
"Bang vin ga mau peluk momy?."ucap nyonya shaqila.
"Ak."ucap alvin terpotong.
"Baiklahh para tamu,silahkan dicoba dihadangannya,semoga puasss."ucap raina menggunakan mic.
"Ayo ke dalam."ucap raina sambil menggandeng melvin sedari tadi diam.
Mereka menuju ke dalem,dan mendudukan bokongnya disofa empuk,diikuti alvin ddk dan galih ddk.
"peluk momy bangg."rengek nyonya shaqila.
Alvin pun ingat ketika sang momy tak dapat pelukan darinya adalah merengekkk.
Brukkk
"Maaf mom,aku tidak mengerti situasi ini."ucap alvin bergetar.
"Tidak masalah bang."ucap nyonya shaqila.
Melepaskan pelukan karna merasa ada yang ganjal.
"Rai siapa bocah tampan itu?."tanya nyonya shaqila.
"Oh ini,ini mel."ucap raina terpotong.
"Ka qila biar aku saja."protes melvin.
"Halo mom,aku melvin...putra shaqila."ucap melvin ragu sambil tersenyum.
Mata nyonya shaqila pun membelalak sambil berbinarr binarr.
"Woaaahhh honeyyy aku punyaa anakkkk 4."pekikk tuan max.
Bukan nyonya shaqila yang heboh malah tuan max hehe.
"Ck honey malulah sedikit,ada anak ABG disini."decak nyonya shaqila.
"Kemari bocah."ucap tuan max mengabaikan decakan sang istri.
"Ck dad aku bukan bocah."decak melvin.
"Mulutmu pedas juga."kekek tuan max.
Setahun kemudian..
Keluarga nyonya shaqila dan tuan max damai dan tentram,alvin ddk sudah lulus beberapa tahun lalu,raina?jangan ditanya memang dia sudah lulus kan?dia kuliah cuma mau nyari kesenangannya,retna dan laura?masih aman dimarkas raina,setahun ini AngelDeath belum ada yang mengetahui pemimpinnya.
"Mom apa momy tau?mafia angelDheat pemimpinnya misterius."ucap alvin.
"Oh ya?apa bener?menarikk."ucap alvian.
"Dimafia itu juga ada wanitanya bro,dulu ma pria semua."ucap alvin.
"Selamat pagiiii."pekik pria tengil,siapa lagi?kalo bukan abil dan adrian?.
"Pagiii ka abillll."pekik gadis yang sedang menuruni tangga tergesa gesa.
"Rainaaaaa awass jat."ucap nyonya shaqila terpotong.
Happ
__ADS_1
Brukk
Cupp
"Omooooooo anakku ternodaiiiii."pekik tuan max.
Ya sebelum raina jatuh,sudah ditangkap lebih dulu sama pria sangat tampan bernetra biru tua,masi ingat?SAMUEL,raina dan sammuel buru buru bangun,raina menghampiri sang dady yang menatap tajam dirinya dan samuel.
"Sudah berapa kali kau dinodai olehnya?."ucap tuan max garang.
"Bar."ucap raina terpotong.
"Banyak dad,waktu dulu sekolah dua kali,dulu pas mau jatuh dari tangga sekali,dikamar merekka berduaan sekalia,ohhh waktu itu aku ingattt,pas ade malemm malem pulang tiba tiba bergelayut manja sama samuel,diaaa dad diaaa melumatt samuelll."ucap alvin panjang.
"Mampus dah anjir."gumam raina.
"Apa yang mampus raiina?."ucap tuan max menatap tajam anak gadisnya.
"Eng-engga dad."ucap raina gugup.
"Apa benar kata abangmu?."ucap tuan max sambil memincing mata.
"I...itu dad,itu ga sengaja ko,tanya ka sam,iya kan ka samuel?."ucap raina sambil menengok kebelakang.
"Bohong,dia telah menodai bibir saya,saya mau dia bertanggung jawa,kasian sekali bibir saya dinodai tpi gaditanggung jawab."protes samuel.
Samuel mau liat gimana tanggapan raina,selama setahun ini mereka sering menghabiskan waktu berdua,ntah raina masi menyimpan perasaan itu sama eji atau tidak.
"Ck ka sammm."rengek raina.
"Apa?bener kan kau menodai bibirku,bisa saja aku menikahimu diam diam saat kau tidur,aku tidak mau saja,nanti yang ada aku ga dikasih jatah malam pertama."ucap samuel ujung ujungnya vuglar.
Raina tersipu saat samuel membahas hal vuglar,memalingkan muka.
"Ya mom?."tanya melvin,melvin tumbuh menjadi pria kaku dan dingin.
"Ck kau dingin sekali."decak nyonya shaqila.
"Ayola sayanggg."ucap melvin,ya melvin kalau merayu momynya pasti dengah bahasa 'sayang'.
"Melvin dia ini istriku,mana bisa kau memanggilnya sayang."protes tuan max.
"Pecemburu."ucap melvin terkekeh.
"Dee siniii."ucap raina.
"Ya ka?."ucap melvin sambil menghampiri raina.
"Apa masi belum melupakan kejadian dulu?."ucap raina sendu.
"Ka nene adalah satu satunya keluargaku,aku masi belum rela."ucap melvin dingin.
"Terusss kalo nene adalah satu satunya keluargamu,kami ini dianggap apa olehmuuu haa."teriak raina,dia sudah cape adik kecilnya yang dulu ceria,karna kejadian naas menimpa sang nene di a berubah dingin.
"Maaf ka,aku bel."ucap melvin terpotong.
"Tidak usah memanggilku kaka,selama ini kau menganggap ku kaka,tapi disaat nene meninggal kau hanya bilang dia keluarga satu ssatunya?sudah ku katakan dulu?kau adikku,tetap seperti itu."bentak raina,setelah membentak melvin raina terburu buru menaiki tangga,ingin meredam emosi yang sedang meningkat.
"Ka qila."ucap melvin.
"Vin,kau tau kan?raina sensitiv kalau tentang kau?apalagi kau bilang nene keluarga mu satu satunya,terus kami ini dianggap apaa olehmu?."ucap tuan max panjang.
__ADS_1
"Tapi dad."ucap melvin.
"Minta maaflah sama kakamu vin,dady tidak ingin ada pertengkaaran."ucap tuan max.
"Baik dad."ucap melvin patuh.
"Bocah."ucap abil.
"Aku bukan bocah orang tua."ketus melvin.
"Aku masi muda bocah."ketus abil.
Jlebbb
"Makan tu bocah."ketus melvin
"Awsssss bocahhh sialann."pekik abil saat kakinya diinjak melvin.
Berbeda dengan mereka,raina di ruang latihan sedang mengatur nafas yang memburu dan mengatur sosok iblis agar tidak bangun.
"Tahan raina tahann."ucap raina.
"Gaboleh sampai gegabah."timpalnya lagi.
Tokk tokk
"Maasukk."ucap raina.
Ceklekk
Masuklah seorang pria berumur 15 tahun,menampakan raut penyesalan.
"Ada apa?."tanya raina dingin.
"Ka qila maaf."ucap melvin.
"Sudahlah,kau tidak menganggap kami keluarga kan?yasudah."ucap raina dingin.
"Bukan itu maksudku ka."ucap melvin sambil menuju raina.
"Terus apa maksudmu?tidak menganggap kita ada?begitu kan?."ucap raina dingin.
"Ka kau tidak tau rasanya kehilangan orang yang kita sayang,kau mana tau."teriak melvin.
"Aku tau vin aku."ucap raina terpotong.
"Tidak ka kau tidak tau."bentak melvin.
Raina yang dibentak melvin pun terkejut.
"Aku tau melvin,aku tau sebelum kau kehilangan orang yang kau sayang,aku lebih dulu dari kau."bentak raina.
"Ka kau hanya kehilangan cintamu,aku kehilangan orang yang merawatku dari kecil."bentak melvin.
"Aku juga perna bersamamu sewaktu kau masi kecil melvin."bentak raina.
"Arghhh ka kau mana mengerti situasi iniiii."teriakm melvin frustasi.
"Aku tauu melvin,kau egoisss,kau tak memikirkan perasaaan mereka dan aku,kau hanya memikirkan perasaan dirimu sendiri kau egoisss."bentak raina.
"Aku tidak egoisssssss aku tidak egoissss."teriak melvin
__ADS_1
"Kalian lah yang egoisss,kalian egoisss."teriak melvin