
Mereka membereskan tenda,raina duduk dibatu sambil ngemil makanan yang dia bawa,saat asik ngemil raina melihat 4 ekor anak singa sedang mengaung ngaung meminta pertolongan,raina pun bergegas kesana.
"Yaampun kasian sekali anak singa ini."ucap raina mata berkaca kaca
1 ekor anak singa menggesek gesek kepalanya ke kaki raina.
"Maaf ya aku gabisa tolongin momy kalian,oh apa kalian mau ikut denganku?."tanya raina mata berninar binar,selama ini raina tidak perna merawat seekor singa,dimarkas hanya ada seekor,buaya,ular,macan.
Seakan mengerti 4 ekor anak singa itu menggesek gesekan kepalanya dikaki raina.
"Gemas sekalii."ucap raina
Berbeda dengan raina,mereka yang sudah membereskan tenda pun kelabakan mencari raina.
"Harusnya tadi ada yang menjaga raina."pekik alvian.
"Aku tidak tau kalo seperti ini jadinya."ucap samuel.
Seketika mereka pun membelalak matanya,melihat raina menggendong baby singa.
"Sayangg."pekik samuel.
Seketika 4 ekor singa menatap tajam dan mengaum ke mereka yang mana membuat mereka menelan ludah kasar.
"Sttt tenang lah,mereka keluargaku."ucap raina.
Singa kecil pun mengaum tanda mengerti.
"Dapet dari mana itu?."tanya samuel menatap tajam raina.
"Oh tadi aku melihat mereka,momynya mati karna banyak luka jadi aku berniat merawatnya,siapa tau diantara ke13 anak kita ada yang suka singa."ucap raina panjang.
Mereka hanya menganga tak percaya.
"Dee siapa nama singa itu?."tanya alvin.
"Yang berwarna putih namanya Gory,yang berwarna hitam namanya Gery,warna coklat namanya Grax,yang terkhir grex."ucap raina(hehe author ngasal yaa)
"Coklat grax?."tanya abil.
"Iya apa salah?."tanya raina.
"Tidak tidak."ucap abil cepat.
"Nanti kalo gua bilang salah pasti nangis."ucap abil dalam hati.
Kita percepet aja ya,nnti aku bikin season 2 tentng anak raina dan samuel.
Dua bulan kemudian...
Perut raina makin besar,tinggal tunggu hari dimana raina akan lahiran,samuel juga semakin posesif,karna kejadian bulan lalu.
"Ck males banget si dikamar terus,ka sam nyiksa."gerutu raina.
"Ah gua keluar aja la,mau hirup udara."ucap raina.
Berjalan kearah pintu.
Ceklekkk
"Hayooo."pekik abil dan adrian.
"Omoooo."ucap raina kaget dan hambir jatuh kebelakang.
Greppp
"Astagfirullah untung aja ketangkep kalo kaga abis gua."ucap abil.
"Ada apa ini?."suara lantang dan ttegas itu membuat jantung tiga orang dag dig dug.
"Ka sammm."pekik raina sambil lari.
"Awass jat..."
Happ
Gubrakk
__ADS_1
"Rainaaaaa."teriak serempakk
"Akhhhh."pekik raina.
"Hon apa yang sakit."ucap sammuel khawatir.
"Akhh ka samm tolongg...perutkuu..."ucap raina tersengal sengal.
Mereka bergegas membawa raina kerumah sakit.
"Percepat reyannn."teriak raina karna sudah tidak kuat menahan sakit.
"Baik bos."ucap reyan.
Mengendarai kecepatan tinggi,saat ada mobil yang menghalangi akan diklakson oleh keluarga raina,sampai dirumah sakit samuel bergegas mengangkat raina.
"Sussterrrr tolong istrikuuu cepattt,kalau nyawa istriku sampai hilanggg akan ku ratakan semuaa."teriak samuel.
"Ka samm tenangg,aku tak apaa,tadi hanya kontraksi."ucap raina menenangkan samuel.
"Susterrrr dokterrr,sialaannnn."teriak melvin.
DORR
DORR
DORR
Tembakan bertubi tubi mengenai tembok.
"FRANSSSSS! !."terian reyann.
Frans pun tergesa gesa menghampiri mereka.
"Cepat bawa bos keruang oprasiii."pekik franss.
Samuel pun mengikuti brankar sang istri tercinta.
"Kau sam ikut masuk,bantu suport raina."ucap frans.
Samuel pun masuk mengikuti franss.
"Apaa yang sabar bodoh,istriku sudah kesakitan."bentak samuel.
Sang dokter pun hanya tersenyum,karna sudah biasa saat pasien yang ingin melahirkan suaminya teriak teriak tidak jelas.
"Ka sam sabar,ini baru pembukaan...akhh."pekik raina karna perutnya merasa nyeri.
"Ini pembukaan terakhir,siap siap."ucap sang dokter.
"Ibuu ikuti saya,tarik nafassss buang da.."ucap dokter terpotong.
Tak ada tangisan bayi yang ada hanya tatapan datar dan dingin.
"Yaampun pinter sekali anaknya,keluar tanpa menyakiti ibunya."pekik dokter.
"Alhamdulillah."ucap samuel.
"Hon kau harus kuat ya,ini yang kau impikan."ucap samuel sambil menitikan air mata.
"Suport aku ka."ucap raina.
"Ayo bu anak yang satunyaa sudah tidak sabar,kepalanya keluar,lakukan seperti tadi."ucap dokter.
Raina mengikuti ucapan dokter.
Tak ada tangisan bayi,yang ada hanyalah tatapan datar saja.
"Kedua kalinyaa?."pekik dokter terkejut.
"Alhamdulillah."ucap raina dan samuel.
"Astagaaa lihatt,sungguh anak geniuss,ibu tak perlu susah payah mengejen,anaknya sudah inisiatip keluar sendiri"pekik sang dokter.
Tak ada lagi tangisan bayi,yang ada hanyalah tatapan datar saja.
"Astagaa hon aku dibuat kejut jantung sama anak kita."ucap samuel terkejut.
__ADS_1
Raina hanya terkekeh,karna setiap raina gabut,raina akan mengajak anaknya berbicara ya walaupun suka dijawab dengan tendangan kaki yang membuat raina tergelak tawa.
"Ayo bu ngejenn."ucap dokter.
Raina pun mengejen,yang ke empat kali sangat susah.
"Sebentar lagi buu."ucap dokter.
Tak ada tangisan bayi lagi?dan lagi?.
"Yaampun perempuan."pekik dokter.
"Ka sam sifatmu menurun ke kedua anak kita."kekeh raina nafas tersengal sengal.
"Hei bocah,kau masi bocah kenapa tidak nangis."ucap samuel manatap tajam.
Bukannya menangis,sang bayi perempuan malah menatap dingin dan tajam.
"Ngejen buu."ucap dokter.
Raina pun mengejen,kali ini harus menguras banyak tenaga.
Tak ada tangisan lagi?apa ini bayi atau jiwa reingkarnasi?pikir dokter.
"Perempuann."pekik samuel.
"Alhamduli..lahh."ucap raina tersengal sengal.
"Tahan hon delapan anak lagi ingin melihat duani."suport samuel.
"Ngejen buu."ucap dokter
Oekkkk oekk
Oekkkk oekkk
Oekkkk oekkk
Oekkkk oekk
Oekkkk oekkk
Oekkkk oekk
Oekkkk oekkk
Tangisan delapan bayi pun menyaring yang mana membuat keluarga raina dan samuel bahagia.
"Alhamdulillah aku jadi nenee."pekik nyonya sinta dan shaqila.
"Aku jadi oma buyutt."pekik nene tuti
"Kita jadi uncell."pekik para pria.
"kita jadi kakee."pekik tuan max dan braham.
Ceklekkk
"Sam gimana?jenis kelamin apa saja anakmu?."tanya serempak.
"Pertama laki laki,kedua laki laki,ketiga juga laki laki,keempat perempuan,kelima juga perempuan,seterusnya laki laki."ucap samuel.
"Gimana keadaan raina?."tanya febrian,ya walaupun febrian sudah mempunyai orang yang dicintai sekarang,menghawatirkan adik apa salahnya.
"Tenang sayang raina baik baik saja."ucap gadis berperut buncit disamping febrian.
"Maaf tiara aku.."
"Aku mengerti,kau menghawatirkan raina kan?."tanya sang gadis bernama tiara lembut.
"Terimakasih aku mencintamu."ucap febrian.
Ya semenjak mendengar kehamilan raina,febrian pelan pelan melupakan raina,dengan cara pergi ke australia dan bertemu tiara,tiara adalah pelayan restoran diaustralia,karna kejadian naas yang membuat mereka seiring mempunyai rasa cinta.
"Raina tertidur,bentar lagi dipindahkan keruang VIP."ucap samuel.
Ceklekkk.
__ADS_1
Keluarlah 13 bayi yang sedang digendong oleh suster
"Woahh cucuku/keponakanku."pekik serempak.