Gagal Menikah Muda

Gagal Menikah Muda
Meirose memutuskan untuk pergi


__ADS_3

"Benar kata laki-laki tadi, seharusnya aku sudah pergi dari sini agar hatiku tidak berharap kembali pada Derry yang tidak akan pernah jatuh hati padaku karena dihatinya hanya ada Lisa seorang. Padahal tadi aku sangat merasa Derry mulai memperlakukan aku begitu baik dan aku merasa Derry memberikan aku kehangatan yang begitu tulus dari hatinya, tapi tidak mungkin Derry mulai membuka sedikit hatinya untukku." batin Meirose sedih.


Meirose mulai memikirkan bagaimana langkah selanjutnya agar ia bisa move on dari Derry laki-laki idamannya saat di New York dulu, bahkan sampai dengan sekarang ini hatinya masih sangat mengharapkan Derry bisa menjadi pendamping hidup untuk Meirose selamanya.


"Mungkin Derry sengaja mengusirku agar kembali ke Korea karena dia tidak ingin aku mengganggu waktunya bersama Lisa, Hem baiklah aku mengerti sekarang bahwa cinta tidak bisa dipaksakan, aku akan berusaha menutup hatiku yang sudah terlanjur aku siapkan hanya untuk Derry, lebih baik aku kembali ke Korea agar aku bisa belajar melupakan Derry secara perlahan." batin Meirose sedih.


"Hai gadis cantik." sapa Meirose pada Shasa yang sedang terduduk lemas sambil memegangi perutnya.


"Ada apa kak?" tanya Shasa.


"Aku titip pesan pada Derry ya, aku akan terbang ke Korea malam ini. Sampaikan pesanku padanya jika dia sudah sadar nanti agar dia tidak perlu repot mencariku." ucap Meirose.


"Iya akan aku sampaikan, pergilah." jawab Shasa.


Meirose tidak berani untuk berucap lagi saat tahu bahwa gadis yang ia ajak bicara tidak meresponnya dengan baik, Meirose memutuskan segera pergi ke ruangan Lisa untuk berpamitan lalu pergi ke bandara dengan suasana hati yang sangat sedih.


"Terimakasih ya cantik, aku pamit." ucap Meirose dan berlalu pergi.


Setibanya di dalam ruangan Lisa, Meirose melihat Riefky mencium kening Lisa kilas dan Meirose sengaja berdehem untuk memberi kode bahwa saat ini mereka tidak hanya berdua di ruangan rawat inap.

__ADS_1


"Ehemmm." dehem Meirose.


"Hei kamu ngapain ada disini?" tanya Riefky terkejut.


"Aku mau pamitan sama Lisa karena aku akan kembali ke Korea malam ini." jawab Meirose sedikit gugup.


"Kak Meirose kenapa kamu pergi ke Korea? Apakah kamu tidak betah berada di sini?" tanya Lisa.


"Lisa aku pamit ya, aku tidak ingin mengganggu pembicaraan wanita." ucap Riefky berpamitan.


"Iya kak, salam untuk Shasa ya." ucap Lisa sambil melambaikan tangannya.


"Kak jawab aku, kenapa kamu pergi bukankah kamu baru sehari berada disini?" tanya Lisa kembali.


"Aku harus pergi ke Korea karena ada urusan pekerjaan disana." jawab Meirose bohong sambil berjalan menghampiri Lisa.


"Lisa siapa laki-laki tadi? Kenapa kalian terlihat seperti sepasang kekasih?" tanya Meirose penasaran.


"Dia adalah Riefky Adrian kak, kata dia aku adalah sahabatnya dan kami baru bersahabat 1 tahun belakangan ini dan aku sama sekali tidak mengingat dia." jawab Lisa.

__ADS_1


"Kata Derry kamu punya kekasih, atau jangan-jangan dia kekasih kamu tapi kamu tidak mengingatnya karena kamu lupa ingatan?" ucap Meirose tampak berfikir.


"Entahlah kak aku sama sekali tidak mengingat siapa laki-laki tadi, tapi aku merasa nyaman saat berada di dekatnya." ucap Lisa sedih.


"Sudah kamu tidak perlu sedih, aku akan membantumu mencari tahu siapa laki-laki tadi, oke." ucap Meirose sambil merangkul pundak Lisa agar tidak bersedih lagi.


"Bagaimana kamu ingin membantuku? Kamu saja akan kembali ke Korea." ucap Lisa memanyunkan bibirnya.


"Satu Minggu lagi aku akan show bersama grup BP di Jakarta, kamu datang ya dan kita akan bertemu disana." kata Meirose.


"Benarkah? Aku pasti datang kalau kamu undang kak." ucap Lisa ambil memeluk tubuh Meirose.


Meirose merasa Lisa adalah gadis yang baik hati dan humble, terlihat dari cara Lisa yang begitu menyambut Meirose dengan sangat baik.


Meirose dan Lisa berbincang-bincang mengenai Derry dan Lisa menceritakan masa kecilnya saat bersama Derry dulu. Meirose tersenyum bahagia saat mengedarkan cerita Derry dari mulut Lisa, apalagi saat Lisa mengatakan bahwa Lisa menganggap Derry hanya sebagai kakak laki-lakinya tidak lebih.


Waktu sudah menunjukkan pukul 19.30 dan Meirose berpamitan pada Lisa, lalu ia meninggalkan rumah sakit menuju bandara Soeta Jakarta seorang diri, Meirose tidak mengambil semua barang-barang yang ia beli tadi siang bersama Derry, ia sengaja meninggalkannya di mobil Derry agar ia tidak teringat kembali kenangan indah yang diciptakan oleh Derry dengan begitu sempurna di ingatan Meirose.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


TBC


__ADS_2