![Gadis Mafia [Masa Perbaikan]](https://asset.asean.biz.id/gadis-mafia--masa-perbaikan-.webp)
Setelah berbincang-bincang dengan papa dan kakaknya, gadis berambuat panjang itu menuju ke kamarnya dan memulai mengerjakan PR nya. Emang sih, Elda suka banget mengerjakan tugas apalagi PR.
Ia mulai duduk di kursi belajarnya, "Sekarang PR matematika, yah?" tanya Elda menatap semua buku yang berada di atas mejanya.
Elda duduk di meja belajarnya dan mulai mengerjakannya. Satu jam kemudian Elda berhasil mengerjakan semua tugas yang di kasih oleh guru.
"Ahh ... akhirnya selesai juga," ucap Elda membereskan bukunya, kemudian berajak pergi ke kasurnya untuk merebahkan dirinya di atas kasur empuknya.
Elda memikirkan masa-masa sekolahnya yang menyedihkan dan gelap.
"Akhirnya aku dapat seorang teman, gak seperti dulu. Semua orang menjauh dariku," ucap Elda memikirkan kembali masa lalunya yang kelam.
_Flashback On_
••••
Gadis yang masih duduk di kelas 7 SMP dan tinggal bersama neneknya. Elda bersekolah di sana karena disuruh oleh orang tuanya. Karena neneknya sedang sakit parah.
Hidup neneknya tinggal 3 tahun lagi. Jadi, ia pun menyuruh cucunya untuk bersekolah pilihan neneknya itu. Elda hanya bisa pasrah karena ia tak dapat melihat wajah kecewa neneknya itu.
Ia juga memikirkan sahabatnya juga. Dia ingin satu sekolah dengan Sena, ia tidak bisa membantah kepada orang tuanya.
"Elda, jaga baik-baik dirimu, jangan sampai kamu buat masalah di hari pertama kamu sekolah," ucap Ibu Elda melihat anaknya di depan matanya yang sedang menunduk kecewa.
__ADS_1
"Iya ibu. Elda paham," balas Elda menurut sambil meneteskan air matanya. Karena ia harus pisah dengan sahabatnya.
"Sampai jumpa lagi, kak." Ucap Elda memeluk kakaknya yang sedang berdiri sambil memasukan kedua tangannya di saku celananya dan ia pun membalas pelukan gadis itu.
Gadis itu pun melepaskan pelukannya dan berjalan mendekati adik perempuannya. "Sampai jumpa lagi adik kecilku," ucap Elda memeluk Zeta yang masih berusia 2 tahun lebih muda darinya.
"Mama, tolong jaga Elda baik-baik, yah," ucap Ibu Elda kepada kedua orang tuanya.
"Iya nak, kami akan menjaganya," balas Nenek Elda yang tersenyum kepada anak perempuannya itu.
Mereka pun pergi ke rumahnya dan Elda bersiap-siap ke sekolah barunya dan berpakaian lengkap.
"Nek, Elda pergi dulu yah," ucap Elda berpamitan dengan neneknya di rumah tersebut sambil menyalim dan mencium punggung tangan neneknya itu.
Elda pun sampai di sekolah barunyabdan duduk di kursi kosong paling pojok, ia tak ingin banyak bicara bersama siswa-siswi yang lainnya.
"Oke, sekarang semua murid baru sudah pada datang. Pertama-tama aku akan memperkenalkan diri dulu. Namaku guru Rue sekaligus guru wali kelas kalian," jelas ibu guru tersebut memperkenalkan dirinya kepada seluruh murid-muridnya.
"Sekarang perkenalkan diri kalian masing-masing. Ibu mau tau semua nama kalian semua," lanjutnya tersenyum kepada semua muridnya.
Perkenalan pun tetap berjalan mengikuti alur posisi arah meja mereka. Hingga akhirnya Elda yang terakhir memperkenalkan dirinya kepada seluruh murid yamg berada di kelas tersebut.
"Yang disana silakan kedepan kelas untuk mempekenalkan dirimu," ucap Ibu guru menunjuk ke arah gadis yang sedang duduk di pojokan.
__ADS_1
Ia pun berdiri dan berjalan menuju ke depan kelas, "Perkenalkan namaku Elda Celeste, salam kenal semuanya," ucap Elda tersenyum kecil.
Perkenalan pun selesai dan beberapa bulan kemudian. Elda menjadi orang pintar di kelas nya dan begitu ia sampai jelas 3 SMP. Ia masih saja mendapat rangking pertama dan disitu lah Elda dibully.
Elda tidak menghiraukannya ia terus aja belajar, belajar, dan belajar. Elda selalu mendapat sampah di lokernya dan tasnya, emang sih, Elda dari kelas 1-3 tidak mempunyai teman sama sekali. Tapi, ia tidak memperdulikannya. Elda orangnya selalu sendirian semua guru menyukainya, ia sampai sampai masuk olimpiade tingkat SMP dan Elda berhasil keluar sebagai pemenang dengan peringkat 1 antar SMPz ia juga mendapat sertifikat. Neneknya sangat bangga dengan cucunya tersebut.
Kehidupannya di SMP pun berakhir. Kini Elda masuk ke SMA kelas 1, ia mendapat Beasiswa karena ia pintar.
Namun belum beberapa hari ia naik kelas ke kelas 2 kebakaran pun terjadi. Untung tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Elda hanya memiliki luka ringan dan langsung di bawa ke rumah sakit.
Sekolah nya ditutup ditutup untuk sementara dan disitu pula lah, neneknya menghembuskan napas terakhirnya. Elda pun pindah kesekolah yang ditempati oleh Gale.
•••••
_Flashback Off_
"Sungguh masa-masa yang sulit, yah?" guman Elda menutup matanya dengan meletakan lengannya di kedua matanya.
Ekspresi gadis dingin itu pun berubah. Gadis itu menangis karena mengingat masa lalunya itu dan sampai-sampai ia tertidur dengan posisinya tadi.
____________________
#TBC
__ADS_1