![Gadis Mafia [Masa Perbaikan]](https://asset.asean.biz.id/gadis-mafia--masa-perbaikan-.webp)
HAPPY READING!
.
.
.
.
Elda dan Amora menyeret paksa Kaila keluar dari kantin, agar penghuni kantin tidak melihat aksi mereka berdua!(tapi bukan membunuh yah) Kaila hanya berjongkok dan berkata lepaskan gue sambil di tarik oleh kedua teman nya yang marah.
Elda menarik tangan kanan Kaila sedangkan Amora menarik tangan kiri Kaila dan ia hanya berjongkok sambil terseret oleh lantai akibat tarikan dari kedua teman nya tersebut
Yah, seperti anak kecil yang sedang menarik teman sambil berjongkok baru teman kita menarik tangan kita
"Lepaskan gue! gue gak mau di bunuh sama kalian!" teriak Kaila tetapi kedua teman nya tersebut hanya menatap Kaila tajam
"Diam!! suruh siapa lo melawan kami!" ucap Elda
"Gue mohon, jangan bunuh gue!" balas Kaila Sendu
"Siapa bilang kita akan membunuh lo? kita gak akan bunuh lo kok!" tanya Amora
"Terus? kalian mau bawa gue kemana?" balas Kaila kaget
__ADS_1
"Melempar lo ke jurang!!" ucap Amora
"Iya, terus kita jatuhkan lo dari jurang tersebut, setelah itu kita akan tertawa bahagia! Huahahaha!!" ucap Elda sambil tertawa psychopath
"Hah? gue nggak mau, gue nggak mau mati dulu. gue belum kawin, belum bahagia, dan belum lulus sekolah!" ucap Kaila merenggek agar ia tidak dibunuh dengan wajah ketakutan
"Hahaha... muka lo lucu banget kalau ketakutan! kita cuman bercanda kok, kita mau ngasih lo pelajaran!" ucap Elda
"Cara nya sopan santun!" sambung Amora
●●●●
Aiden pun berjalan di lorong sebelah, bersama teman-teman nya, pipi nya di kasih kapas, bersama teman-teman nya. ia melihat ke arah Elda dan kedua teman nya tersebut.
Elda pun menoleh ke arah mereka berempat sambil berwajah datar dan menatap sinis mereka berempat
Jack terkejut dengan tatapan Elda dan langsung bersembunyi di belakang Aiden
"Oh! hai pelayan!" ucap Elda menyapa sambil mengangkat tangan nya setinggi dada kepada Aiden dengan wajah datar, suara dingin, mengejek Aiden
"Heh?" ucap Aiden bingung dan beberapa saat kemudian ia pun sadar apa yang dimaksud Elda kepada nya
"Woi! Bangs*t, berani nya lo manggil gue pelayan!" ucap Aiden dengan emosi meledak dan ingin menghampiri Elda, tapi untung nya Jack dan Ansel berhasil menahan kedua tangan Aiden
"Hahaha... kejar kalau bisa!" ucap Elda sambil mengeluarkan lidah nya dan menurunkan mata bawah nya menggunakan jari nya menghadap Aiden
__ADS_1
Elda pun pergi secepat kilat, sambil menarik tangan Kaila hingga ia tertarik lebih cepat dan melayang
"Berani-berani nya lo meledek gue! liat aja nanti gue akan membalas perbuatan lo!" ucap Aiden memberontak tapi itu sia-sia karena kedua teman nya tersebut menahan Aiden dengan sekuat tenaga
"Tenang Aiden, dia cuman bercanda!" ucap Deven menahan tubuh Aiden dari depan
"Bagaimana gue bisa tenang, kalau si dingin itu mengejek gue!" ucap Aiden semakin menjadi-jadi
"Tarik napas panjang!" ucap Deven yang ingin menenangkan hati Aiden yang panas
Aiden pun menarik napas panjang sambil menutup matanya
"Terus keluarkan!" ucap Deven menghembuskan napas nya
"Fuhh..." ucap Aiden menghembuskan napas
Jack dan Ansel pun melepaskan kedua tangan Aiden karena mereka merasa Aiden sudah tenang
"Lo sudah tenang?" tanya Jack
"Iya!" jawab Aiden
"Bagus!" ucap Ansel
•🖤•🖤•🖤•
__ADS_1