
4 tahun kemudiann...
Terlihat bocah pria dan wanita sedang memakan makanannya dimeja makan,tak ada raut apapun,kecuali datar dan acuh tak acuh.
"Rainaa sayang kau ingin nambah?."tanya eji yang mana membuat mereka muak.
"Pamann stoplah menngganggu momy ku,akan kuhabisi kau."ancam bocah wanita bernetra tajam berwarna biru laut.
"Kau bocah berani denganku?."pekik eji.
"Walaupun aku bocah aku tak selemah apa yang kau pikirkan."ucap bocah wanita itu santai,adreia.
"Cihh kauu bocah tetaplah bocah,bocah wanita yang lemah."ucap eji.
Samuel pun geram,anaknya selalu saja direndahkan oleh eji.
"Brisik kau sampah,kau sampah tetaplah sampah."ucap bocah tampan bernetra sangat tajam,david.
"Kau..."
Brakkk
"Bisa tidak?!kalian kalau lagi makan diam?!aku pusing mendengar kalian berdebattt teruss!!berdebat yang unfaedahhh!!!."bentak raina.
"Dia duluan mom."ucap adreia santai.
"Siapapun yang duluan kalian salah,makan diam,tak usah berbicara dan kau eji,pergi dari mansionku,aku sudah muak denganmu."pekik raina.
"Kau mengusirku rai?."tanya eji.
"Ya aku mengusirmu,pergi dari sini cepatttt! !."teriak raina.
Tapi eji tak bergeming,masi saja duduk santai dimeja makan.
Takk
Bunyi sendok dan garpu jatuh.
"Aku sudah kenyang."ucap adraia.
Berjalan menuju kamar kesayangannya,dan memainkan ponselnya.
Drtttt drtttt
📩Stevano😠your mesenges.
📥Stevano:haloo adraiaa😄
📤Adraia:apa😒
📥stevano:aku habis kontrol,kata dokter aku bentar lagi sembuh😄
📤adraia:selamat🎊
📥stevano:terimakasihh😠😅
Red
"Huft akhirnya dia sembuh juga."ucap adraia menghela nafas.
Karna bosen adraipun berjalan menuju ruang rahasia.
Ceklekk
Goarrr goarrr
"Heii grex,grax."ucap adraia.
Adraia berjalan menuju 4 anak singa yang sedang tertidur.
"Heii bangun."ucap adraia.
Goar goar
Auman kecil itu membuat mereka lucu,adraia mengangkat 4 anak singa itu,dan menidurinya dipaha putih nan mulus,disebelah kanan ada grex dan disebalah kiri ada grax yang sedang bermanja manja dengan adraia
"Apa ya nama yang bagus?."ucap adraia sambil memikir.
"Gimana kalo kau singa kesatu namanyaa body,dan kau singa yang kedua namanya brody dan yang ketiga glory dan terakhir grely."ucap adraia
4 Singa kecil itupun mengaum tanda senang,mereka bercanda,berguling guling,dan terakhir adraia tidur diantara 6 singa itu.
"Istirahat lah grex,grax kaalian pasti cape."ucap adraia sambil keluar dari ruang rahasia,yang tau hanya 1 mafioso saja.
Membaringkan tubuhnya dan memikirkan yang seharusnya tidak dipikirkan.
"Perusahaanku sudah mencapai mana ya."gumam adraia.
Memang sedari umur 1 tahun adraia sudah membangun perusahaan,bernama DA13 compay.
"Kerja baguss."ucap adraia.
Tingg..
📩stev
__ADS_1
Bos semua berjalan dengan baik.
📤Cralisa
Bagus paman stev
📥stev
Terimakasih bos.
Red
belum ada yang tau muka asli bosnya itu,stev saja tidak mengetahui,cralisa?itulah nama samaran adraia.
Tok tok tok
"Adraiaa main yuu."ucap priaa didepan sana.
Adraia bergegas menaruh laptop miliyaran rupiah dari sang oma buyut brigda.
Ceklekkk
"Hoamm aku mengantuk."ucap adraia berpura pura habis tidur.
"Oh maaf."ucap bocah laki laki itu.
"Oh stevano."ucap adraia.
"Ada apa?."timpal adraia.
"Aku sudah kuat adraia,maaf ya waktu itu."ucap stevano penuh penyesalan.
"Terimakasih telah berjuang pano,kau harus tetap jadi pria kuat."ucap adraia bijak sana.
"kakaaaa."teriak bocah perempuan cantik dan imut.
"Haiii ka rai."ucap bocah perempuan cantik.
"Oh hai juga kalrista."ucap adraia.
Ya dia kalrista adik stevano.
"Ka adraia dibawah ada yang lain,apa tak ingin kebawah?."tanya kalrista ragu.
"Aku ngantuk."ucap adraia.
"Yasudah kami kebawah dulu ya."ucap stevano.
"Aku bukan ngantuk,hanya saja aku masih belum melupakan dimana kejadian aku dibentak,dan disalahkan oleh papa kalian."ucap adraia dalam hati.
"Adraia."ucap bocah tampan bertentra tajam,menatap adiknya tajam.
"Apa si bang?aku ngantuk."protes adraia.
"Turun."ucapnya penuh penekanan.
"Bang david bisakah biarkan aku tidur?."tanya adraia bermuka datar.
"Ku bilang TURUN atau aku seret?."tanya davis menekan kata "Turun"
"Aku tidak mau."ketus adraia.
David geram dan menarik lengan adraia paksa.
"Shhhh."ringis adraia lirih karna ada bekas cakaran anak dari grax dan grex.
Berjalan mengikuti tarikan sang abang,mengimbangi langkah sang abang dan menuruni anak tangga,memasang wajah tambah datar dan dingin.
"Ada apa bang?."tanua devan.
"Susah diatur."ucap david singkat.
Saat tangannya sudah lepas dari genggaman sang abang,adraia berniat lari,tapi dihentikan suara bariton tegas abangnya.
"Jangan lari adraia."teriak david.
"Brisik gausa teriak."ketus adraia berjalan menuju ruang tamu dan duduk disamping adreia.
"Kau si."ucap adreia.
"Apa?kau ingin ikutan brisik."ketus adraia garang.
"Engga hehe."ucap adreia terkekeh.
"Adraiaa gimana kabarmu?."tanya febrian.
"Baik."ucap singkat adraia sambil memalingkan wajahnya
"Sekolahmu?."tanya febrian.
"Baik juga."ucap singkatnya lagi.
"Apa stevano perna nakal?."tanya febrian.
"Tidak tau."ucap adraia.
__ADS_1
"Ko tidak tau kan kalian..."
"Beda kelas."potong adraia.
"ADRAIAAA! Yang sopan."ucap david penuh penekanan.
"Iya aku memang tidak sopan,yang sopan hanyalah dirimu saja,aku mana ngerti sopan santun.!"teriak adraia.
"ADRAIAAA."teriak david.
"Apa?!ha?!kau egois bang,aku tidak suka denganmu!! Kau mementingkan orang lain! !sedangkan perasaanku?!mana perna kau mengertiii!."teriak adraia.
"Kapan aku tak mengert..."
"Setiap saat,setiap disekolah,setiap dirumah,kau selalu saja bilang ADRAIA SOPAN SANTUNMU,ADRAIA JANGAN BEGINI,ADRAIA JANGAN BEGITU."ucap adraia menekan kata 'adraia sopan santunmu,adraia jangan begini,adraia jngan begitu'
"Aku begitu karna ingin kauu sopan adraia."pekik david.
"Iyaaa urus saja adik adikmu yang punya sopan santun! !aku memang bukan adikmu! !."teriak adraia.
"Adraiaaaa."teriak devan.
"Apa?! Haa?! Kalian hanya tau sifatku yang begini!!aku benci kalian."teriak adraia.
Berlari menuju kamarnya,berjalan menuju ruang rahasia,grex dan grax yang melihat itupun marah.
"Hiks grex apa aku salah?hiks hiks aku kesal saja sama mereka hiks."isak tangisan adraia.
setelah adraia tak ada,Triple D pun angkat suara.
"Tak seharusnya kau begitu keras pada kaka ku bang."ucap dedrex tegas.
"Kau terlalu memaksa kami sopan,apa kau sudah punya sopan santun?."tanya devyn.
"Aku mengajarkan kalian dari kecil sopan santun,biar bes..."
"Iyaa kau memang si paling sopan santun."potong denis.
Mereka pun bergegas kekamar adraia.
Tok tok tok
"Kaka ini kami."ucap denis.
Ceklekkk
Keluarlah adraia bermuka sembab.
"Kau nangis?."tanya dedrex memincing mata.
"Ada apa?."tanya adraia.
Mereka pun menerobos masuk,melihat sebuah koper berisi semua barang diranjang.
"Kau ingin kemana?."tanya devyn menatap tajam sang kaka.
"Pergi."ucap adraia.
Karna geram dengan abangnya Denis pun keluar dan berjalan sambil menahan kekesalannya,menuruni tangga sambil mengepalkan tangannya,muka putih itu sudah merah padam.
"Brengsekkkkk."teriak denis.
Berjalan menuju david dan..
Bughhh
"Ada apa den?."tanya dechiko.
"suruhh abangmuu diamm."teriak denis
"Dia juga..."
"Dia bukan abangku! ! Kakaku hanya ka adraiaa saja! !."teriak denis
"Kaliann akan menyesal,Aku Deniss bersumpah akan membalas semua perbuatan kalian terhadap ka adraiaa."ucap suara denis lantang.
"Den ada apa?."tanya samuel.
"Kauuu...dady kau paling tidak suka kan anakmu dicaci sama orang?lalu kenapa kau diam saja saat kakaku dipermalukan oleh davidd didepan mereka."pekik denis
"David mengajarkan sopan santun denis."ucap alvin.
"Aku..."
"Stop adik,kalau ingin ikut bereskan saja keperluanmu."ucap suara lantang adraia.
"Ingin kemana kalian?."tanya raina jantung berdegup kencang.
"Aku?kalian masih menghawatirkan aku?."ucap adraia tertawa miris.
"Cepat adik bawa keperluanmu,tidak usah ngomong sama orang yang tidak punya OTAK."ucap adraia menekan kata 'otak'
Adraia tau,begini adalah dosa terbesar,namun untuk apa dimansion kalau tidak perna dihargai?Haha PERCUMA,berjalan menuju kamar.
"Grax,grex ayo kita pindah rumah."ucap adraia memasukan anak anak grex dan grax.
__ADS_1