Lu itu pingsan,apalagi pas maap maap ni ya.mamalu dikatain ga ga sama gendis,lu tau kaga."ucap abil terpotong oleh raina.


"Kaga belom dikasi tau kan sama elu?."ucap raina polos


Plakkk


"Ha?item?mata gua biru ah,mana ada item.ngawur banget."protes raina.


"Dih dih,gapercaya?tanya ni para cecunguk."ucap abil.


"Eh cecunguk apa iya mata gua item?."tanya raina santai,mereka yang dikaatain cecunguk pun hanya mengendus kasar.


"Iya."ucap serempak.


"Waahhh kompakkk."pekik abil.


"Eh eh adrian lu diem diem bae perasaan."ucap raina.


"Tu kan gue diem salah gue ngebacot salah,mau lo pada apasih huh."gerutu adrian sangar.


"Eh eh santai dong."ucap raina terkekeh.


"Abis diputusin pacarnya dia."ucap abil ngawur.


"Adrian uda punya pacar ya?yahh sayang dong."ledek raina.


"Sayang apa rai?."tanya adrian langsung konek.


"Kalo belom punya gua mau embat tadinya."ledek raina.


"Eh eh mau dong."ucap adrian semangat 45.


"Ekhemmmm."dehem pria berwajah datar.

__ADS_1


"Upssss,pawangnya kode."pekik abil dan adrian.


"Eh apasi lu,kaga jelas lu pada.oh ya jam berapani."ucap raina.


"Uda sore rai,elu kaga mo balik apa?."ucap abil.


"Oh masih sore toh."ucap raina santai.


1 detik.


2 detik.


3 detik.


"Whattt the fck?sore?mampusss."teriak raina bikin mereka terkejut.


"Astagfirullah"


"Allahuakbar"


"Masyaallah"


"Inalilahii"


"Mampuss gua harus buru buru,bang lu balik sama ka sam aja ya.ka sam tolong ya anter abang gua."ucap raina.


Cupp


Nah raina reflek mencium pipi samuel,yang dicium pun menegang.tapi buka samuel aja si yang terkejut,yang ada disitu pun terkejut.


"Dah yaa dadahh,ka sam tolong ya anter abang."ucap raina.


Samuel hanya mengangguk sambil terkejut.


Cupp


"Terimakasihhh."ucap raina.


Nah belom lagi mereka selesai terkejut ciuman pertama,ini?uda ditambah aja.raina kau memang bikin semua orang kejut jantung saja! ! Huh! !


"Hah hah hah sabar sam sabar,ayo jangan teriak."(batin samuel)


"Yakkkkkkk dapet ciumannnn,omayygattttt,pingsan gua pingsan.siapapun tolongg gua plisss."(teriak batin samuel)


"Ekhemmm,yang dapet ciuman dari ade gua.kenya lagi seneng ni,mukanya sampe ke kepiting rebus."ledek alvin.


"Ekhemm,apasilu bacot."ketus samuel.padahal dia MALU banget aslii,gaboong MALU sampe sampe pengen ngubur mukanya dilobang semuttt! !.


"Bapa sam semangat."ucap gilang terkekeh.


"Lu juga,ikut ikutan bacot.gua robek mulut lu pada ye."ucap samuel garang.


"Anjay mode garang."pekik abil.


"Hahaha sam muka lu ga pantes buat mode garang sekarang.liat aja tu mukalu ke kepiting rebus."tawa adrian.


Bughh


"Bacot."ketus samuel.

__ADS_1


"Arghhh anjirr perut gua sam."pekik adrian setelah mendapatkan bogeman mentah.


__ADS_2