
Raina dan samuel sedang berada diruang tamu di pesawat sammbil menonton berita bikin gempar dunia.
"BERITA TERKINI MOBIL BUGGATI BERWARNA HITAM MELEDAK DI JALAN XXX,DIDALAM MOBIL TERSEBUT ADA SEORANG PEREMPUAN,DARI HASIL YANG KAMI LIAT DIA ADALAH RAINA QUENSHA PUTRI SHAQILA SANG PEMILIK PERUSAHAAN RAKSASA."
"Permainan dimulai."ucap raina menyeringai jahat.
Beda dengan raina,diindonesia sedang gempar gemparnya kematian raina.
"Adeeeeeee! ! Tidakkkk! ! Adikku tidakk meninggalll ! ! Itu bohongggggg ! !."teriak alvian frustasi.
"Hon rainaa hon,hiks hiks baru beberapa bulan kami bertemu hiks,kenapa secepat ini hiks hiks."isak nyonya shaqila.
"Tidakkkk! ! Itu bohongg ! ! Ka qila ku masih hiduppppp! !."bentak melvin
"Yatuhannnnn! !."teriak nene siskaaa.
Wiuu wiuu wiuu
Bunyi sirne ambulans menuju mansion utama,para mafioso sangat terpukul bos yang mereka sayangi lebih dulu dipanggil tuhan.
"Tidakkkk ituu bukan adeeee! ! Bukannnn itu bukan adikkuu! !."teriak alvian frustasii.
Jasad raina ditaruh dilantai,dan petugas rumah sakit sangat terpukul,apalagi frans sang dokter kesayangan raina.
"Raina hiks,kenapa kau pergi begitu saja hiks hiks ada masalah apa rai,kenapa tidak cerita hiks."gumam frans sambil nangis.
Brukkk
Nyonya shaqila terjatuh pingsan saat melihat jasad anak gadis satu satunya.
Dimansion besar seorang pria paruh baya melihat berita terkejut,anak gadis kesayangannya secepat itu meninggalkan dirinya.
"Rainaaaa."teriakk tuan aditamaa.
"Maafkan dady sayanggg hiks,dady belum bisa jadi ayah yang terbaik."gumam tuan aditama.
Menghabiskan waktu beberapa jam,sampailah dinegara NY,raina dan gerombolan keluar jet pribadi milik raina.
"Selamat pagi bos."ucap mafioso1
"Pagi?."tanya raina bingung.
"Sudah pukul 03:00 dini hari bos."ucap mafioso 2.
"Baiklah antar kami ke mansion,sisanya balik kemarkas,ingatt rahasiakan kedatanganku,apalagi sampai bocor ke markas yang ada di indonesia."ancam raina.
"Baik bos."ucap mafioso serempak
Menuju kemansion utama yang ada di NY,menghabiskan waktu 30 menit barulah sampai,mansion indah nan megah,kalo dibanding indahan mansion yang ada di NY si.
"Terimakasihhh."ucap raina.
Gerombolan raiina pun masuk,saat masuk disambutt dengan hangtt.
"Selamat datang kembali boss."ucap serempak gembira.
"Terimakasiii,silahkan istirahat."ucap raina.
Mafioso berhamburan kesana kemari.
"Tante bisa ke lantai tiga,pilih saja kamar untuk tante,dijadiin kamar benerann juga gapapa nanti sewaktu main kesini nengok 12 cucu tante."ucap raina.
"Eh manggil momy dan dady dong."protes nyonya sinta.
"Iyaa iyaa momy dady."ucap raiina.
"Ka raina aku boleh kan memiliki kamar dimansion ini?."tanya semi dengan mata berninar penuh harap.
"Tidak."ucap raina.
__ADS_1
Seketika wajah semi berubah masam.
"Jahat sekaliii."ucap semi
"Biarin."ucap raina.
"Ka rainaaaaa."rengek semi.
"Bocahh."ucap raina.
"Ck jahatt."ucap semmi mengercutkan bibir
Dikamar bernuasa hitam dan abu abu,seorang gadis sedang temerung sambil bergumama tidak jelas.
"Bang vian pasti sangat terpukul."gumam gadis.
"Apalagi bang vin,tapi kalo tidak begini caranya mereka pasti bakal semena mena denganku."gumam gadis.
"Abang abangku semua tolong maafkan aku."ucap gadis lirih.
Tok tok tok
Ceklekk
"Rainaaa."teriakk sang pria mengagetkan sang gadis yang duduk diranjang.
"Eh?kau kenapa rai?."ucap sang pria tampan.
"Aku...aku bermimpi kalau bang vian terkena gangguan jiwa."ucap raina lirih.
Degg
"Berarti raina dan alvian memiliki hubungan batin yang kuat."ucap pria tampan dalam hati.
Drtttt drttt
"Ka abil."pekik raina
"Angkat ka aku ingin dengar,loudspaker."ucap raina.
"Haloo sam?."ucap abil disebrang sana.
"Hm?."ucap samuel singkat.
"Sang alvian,temen kita sibar bar itu terkena gangguan jiwa setelah raina meninggal,kau dimana kenapa tidak ada disini?."ucap abil panjanng.
Deggg
"Jadii...bener mimpiku nyata?."gumam raina mata berkaca kaca.
"Iya nanti aku kesana."ucap samuel singkat.
Tuttt tuttt.
"Kita pulang ke indonesia,kau menyamar saja,pakai soflen yang warna hazel biar mata birumu tidak ketauan."ucap samuel panjang.
"Rambutku?."lirih raina.
"Tidak masal..."
"Tidak ka sam momy pasti tau ini aku,rambutku berwarna coklat ke abu abu dann...dann juga postur tubuhku momy pasti kenal."ucap raina cemas.
"Sttt sayang dengar,ada aku semua akan baik baik saja."ucap samuel menenangkan raina dan tidak menyadari memanggil dengan kata 'sayang'
"Baiklah ayo."ucap raina semangat.
"Ka sam aku ingin seminggu kita diindonesia."timpal raina.
"Pekerjaanku banyak rai."ucap samuel.
__ADS_1
Ya semenjak mereka berada di NY perusahaan big milik raina diurus oleh samuel,dengn alasan 'untuk membekali kesebelas anak kita'
"Tidak masalah,serahkan saja ke sekertaris jhon."ucap raina santai.
"Dia juga butuh istirahat rai."ucap samuel
"Kaa ayolah."rengek raina
"Kenapa sekarang aku ngebet banget ya nikah sama siberuang kutup itu?."gumam raina seakan tak sadar dirinya melebihi samuel.
"Dulu dia ngejar aku,sekarang?malah kebalik?apa ini kurma?."gumam raina bergidik.
"Kurma?kau ingin kurma rai?."tanya sang pria tampan yang ada diambang pintu kamar mandi,
sedari tadi samuel mendengar gumaman raina hanya terkekeh,samuel pun tidak mengerti kenapa sekarang raina ngebet banget nikah dengannya.
"Kuram?apa enak?."tanya raina bermuka polos.
"Enak,apalagi kalo makan dari mulut ke mulut."ucap samuel ngawur.
"Sangat?."tanya raina bermuka polos
"Ingin coba?."tanya samuel menyeringai jahat.
Raina yang melihat seringai jahat samuel pun menggeleng geleng cepat.
"Tidak tidak,aku tidak mau."tolak raina cepat.
Samuel yang melihat raina ketakutan pun hanya terkekeh,mungkin dia masih mengingat kejadian dulu,pikir samuel.
"Kejadian didapur saja masih teringat diotakku."gerutu raina.
Samuel menghampiri raina,berniat ingin menjahili.
"Ka sam aku..."
"Hm?."ucap samuel mendekatkan muka dengan raina,jarak muka antara samuel dan raina hanya dibatasi hidung mancung satu sama lain.
Degg
Blush
"K-ka s-sam ap-apa yang k-kau in-ingin la-lakukan."ucap raina gugup.
"Meniduri mu."bisik samuel.
"Me-meniduriku?."tanya raina,samuel hanya mengangguk sambil menahan tawa.
"Bu-bukannya ki-kita belum me-menikah?."tanya raina gugup,lagi lagi samuel menangguk menahan tawa.
"Ya-yasudah se-setelah me-menikah baru k-ka sam me-meniduriku."ucap raina gugup
Samuel pun tersenyum lebar,karna dengan percaya dirinya raina berbicara begitu.
"Aku pegang janjimu...cupp."ucap samuel sambil mengecup singkat bibir indah nan sexy milik raina.
Blushhh
"Ka sammmm."pekik raina.
"Cepatlah berispa sayang,atau aku inginn bantu bersiap?."ledek samuel.
"Ck iyaiya bawel."decak raina kesal.
Setelah 30 menit....
"Sudah?."ucap samuel seraya memeluk pinggang ramping raina.
"Sudah ayo."ucap raina.
__ADS_1