
Mereka berjalan menuju bandara,saat sampai dibandara mafioso mawar hitam pun mengawal 2 pemimpin mereka.
"Eh liat itu bukannya Ceo R&S compay?."
"Eh iya itu?tapi sama siaapa dia?apa kekasihnya?."
"Tidak mungkin,dikantor Ceo samuel ada seorang wanita cantik mengaku sebagai tunangannya,mungkin dia pho."
"Mukanya ditutupin pake jas Ceo samuel apa dia jelek?."
Raina yang mendengar itupun geram,memberhentikan jalannya dan menginjak kaki samuel.
Jlebbb
"Kauuu...beraninya kau bermain wanita."pekik raina masih menutupi mukanya.
"Rai aku...."
"Cihh aku tidak sudi."decih raina sambil membuka jas mahal samuel.
Seketika dibandara pun riuh.
"Wahhh cantikan ini sii."
"Iyaa aku baru tauu,aku iri dengan kecantikannya."
"Huuuu cantikk siniii mampirrr."
Raina pun masabodo,berjalan khas muka datarnya menuju pesawat jet pribadi milik R&S compay.
Saat sudah didalam pesawat raina banyak diam,tidak ada kata kata konyol sekalipun.
"Raii aku..."
"Brisik urus saja simpananmu sana."ketus raina ingin berdiri.
Grepp
Dukk
Seketika raina duduk dipangkuan samuel.
"Lepas."ucap dingin raina.
"Tidak."ucap samuel dingin.
"Ku bil...heppp."
Karna geram samuel pun mel**** bibir raina,raina pun memberontak.
"Kau gilaa."pekik raina saat ******nya terlepas.
"Tidak."ucap sammuel singkat.
"awas aku tidak mau dekat denganmu."pekik raina.
"Tidak mau."ucap samuel.
"Kau bekas."ketus rina pedas.
"Aku tidak bekas."ucap samuel mengeraskan rahangnya.
"Aku tidak mau,kau bekas."pekik raina.
"aku tidak bekas! !."bentak samuel.
Raina yang baru dibentak sammuel pun terkejut,apalagi membentak didepan mukanya.
"Kau membentakku?."tanya raina bernada lebih dingin.
"Maaf rai aku..."
"Aku ingin sendiri."ucap raina dingin.
Bangun dari pangkuan samuel dan berjalan menuju kursi paling depan,niat hati ingin bercanda tapi malah mendapat bentakan.
"Aku hanya ingin bercanda apa salah?."ucap raina lirih.
"Raina maafkan aku."gumam samuel penuh sesal.
Raina pun berjalan menuju kamar VIP membaringkan tubuhnya,membutuhkan istirahat sejenak.
Setelah beberapa jam barulah pesawat raina mendarat.
Tok tok tok
"Boss udah sampe."ucap reyaan.
"Apa dia tidak berniat membangunkanku?."guman raina.
"Enghhh."leguhan sexy disamping raina.
Raina pun menengok ke asal suara.
"Ikut tidur ternyata."ucap raina sambil mengelus rahang tegas samuel.
Grepp
Seketika raina pun terkejut.
"Maaf."ucap lirih samuel.
__ADS_1
"Tidak."ucap raina dingin.
"Raii maaf aku...aku tidak suka kau berbicara begitu."ucap samuel sendu.
"Tidak mau."ketus raina.
Grepp
Samuel pun memeluk raina erat.
"Batalkan saja pernikahan kita."ucap raina.
"Apa alasannya?."tanya samuel
"Aku tidak minat lagi."ucap raina bercanda.ingat?hanya bercanda.
"Apa secepat itu kau merubah pikiran rai?."tanya samuel bernada dingin.
"Hm."ucap singkat raiina.
"Tid..."
Drtttt drttt
#BabeIsCaling#
Raina sengaja melaudsapker.
"Halo babe?."tanya pria disebrang sana.
"Ya sayang?."ucap raina.
"Apa kau jadi ke indo?aku sudah menunggumu."ucap pria disebrang sana.
"Ohh sayangku,soswet sekalii."ucap raina bernada manja sambil melirik samuel yang sudah marahh dan mengeraskan rahangnya.
"Cepatlahh babe,aku memunggumu disini."ucap pria disebrang sana.
"Tunggulah aku sayang."ucap raina.
"Pernikahan mewah yang kau inginkan sudah selesaii,tinggal tunggu kau ke indo."ucap pria disebrang sana.
"Iy..."
"Kauuu...rainaaa milikuu! !."pekik samuel.
"Tidak."ucap raina.
"Teruss?."tanya samuel.
"Apa yang terus?."tanya raina.
"Yaa...kekasihku."ucap raina ragu.
"Kauuu.."
"Sudahlah ka sam,aku males berdebat."ucap raina,niat hati ingin bercanda malah berdebat panjang.
"Aku lagi bicara denganmu raina."ucap samuel penuh penekanan.
"Apalagi?."tanya raina.
"Siapaa ituu."ucap samuel geram sambil menekan pundak raina.
"Akhhh sakit sialannn,kasar sekali."pekik raina sambil menepis tangan samuel.
"Maaf."ucap sammuel lirih.
"Lapaskan aku."pekik
raina.
Greppp
Samuel pun menenggelamkan kelapanya ke perut datar raina.
"Tidak aakan,kau akann tetap menjadi milikku."ucap samuel kekeh.
"Tapi aku tidak mau,lepaaskan akuu."pekik raina.
"Maaf rai,apa salahku?aku tau aku salah,aku membentakmu karna aku tidak suka kau berbicara beegitu."ucap samuel lirih menahan tangisan.
"Ka sam aku..."
"Tidak raii,maaf,maafkan aku."ucap samuel lirih.
"Ka samm aku..."
"Hiks jangan raii,tolong jangan."isak samuel.
"Ka sammm.."
"Raii kumo..."
Karna geram raina me***** bibir samuel,samuel membalas ******* raina.
Slurrpp
"Maaf ka,aku hanya bercanda."ucap raina penuh sesal.
"Aku tau,hanya saja aku terlalu labil."ucap samuel
__ADS_1
Cupp
"Ayo kita keluar."ucap raina setelah mengecup singkat bibir samuel.
Ceklekkk
"Boss."ucap reyan bermuka kesal.
"Ada apa reyan?."tanya samuel terkekeeh.
"Kakiku hampir patah nunggu kalian."ketus reyan.
"Hehe maafya."kekeh raina.
"Sudahlah ayo,ariee sudah lama menunggu dimobil."ucap reyan.
Mereka berjalan menuju bandara,kesetika bandara riuhh karna kedatangan CEO terbesar dan terpengaruh dikota NY.
"Omooooo aku mau jadi pelayannya."
"Aku juga mau jadii teman ranjangnya."
Seketika raina pun menatap tajam para wanita,yang mana membuat mereka gemeter,mengarahkan jari telunjuknya keleher dan berbentuk seperti memotong leher,wanita wanita disitu pun tambah gemeter,samuell hanya mampu terkekeh saja.
Ceklekkk brukk
Brummmm
Menjalankan menuju kemansion keluarga raina,tapi disini kita panggil raina adalah leta,menghabiskan waktu 30 menit mereka pun sampai.
Tinn tinnn
Gerbangpun dibuka,mereka pun memarkirkan mobilnya dibagasi.
Ceklekkk brukkk
Keluarlah 4pria tampan dan satu gadis cantikk.
"Bosss."gumam serempak.
Raina pura pura menyengit alis saja.
"Bos?."tanya raina.
"Kauuu....bos raina?."tanya salah satu mafioso
"Aku?raina?aku Leta,ingat LETA."ucap raina menekan kata Leta.
"Maaf."ucap mafioso lirih yang mana membuat raina sedih.
"Maafkan aku semmua,aku harus menyamar,nanti akan tiba waktunya."ucap raina dalam hati sedih.
Mereka memasuki mansion yang sudah lama mereka tinggalkan.
"Sam..."ucap alvin terpotong kala melihat gadis mirip seperti adiknya.
"Rainaaa."pekik alvin.
Berjalan tergesa gesa menuju raina saat ingin memeluknya suara tegas pun memberhentikannya.
"Aku bukan raina aku adalah LETA calon istri samuel."ucap raina menahan pedih dihati melihat sang abang seperti tidak merawat dirinya.
Deggg
"Ma-maaf ku kira adikku."ucap alvin lirih.
"Boleh aku minta satu permintaan?."tanya alvin ragu.
Raina pun melihat samuel,sang empu yang mengerti itu hanya mengangguk saja, 'toh alvin adalah abang raina' pikir samuel.
"Ya?."tanya raina.
"Boleh aku memelukmu?."tanya alvin ragu.
"Ya."ucap singkat raina.
Greppp
"Ade abang kangenn,maaff."ucap alvin lirih.
"Aku leta."ucap raina.
"Tidak masalah,maaf."ucap alvin sambil melepaskan pelukannya.
"Hm."ucap raina.
"Alvian manaa?."tanya samuel.
"Oh ayo ikut."ucap alvin.
Merekapun berjalan menuju kamar dilantai 3.
Ceklekkk
"Pergi brengsekkkk."teriakk pria tampan bernetra coklat.
"Abang."gumam raina tidak bisa didengar oleh siapapun.
"Ku bilang pergii breng....sek."ucap alvian setelah melihat raina.
"Adee hiks hiks,ini ade kan?ade abang hiks hiks ade maafin abang yaa yang gabisa jagain ade hiks,momy hiks hiks momy bilang ade meninggal hiks itu bohong kan hiks."isak alvian.
__ADS_1