Gadis Mafia [Masa Perbaikan]

Gadis Mafia [Masa Perbaikan]
BAB 76


__ADS_3

HAPPY READING!


.


.


.


.


Ini adalah hari keempat Aiden menjadi pelayan Elda, ia sangat kewalahan akibat perintah Elda kepada Aiden secara bertubi-tubi


"Elda, lo gak kasihan sama Aiden?" tanya Amora


"Buat apa kasihan sama sih musang itu?" jawab Elda


"Sungguh terlalu!" ucap Kaila


"Biarin!" ketus Elda


Aiden pun tampak kewalahan, ia tak ingin bertemu dengan Elda, karena ia tak ingin di perintah sana sini. ia hanya duduk di kursi sambil membaringkan kepalanya di atas meja


"Woi, Aiden!" panggil Ansel


"Mmm..." ucap Aiden mendehem sambil menoleh kearah ketiga teman nya tersebut dengan tatapan sinis


"Lo, kenapa?" tanya Jack


"Jangan ditanya, kenapa gue jadi begini!" jawab Aiden dengan nada pelan


"Emang, kenapa lo bisa jadi gini?" tanya Deven

__ADS_1


"Kalian pura-pura, gak tau yah?" bentak Aiden dengan nada tinggi dan mereka bertiga hanya mengangguk, Aiden pun menampar wajah nya menggunakan tangan nya


"Gue cape, disuruh sama beruang kutub itu, belum juga beberapa menit dia menyuruh gue, eehh... dia nyuruh gue lagi!" lanjut Aiden


"Ohhh..." ucap mereka bertiga secara bersamaanp


"Oh, aja kalian katakan? semua tubuh gue sekarang sudah mati rasa tau!" ucap Aiden


"Hahaha... kasihan banget nasib leader kami ini!" guman Ansel


"Apa yang lo, katakan?" ucap Aiden mendengar Ansel berguman sesuatu


"Eh? gue cuman bilang... istirahatlah, jangan sampai cewek itu menemukan lo!" jawab Ansel bohong


Belum juga beberapa menit Ansel membicarakan Elda! suara teriakan Elda sudah terdengar di lorong kelas nya yang sedang memanggil nama Aiden


"Musang! lo dimana?" panggil Elda sambil teriak


"Gawat, dia semakin mendekat! cepat sembunyi!" ucap Jack menyuruh Aiden bersembunyi


Elda pun sampai di ambang pintu kelas nya


"Kalian liat Aiden, gak?" ucap Elda dengan nada dingin


"K-kami nggak melihat nya dari tadi, hehehe!" ucap Jack gugup sambil tertawa paksa


"Oh!" ucap Elda singkat kemudian ia pergi


"Fiuh..." ucap mereka bertiga lega


"Oh, iya!" ucap Elda tiba-tiba muncul kembali di ambang pintu dan membuat meteka bertiga kaget sempurna

__ADS_1


"A-a-apa?" tanya Jack gugup


"Kalau kalian melihat, musang itu... tolong beritahu gue yah! jika tidak...." ucap Elda dingin sambil tersenyum sedikit


"Baiklah!" ucap mereka bertiga


"Anak pintar!" ucap Elda pergi meninggalkan kelas untuk menuju ke kantin


Itu anak, benar-benar psychopath! (batin Deven)


"Gue bukan psychopath!!!" teriak Elda mendengar isi hati Deven dan membuat mereka berempat kaget


"Lo ngomongin dia lagi, di dalam hati?" tanya Ansel dan Deven hanya mengangguk


"Hadeh! woi Aiden, keluarlah! orang nya udah pergi!" ucap Ansel


"Benarkah? fiuh..." ucap Aiden lega


"Sumpah serem banget, wajah dia pas marah!" ucap Jack


"Hahaha... bilang aja lo masih takut, sama sih dingin itu!" ucap Ansel


"Mana ada!" ketus Jack


Skip pulang sekolah, Elda dan kedua teman nya berada di depan pintu gerbang sekolah, mereka bertiga sedang membicarakan sesuatu sebelum mereka pulang


"Kalian berdua jangan kaki?" tanya Elda


"Iya, rumah kami berdekatan. lagipun jarak antara sekolah sama rumah kami dekat kok!" ucap Amora


"Oh, oke hati-hati di jalan!" ucap Elda

__ADS_1


"Makasih!" ucap Amora dan Kaila bersamaan


•🖤•🖤•🖤•🖤•


__ADS_2