
galih pun berdiri dan mengikuti deni the geng.
"Aneh."gumam serempak.
Citt citt
Citt(itu lah y suara yang sepatu bawahnya bunyi tu,jordan hehe😅✌)
Suara sepatu menuruni tangga,ada eji,galih,deni,febrian,erlangga,melvin dann rain.
"Serba hitam?."tanya abil menyengit alis.
"Tunggu dsini,ada urusan penting."ucap raina bernada dingin,kembar yang mendengar nada dingin adiknya pun bergidik.
"Sepenting."ucap abil terpotong.
"Ya banget."ucap raina beernada dingin.
"Baiklah hati hati."ucap kembar.
Raina and the geng berjalan menuju markas utama.samuel and the geng tidak ada yang tau.raina hanya bilang 'itu rumah ada penghuni tapi penghuninya pergi'.
"Persiapkan diri kalian,saya butuh hanya 150 orang yang HANDAL."ucap raina dingin sambil menekan kata 'Handal'
Mereka pun tau saat bos mereka sudah berbicara begitu,pasti sudah ada yang menyerang salah satu markas.
"150 orang siap bos."ucap mafioso,sebut saja farhan.
"Jalan."ucap singkat raina.
Berjalan menuju mobil berwarna hitam,raina dan melvin menaiki mobil bugatti berwarna hitam pekat.
__ADS_1
Bruummm brummm
Bruummm brummm
Bruummm
"Vin,vian,ademu penuh misterius."gumam abil.masi bisa didenngar.yang lain hanya mengangguk.
"Apa ini semua karna aku?dedy dan alvian?ade seperti ini?."(batin alvin)
"Maafin abang vian de,coba aja abang tidak telat percaya sama kamu,pasti kamu tidak akan sepeerti ini."(batin alvian mengembun)
"Aku ingin ke kamar."ucap alvian suara bergetar,berbalik badan dan berlari ke kamar.
Brakk
"Hiks hiks,mom aku gagal.gagal jadi abang hiks hiks,kenapa mom?kenapa ade bisa seperti ini hiks,aku tidak kuat melihatnya hiks hiks."tangis alvian.
"Gua gaboleh lemah,gua harus bangkit.ada ade yang harus gua jagain,ya kalo perlu gua minta ajarin ade bela diri,sedari kecil dia sudah diajarkan sama grandpa."gumam alvian.merampas kunci mobil miliknya
"Vian mau kemana kau?."tanya alvin
"Bang gua mau pulang,mau ambil baju.gua uda janji sama diri gua,gua bakal temenin raina disini.apapun kondisinya,siapapun dia gua ga perduli."ucap alvian.
"Aku ikut."ucap alvin.alvian hanya mengangguk.
"Heii raina kan nyuruh kita disini,nanti kalau dia pulang tidak ada kalian bagaimana?."tanya abil.
"Bilang saja kita ada keperluan."ucap alvin.
"Yasudah lah,aku tidak mau tanggung jawab kalau raina mengamuk."ucap abil pasrah.sikembar pun berjalan menuju parkiran mobil.
__ADS_1
"Tuan muda ingin kemana?."tanya salah satu mafioso.
"Aku ingin pulang."ucap alvin.
"Tapi bos menyuruhmu disini tuan muda,tunggu lah sampai bos datang,kalo tidak ada kau disini pasti dia mengamuk."jelas mafioso.
"Tidak bilang saja kami pulang."ucap alvin kekeh.
"Tapi tuan muda."terpotong ucapan alvian.
"Maaf saya dan kaka saya buru buru."ucap alvian sambil menarik tangan alvin.
Brumm brummm
Mengendarai kecepatan rata rata.saat diperjalanan sepi,mobil sikembar pun dihadang.
Citttttt
"Shitt cari mati."umpat alvin.
Tok tok tok
"Turun,atau kami buka secara paksa."ucap pria didepan.
Ceklekkkk ceklekk
Brakkk brakk
"Ada apa?."tanya alvian berwajah dingin.
"Ikut kami."ajak pria tadi.
__ADS_1
"Kalau tidak mau?."tanya alvin.
"Maka kami ajak secara paksa."ucap pria tadi.