Gadis Dingin Seorang Psycho

Gadis Dingin Seorang Psycho
chapter 37


__ADS_3

"Ekhemmm sebelumnyaa kenalkan aku..."


"Leta Lateshia."ucap febrian.


"Diammm! !."pekik raina.


"Akuu rainaaa."ucap raina.


"Sudah ku katakan bukan?kau nanaku."ucap pria yang sedang menuruni tangga.


"Ck iyaiya kau selalu benarr."decak raina malas.


"Rainaaa."pekik alvin.


Brukk


"Alvinnnn."teriak samuel.


Menarik raina dari dekapan alvin dan menatap tajam alvin.


"Kauuu! ! Kalau terjadi sesuatu dengan kecebongku didalam perut raina awas saja."pekik samuel.


"Kecebong?."tanya serempak.


"Baby."ucap raina singkat.


"Woahhhh kita jadi uncelll."pekik semua pria.


"Wahh aku jadi nene."pekik nyonya shaqila.


"Aku jadi kakee."pekik tuan max.


"Aku jadi oma buyuttt."pekik nene tuti.


"Tolong kerja samanyaa yaa,aku mau apa yang raina minta harus dikasih,nanti kalau tidak..."


"Anakmu ilerann."pekik nene tuti dan nyonya shaqila.


"Pfff hahaahaha."tawa serempakk.


"Mom aku ingin makanan pedas."ucap raina sambil menelan ludah.


"Lesgooo."pekik nyonya shaqila dan nene tuti.


Semua perempuan pun memasak untuk nona/anak/cucu kesayangan merek.


"Taraaaaaa."pekikk 2 wanita paruh baya.


"Woahhhh,cepat mom aku ingin mencobaaa."pekik raina.


Mereka pun menata makanan dimeja makan.


"Ayo semua makan."ucap raina tak sabaran.


Meerekapun memakan bersama,mafioso dan pembantu raina memakan ditempat khusus mereka.


"Woahhh ini enakkk."pekik raina.


"Babe masak ini ya nannti dirumah,minta resepnya sama momy dan nene."timpal raina.


"Kayanyaaa keponakan uncel cowo semmua."ucap melvin.


"Heii perempuan lah."pekik alvian.


"Cowoo."ucap alvin.


"Perempuann."pekik adrian,abil dan alvian.


"Cowooo."pekik alvin,melvin deni dkk.


Krikk krikkk


"Heiii aku papahnyaaa tidak repot kenapa kallian repot sekali."pekik samuel.


"Kami uncelnyaa."ucap pria serempak.


"Aku ibunya,yang melahirkan."ucap raina santai.


Jedarrr


Udah deh pada diem seribu bahasaa,nyonya shaqila,tuan max dan nene tuti hanya terkekeh saja.


"Lagian kalian ini,mau perempuan atau laki laki kita harus menerima pemberian tuhan."ucap tuan max.


"Iya dad benar."ucap raina.


"Dady selalu benar."ucap tuan max sombong.


"Cih,aku ralat kata yang tadi."decih raina sinis.


Tuan max hanya mampu terkekeh,dady dan anak memang suka bertengkar,tapi tidak ada dendam dihati satu samma lain.


"Sudah sudahh."lerai nene tuti.

__ADS_1


"Babe aku ingin tidurr."ucap raina merengek.


"Ayo tidurr."ucap samuel sambil jalan.


Mata raina berkaca kaca karna merasa diabaikan.


"Hiks."isakan raina.


"Omooo ka samuel! !kau bikin ka qilaa nangisss."pekik melvin.


Samuel pun menegang,berjalan tergesa gesa kearah raina.


"Tidak usah hiks kau...kau pasti sudah tidak sayang denganku kan?hiks aku tidak papa."ucap raina bermuka melas.


"Maaf hon aku lupa."ucap samuel penuh penyesalan.


"Iya memang aku kan hiks sudah dilupakan olehmu hiks hiks."isak rainaa tersedu sedu.


"Huwaaaaaa aku benci denganmu hiks hiks aku tidak mau tidur denganmuu."teriak rainaa terisak.


Berlari tidak tau menuju arah mana,semua orang dibuat ketar ketirr kelakuan raina,mereka akhirnya berpencar karna tak menemukan raina.


"Kemana raina."gumam alvian.


"Rainaaaa."teriak abil ddk.


"Bosss."teriak mafioso serempak.


"Ka qilaaaaa."teriak melvin


"Honeeyyyy."teriak samuel.


Mereka pun mengumpul diruang tamu.


"Apa ketemu?."tanya samuel panik.


Mereka serempak menggeleng geleng kepala.


"Arghhhh rainaaaaa."teriak samuel.


Yang diteriaki duduk dikolong meja pojok deket vas bunga sambil terkikik menertawai mereka yang sedang khawatir,mereka pun melanjutkan pencarian raina.


"Sebarkan mafioso keseluruh penjuru bandara,jangan sampai kelewat."suruh samuel berwajah datar.


"Baik."ucap mafioso.


Dibawah meja pojok tembok vas bunga,raina sedang menahan kantuk.


"Tidur sini aja deh,sekali kali ngerasain tidur dilantai."ucap raina.


Raina pun membaringkan tubuhnya,dan terlelap.


Waktu sudah menunjukan pukul18:00 raina belum ketemu,azan magrib sebentar lagi akan muncul


"Sebaaiknya yang islam melaksanakan solat dan yang non islam tunggu disini."ucap samuel.


Seketika abil ddk pun terkejut.


"Sam kau?..."


"Ya?."tanya samuel.


"Islamm?."tanya abil ragu.


"Kenapa memangnya?islam menyenangkan,aku baru tau saja pas sama raina,coba dari dulu aku lebih memilih islam."ucap samuel santai.


Samuel pun mennjalankan ibadah solat magrib sendiri,biasa ditemani sang istri,sekarang harus senddiri dulu.


"Temukanlah raina yaallah."ucap samuell dalam hati.


"Aminn."ucap samuel.


Bergegas membereskan tempat solat dan turun kebawah.


"Apa sudah ketemu?."tanya samuel.


Mereka serempak menggeleng kepala.


"Hoammm enak juga rupanya tidur dilantai."ucap raina.


"Biarin saja aku masih ingin disini,biar mereka kapok hemppp."ucap raina.


Samuel pun frustasi karna istri tercintanya mengilang tiba tiba.


"Rainaaaa yaampunnnn."pekik samuel.


Raina hanya terkikik lucu,kapan lagi bisa membikin mereka khawatir seperti ini.


"Sial hidungku gatal."ucap raina.


"Haaciihh..."


"Eh?ada yang bersim?."tanya abil.

__ADS_1


Samuel pun mencari asal suara,pandangan matanya berhenti dimeja pojok vas bunga,berjalan mengendep ngendep kearah meja.


"Ketemuuu."pekik samuel.


"Waaaaa."pekik raina.


Plakkk


"Awww hon sakitt."keluh samuel saat mukanya ditampar oleh raina.


"Kau mengagetkanku."ketus raina.


"Maaf hon."ucap samuel.


"Akuu ingin makannn."rengek raina.


"Mau makan apa."tanya samuel.


"Aku akan buat senddiri."ucap raina menelan ludah.


Raina bergegas ke dapur dan memasak makanan kesukaannya,memotong bawang putih,bawang merah,cabai rawit merah,memasukan telur yang sudah dikocok dan memasukan nasi,menambahkan bumbu penyedap rasa


"Emmm wangii."ucap raina.


Mengambil makanan untuknya,berjalan menuju meja makan,memakan makanan bikinannya.


"Apa enaak rai?."tanya abil.


"Enak kalau kalian mau ambil saja aku membuat porsi banyak."ucap raina.


Samuel ddk dan deni ddk mengambil makanan buatan raina.


"Anjirrr ini si pedess bangettt."pekik abil.


"Waaa waaa pedasss pedass."ucap adrian kejeletotan.


"Uhukk uhukk hahh hahh."batuk samuel kejeletotan.


Deni ddk dan kembar?memaksakan makanan buatan adiknya,ya itung itung menghargai,samuel yang melihat itupun ikut memaksakan makanan buatan raina.


"Anjirr ini si bisa bulak balik kamar mandi."ucap samuel dalam hati.


Setelah memakan makanan pedas itu,samuel ddk mundar mandir kamar mandi.


"Kau kenapa sayang?."tanya raina.


"Tidak...tidak apa apa."ucap samuel menahan sakit perut.


"Bee aku ingin kempinggg."rengek raina.


"Sekarang?."tanya samuel ragu.


"Hm sekarangg."rengek raina.


"Tapi..."


"Yasudah tidak usah."ucap raina sedih.


"Lesgoo,bereskan keperluan kita."ucap samuel.


"Benarkahh?."pekik raina.


"Iyaa hon ayo bereskan semua keperluannya."ucap samuel lembutt.


"Makasii bee...cup."ucap raina sambil mengecup bibir samuel singkat.


Samuel hanya mampu terkekeh sambil geleng kepala,30 menit membereskan semuanya mereka pun berjalan keruang tamu.


"Deee mau kemana kau."pekik alvian menatap tajam sepasang suami istri


"Kempingg."ucap raina berbinar binar.


"Woaaahhh,vin ikut yaa."pekik melvin.


"Ayo semua ikutt,momyyyyy."teriak raina.


"Yaa sayangg."pekik nyonya shaqila.


"Ajak nene tuti ikut kemping ayo ayo kita kempingg disebelah mansion tetangga."ucap raina antusiatis


Mereka taunya markas utama raina adalah tempat tinggal seseorang.


"Kemana?."tanya tuan max bingung.


"Kemping dad kau ini."ketus raina.


"Hei kau selalu saja ketus kepadaku."protes tuan max.


Mereka pun bergegas membereskan keperluan masing masing,setelah 30 menit mereka bergegas kesamping mansion tetangga(markas.)mafioso yang melihat bosnya pun bingung,sebelum bicara raina suda mengkode terlebih dahulu.


"Em misi pa apa boleh kami kemping disebeelah?."tanya raina sambil mengedipkan matanya.


"Oh boleh non,kebetulan majikan saya lagi pergi."ucap mafioso.

__ADS_1


__ADS_2