
Riefky telah tiba di Lobby apartemen The E ia menyerahkan kunci mobilnya pada yang bertugas di bagian Valet parking dan menyuruh Lisa untuk keluar sendiri dengan memerintahkannya melalu jari telunjuknya.
Lisa menurut saja karna ia takut Riefky akan semakin merah jika Lisa membantah. Lisa mengikuti langkah kaki Riefky menuju lantai 17, lantai dimana letak kamar Riefky.
Riefky men-tap kartu aksesnya untuk masuk ke dalam, setelah pintu terbuka Riefky menyuruh Lisa untuk masuk duluan melalui ekor matanya yang seperti berkata "Cepat masuk." Lisa mengikuti langkah kaki Riefky kemanapun ia melangkah sampai tibalah mereka masuk ke dalam kamar pribadi Riefky.
"Katakan padaku kenapa kamu membohongiku? Apa kamu ini adalah wanita pembohong yang suka menggoda laki-laki kaya dan belagak polos dengan wajah munafik kamu ini?" tanya Riefky kesal sambil mencengkram wajah Lisa dengan satu tangannya.
"Apa maksudmu soal pekerjaan aku kak? Aku benar-benar minta maaf telah membohongi kakak karena aku takut kalau aku jujur kamu akan menjauhiku begitu saja." kata Lisa menunduk tidak berani menatap mata Riefky yang sedang marah.
"Apa kamu hanya ingin aku menerimamu dengan kebohongan yang kamu ciptakan ini? kamu pasti tidak tahu kalau aku sangat membenci wanita yang bekerja sebagai SPG rokok." kata Riefky dengan suara lantang.
"Kenapa kamu harus membenci SPG rokok kak?" tanya Lisa.
"Karena mereka adalah para wanita murahan yang sudah menghancurkan aku." jawab Riefky masih dengan suara tenang tapi tetap dengan nada yang kesal.
"Jangan pernah berfikir bahwa semua orang itu sama kak, karena tidak semuanya yang bekerja menjadi SPG rokok itu murahan, atau mungkin sifat laki-laki saja yang salah mengartikan cara mereka menawarkan rokok." ucap Lisa.
"Jangan pernah mengira bahwa semua ini salah aku, jelas semua ini salah wanita murahan itu yang selalu menggoda aku sampai menghancurkan hubunganku dengan kekasihku 7 tahun yang lalu." kata Riefky.
"Apa maksud kamu?" tanya Lisa semakin penasaran.
__ADS_1
"Kamu tidak perlu tahu apa maksudku, yang pasti aku akan memberikan kamu pelajaran karena telah berani membohongiku." kata Riefky dengan nada mengancam.
"Tolong jangan marah kak aku terpaksa berbohong karena aku takut kakak akan menjauhiku karena masalah pekerjaanku, tapi aku berjanji dalam waktu dekat ini aku akan resign." ucap Lisa memohon dengan seluruh badan yang sudah gemetaran karena takut.
"Kenapa kamu sampai rela berkorban akan resign setelah kebohongan kamu ini terbongkar?" tanya Riefky dengan tatapan mata yang mematikan m
"Karena aku mencintaimu." jawab Lisa tegas.
"Kamu fikir aku akan percaya dengan ucapanmu setelah kebohongan ini aku ketahui?" tanya Riefky.
"Kamu harus percaya kak, aku benar-benar mencintaimu." jawab Lisa sambil menahan Isak tangisnya.
"Apa kamu masih virgin?" tanya Riefky yang mengejutkan Lisa.
"Aku hanya ingin tahu seberapa kuat kejujuran kamu Lisa." jawab Riefky.
"Tapi kamu tidak harus bertanya seperti ini kak, jangan samakan aku dengan wanita yang kamu benci. Aku sudah bilang semua orang tidak bisa disamakan dari segi apapun." ucap Lisa berteriak karena kesal.
"Bagaimana mungkin aku tidak menyamakan kalian, pekerjaan kalian saja sama." kata Riefky sambil tersenyum sinis. "Kamu tidak berani menjawab karena kamu sudah rusak bukan?" tanya Riefky melepaskan cengkramannya pada wajah cantik Lisa dan menyisakan kemerah-merahan.
"Kamu benar-benar keterlaluan kak, kalau kamu tidak percaya denganku lebih baik kita akhiri saja hubungan kita." kata Lisa sambil berlari menuruni tangga karena ingin pulang.
__ADS_1
"Berapa banyak laki-laki di luar sana yang sudah menyentuhmu?" pertanyaan Riefky mengehentikan langkah kaki Lisa.
"Kurang ajar kamu kak." ucap Lisa berbalik badan lalu berlari ke arah Riefky dan menamparnya dengan sangat keras.
"Sudah aku bilang jangan samakan aku dengan wanita yang kamu benci." teriak Lisa dengan sekuat tenaga membuang suara.
Riefky yang sudah tersulut emosi tiba-tiba menggendong tubuh Lisa menuju ranjangnya dan membanting tubuh Lisa dengan sangat kasar. Riefky membuka kancing kemejanya lalu membuangnya ke sembarang arah dan langsung menindihi tubuh Lisa.
"Kamu mau apa kak jangan macam-macam atau aku akan berteriak." kata Lisa panik saat melihat Riefky telah menindih tubuhnya.
"Berteriaklah sekeras-kerasnya orang lain tidak akan ada yang mendengar. Aku harus memberimu hukuman karena kamu telah berani membohongiku dan menamparku barusan." kata Riefky sambil merobek dress yang dikenakan oleh Lisa dan membuangnya ke sembarang arah.
"Jangan lakukan itu kak, aku mohon." ucap Lisa dengan berurai air mata dan gemetar.
"Sudah terlambat Lisa." ucap Riefky dan melakukan aksinya.
Lisa menjerit kesakitan saat merasakan sentuhan Riefky yang sangat kasar, Lisa menangis memohon agar Riefky melepaskannya, Lisa memberontak tapi sama sekali tidak dihiraukan oleh Riefky.
"Hilang semua janji yang sudah aku ucapkan didepan Mama dan Ayah, hilang semua mimpi-mimpi indah tentang aku yang hanya ingin memberikan semuanya untuk suamiku nanti." tangis Lisa dalam hati.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1
TBC