Gadis Mafia [Masa Perbaikan]

Gadis Mafia [Masa Perbaikan]
BAB 69


__ADS_3

HAPPY READING!


.


.


.


.


"Aiden lo dipanggil tuh!" ujar Ansel


"Suttt... diam lo!" balas Aiden masih menyembunyi 'kan muka nya dari pandangan Elda


"Dia nya, udah di hadapan lo tuh!" ucap Jack


Aiden tidak menyadari bahwa Elda sudah ada di hadapan nya, ia menutup matanya sejenak kemudian ia berhenti menyembunyi 'kan wajah nya dari Elda


"Eehm! ada apa, dingin?!" ucap Aiden berdiri tegak di hadapan Elda sambil memasukan kedua tangan nya di saku celana nya


"Pura-pura gak tau lo yah!" balas Elda


"Apa emang nya?" ucap Aiden


"Gue kesini, mau suruh lo layanin gue!" jawab Elda


"Oh!" balas Aiden singkat


"Tolong belikan gue jus kotak, dong!" lanjut Elda


"Uang nya?" ujar Aiden

__ADS_1


"Pake uang lo!" balas Elda


"Tapi--" ucapan Aiden terpotong


"Gak ada tapi-tapian, cepat belikan gue jus, gue udah kehausan nih!" ucap Elda menyuruh Aiden untuk membelikan nya jus pake uang nya sendiri


"Kasihan!" ucap Jack sambil mengeleng-geleng 'kan kepala nya


"Ketua geng kita, disuruh sama gadis dingin ini, Hahaha... gak percaya gue!" ucap Deven menertawakan Aiden


"Siapa lo bilang gadis dingin, hah? dasar kecoa!" ucap Elda menatap tajam Deven


Sontak membuat Deven terkejut dengan tatapan Elda karena tatapan itu seperti ingin membunuh orang tanpa menyentuh dan ia hanya menelan saliva nya


"Lo mau umur lo, pendek yah?" ucap Elda bertanya pada Deven dan masih menatap tajam Deven


"N-nggak mau!" balas Deven ketakutan


"Makanya diam!" ujar Elda


"Gue bukan psychopaht!!" ucap Elda seolah olah mengetahui isi hati Deven


Kok dia tau sih?(batin Deven lagi)


"Lo bisa tau sih? apa lo punya kemampuan telepati!" ucap Deven dan Elda hanya mengabaikan Deven


Note: Author lupa ngasih tau, kalau Elda dan Gale mempuyai kemampuan telepati... mereka bisa mendengar isi hati orang yang ingin ia dengarkan.


"Awas aja kalian!" ujar Aiden memberikan kepalan tangan kepada teman-teman nya tersebut kemudian ia kembali menoleh kearah depan lagi dan ia pun berjalan ke arah kantin


Dan Elda pun kembali menatap ke arah punggung Aiden yang sudah pergi jauh

__ADS_1


"Hei! bisa gak, gue minta nomor lo?" ucap Jack kepada Elda


"Nggak!!!" tegas Elda


"Hiks... hiks..." tangis Jack


"Huwaa... gadis ini jahat banget sama gue, hiks... hiks... huwaaa!" lanjut tangis jack


"Dasar cengeng!" ujar Elda


Untung di lorong tersebut tidak ada siswa-siswi yang berkeliaran di sana


Beberapa menit kemudian Aiden pun datang membawa 'kan jus kotak untuk Elda, dia berjalan santaiii banget kaya siput.


"Musang! cepat-cepat dong! jalan nya jangan kaya siput dong!" teriak Elda kepada Aiden


"Iya-iya, sabar napa! jarak kantin dari sini, jauh tau!" guman Aiden


"Lo lagi baca doa yah?" ucap Ansel


"Nggak tuh!" balas Aiden


"Nih!" Lanjut Aiden memberikan jus kotak tersebut pada Elda


"Kenapa lo lama sekali?" ucap Elda langsung mengambil jus tersebut dari Aiden


"Ada kemacetan di dijalan sama di kantin!" balas Aiden


"Mana ada macet!" ucap Ansel


"Udah, gue cabut dulu yah!" ucap Elda pergi sambil meminum jus kotak tersebut tanpa berterima kasih pada Aiden

__ADS_1


"Woi! terima kasih nya mana?!" teriak Aiden pada Elda tetapi Elda tidak mendengar teriakan Aiden, ia malah meneruskan langkah nya pergi


•🖤•🖤•🖤•


__ADS_2