
Riefky telah tiba di rumah sakit E dan bertemu dengan Derry. "Derry apa Lisa sudah sadar?" tanya Riefky to the point.
"Belum Ki Lisa masih belum sadar, tadi dokter bilang kemungkinan besar Lisa mengalami amnesia sementara akibat benturan keras yang menghantam tepat di kepalanya pada saat kejadian kemarin." jelas Derry dengan raut wajah putus asa.
Riefky terkejut mendengar penjelasan Derry, ia sama sekali tidak menyangka bahwa kejadiannya akan sefatal ini, Riefky merutuki dirinya sendiri.
"Kiki andaikan Lisa mengalami amnesia jangan paksakan dia untuk mengingat semuanya, aku sangat berharap Lisa tidak mengingat kenangan buruknya bersamamu." kata Derry.
"Aku pun berharap yang sama semoga Lisa melupakan semua tentangku." kata Riefky bersedih.
"Ki tolong kamu urus semua hal yang berkaitan dengan masa lalu Lisa dan kamu untuk disembunyikan rapat-rapat dari media agar mereka tidak mengangkatnya dikemudian hari ketika Lisa membuka mata, karena aku takut jika Lisa mengingat semuanya malah akan menggangu mentalnya." kata Derry.
Riefky semakin bersedih saat mendengar perintah dari Derry, sungguh tidak ada harapan lagi untuknya bisa bersama Lisa kembali.
"Aku akan berusaha untuk mengurusnya, aku pamit Derr." ucap Riefky lesu.
Riefky pergi meninggalkan rumah sakit dengan letih saat mendengar Lisa masih belum sadar dan kemungkinan mengalami amnesia, itu tandanya Lisa tidak akan mengingat semua tentang Riefky dan 0membuatnya sedih.
*****
Lokasi shooting
Riefky duduk di ruangannya tanpa menyapa ataupun menoleh pada semua yang memperhatikannya semenjak turun dari mobil. Suasana hati Riefky sangat kacau balau efek penyesalannya yang tak berujung Ia tidak menginginkan perpisahan antara dirinya dan Lisa, Ia bermimpi bisa menikahi Lisa dan bahagia selamanya, sungguh penyesalan selalu datang terlambat.
Bayu menghampiri Riefky untuk bicara serius.
"Akhirnya kebusukan Lo terungkap juga Ki, gue bersyukur Lisa gak jadi nikah sama laki-laki pengecut kaya Lo." ketus Bayu.
"Oh jadi Lo yang kasih tahu Lisa dan ajak dia ke apartemen gue kemarin? Mau Lo apa sih Bay ikut campur urusan gue?" tanya Riefky emosi.
"Gue mau Lisa bahagia dan gue gak akan biarin Lisa sakit hati karena Lo khianati terus menerus." jawab Bayu tersenyum sinis.
Bayu berlalu pergi meninggalkan Riefky karena Bayu sudah sangat jijik melihat wajah pengkhianat seperti Riefky.
Ponsel Riefky berdering, ia mendapatkan panggilan dari Rina yang memotret prewedding beberapa hari yang lalu.
"Hallo Rin ada apa?" tanya Riefky.
__ADS_1
"Riefky kenapa aku hubungi Lisa tidak terhubung terus ya? Kemana perginya dia?" jawab Rina dan bertanya karena penasaran.
"Lisa lagi di rumah sakit Rin, kemarin dia kecelakaan dan sampai saat ini masih belum sadarkan diri." jawab Riefky sedih.
"Ya Tuhan semoga Lisa segera sadar, kamu yang sabar ya Ki." kata Rina berbelasungkawa.
"Thank Rin, oh ya boleh kirimin nomer Jennie?" tanya Riefky.
"Jennie sahabat Lisa waktu SMA maksud kamu." kata Rina.
"Ya aku butuh nomer dia untuk membicarakan sesuatu yang penting tentang Lisa." kata Riefky.
"Oke akan aku kirim, aku tutup telponnya ya Ki, aku akan datang bersama Jenn untuk menjenguk Lisa." kata Rina dan menutup panggilannya.
Rina segera mengirim nomer Jenn yang diminta oleh Riefky. Saat Riefky sudah mendapatkannya Ia segera menghubungi Jenn.
*****
Dua hari kemudian Lisa mulai tersadar dari tidur panjangnya dan memanggil nama Mama dan Leo.
Derry yang sedang tertidur di atas sofa seketika tersentak saat mendengar suara Lisa dan berjalan menghampiri Lisa dengan semangat.
"Lisa akhirnya kamu sadar juga, aku sudah sudah menunggumu bangun dari kemarin." kata Derry sambil memeluk tubuh Lisa.
"Lepasin, siapa kamu? Kenapa kamu ada disini ? dan kenapa aku ada disini? Mana Mama Rose?" tanya Lisa sederet.
Derry kembali teringat kata-kata dokter kemarin bahwa Lisa kemungkinan besar mengalami amnesia dan Lisa tidak akan mengenali Derry.
"Lisa ini aku Leo teman masa kecilmu, apa kamu masih ingat aku." jawab Derry lirih.
"Tidak mungkin kamu kak Leo karena dia sudah meninggal karena kecelakaan pesawat." jawab Lisa menangis.
"Sungguh aku Leo, ini buktinya aku adalah Leo teman masa kecilmu, dulu aku adalah orang yang sering kamu kerjain , selalu kamu suruh mengerjakan PR PR kamu dan kamu selalu manja denganku saat Mama Rose memarahi kamu karena kamu malas belajar." kata Derry sambil menunjukkan kalung pemberian Lisa dulu.
"Kamu beneran kak Leo? Aaaaaa aku bahagia sekali bisa bertemu dengan kamu kak." kata Lisa sambil memeluk Derry saking senangnya.
Derry mulai menceritakan kronologis dan kenyataan yang sebenarnya terjadi saat berita kecelakaan pesawat tersebar dimana-mana dan Lisa memahami Derry yang tidak pernah datang ke Indonesia untuk menemui Lisa.
__ADS_1
"Dimana Mama? Apa aku berada di rumah sakit?" tanya Lisa kembali.
"Mama ada di rumah dan saat ini kamu sedang dirawat di Rumah Sakit pasca kecelakaan empat hari lalu, sebab itu kamu lupa dengan aku, padahal kemarin-kemarin kamu sudah ingat dan bekerja sama denganku." jawab Derry.
"Maksud kakak aku lupa ingatan? Kok bisa?" tanya Lisa kembali.
"Iya kamu amnesia sementara karena mengalami benturan yang sangat keras dibagian kepala kamu saat kecelakaan lalu." jawab Derry dengan sabar.
"Kok aku bisa kecelakaan kak? Plis kasih tahu aku dengan detail karena aku sangat ingin tahu dan ingin mengingat semuanya kembali."' tanya Lisa yang sangat penasaran.
"Kamu nyebrang gak lihat-lihat jalan jadi ditabrak sama pemuda tampan." jawab Derry berbohong.
Derry sudah bertemu dengan Bayu dan Rayhan pemuda yang menabrak Lisa kala itu dan Derry tidak ingin memproses secara hukum karena pengakuan dari saksi mata mengatakan bahwa Lisa yang sengaja menabrakan dirinya ke mobil yang sedang melaju kencang.
"Siapa kak pemudanya?" tanya Lisa.
"Kepo deh, sudah nanti lagi kita bicarakannya saat kamu sudah sembuh, yang terpenting kamu sehat dulu." ucap Derry.
Saat mereka sedang mengingat-ingat masa kecil mereka tiba-tiba datang seorang dokter dan dua orang suster untuk mengecek keadaan Lisa.
"Selamat pagi Nona Lalisa Meira, syukurlah anda sudah sadar. Bagaimana perasaan anda pagi ini? Bagian mana yang sakit?" tanya dokter Amelia yang begitu ramah.
"Pagi dok, hanya bagian kepala saja dok yang agak sakit sedikit." jawab Lisa.
"Mana ada sakit sedikit, sakit ya sakit." sindir Derry ketus.
Dokter dan suster yang mendengar ucapan Derry hanya mampu tersenyum lebar. Setelah selesai dengan pemeriksaan terhadap Lisa sang dokter pamit undur diri.
"Kak Leo tadi kata dokter aku boleh pulang 3 hari lagi, aku senang sekali sebentar lagi akan bertemu dengan Mama dan Aji." ucap Lisa bahagia.
"Kamu tenang saja hari ini kamu akan bertemu mereka, karena nanti siang mereka akan kemari untuk menjenguk kamu." kata Derry.
Mata Lisa berbinar senang, dia sangat sangat merindukan Mama dan adiknya yang entah sejak kapan tidak bertemu.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
TBC
__ADS_1