
Lisa dan Riefky telah selesai dengan urusannya di mall, lalu mereka menuju taman kota untuk menceritakan masa lalu Riefky yang sangat membuat Lisa penasaran.
Sesampainya di taman kota Riefky mengajak Lisa untuk duduk di bangku taman dan memberikan 1 cup minuman yang sengaja Ia beli di mall tadi.
"Ceritakan semuanya secara terbuka ya sayang biar aku tidak penasaran lagi." ucap Lisa sambil menggenggam tangan Riefky yang duduk disebelahnya.
"Aku akan menceritakan semuanya tanpa ada yang ditutup-tutupi. Dulu aku dan Sahara pacaran dan saat SMA dulu kami terlibat pergaulan bebas bersama teman-teman kami. Setelah menjalani hubungan selama 6 bulan Sahara memberitahu aku kalau dia hamil anakku dan memintaku bertanggung jawab atas kehamilannya, aku yang sangat mencintainya bersedia bertanggung jawab atas Sahara dan bayiku tapi kami berdua sepakat untuk merahasiakan rahasia kehamilan Sahara pada keluarga kami saat itu. Aku mengajak Sahara tinggal di apartemenku setelah lulus sekolah dan aku berjanji akan menikahinya saat bayi kami sudah lahir, tapi takdir berkata lain Sahara dan bayiku mengalami kecelakaan mobil di tol S saat Sahara dan aku bertengkar karena wanita BA rokok yang selalu menggodaku hingga Sahara salah paham saat itu dan tidak ingin mendengarkan penjelasan aku sama sekali hingga dia pergi dalam keadaan emosi dan mengalami kecelakaan hebat hingga mengakibatkan nyawa Sahara dan bayiku tidak bisa di selamatkan. Aku sangat sedih kehilangan Sahara dan calon bayiku padahal aku dan Sahara sudah membeli beberapa keperluan untuk bayi kami saat terlahir ke dunia nanti dan sudah menyiapkan satu nama yang melambangkan cinta kita abadi, sejak kehilangan Sahara 7 tahun lalu tidak ada wanita yang bisa menggantikan posisinya di hatiku kecuali, kamu." Cerita Riefky singkat dan melanjutkan lagi ceritanya yang semakin detail pada Lisa, (tanpa ingin memberi tahu pembaca novel ini).
__ADS_1
"Ya ampun kasihan sekali kak Sahara harus mengalami kejadian naas seperti itu, aku turut berduka atas kepergiannya dan calon bayimu kak. Semoga kejadian 7 tahun lalu bisa menjadi pelajaran hidup untuk kamu kedepannya agar selalu bisa menjaga perasaan pasangan kamu." kata Lisa tersenyum manis.
Riefky hanya terdiam tidak mampu membalas senyuman Lisa karena sebenarnya saat ini Ia melakukan kesalahan kedua dengan menghamili Shasa tapi tidak berniat untuk bertanggung jawab.
"Lalu apakah butik Sahara adalah butik miliknya?" tanya Lisa.
"Ya, Butik Sahara adalah butik yang sangat dimimpikan olehnya, saat sekolah dulu Sahara mengambil jurusan tata busana. Dia sangat suka mendesain baju-baju dengan gambarannya sendiri lalu dia tuangkan melalui karya tangannya sendiri dengan mesin jahit hingga menghasilkan sebuah baju yang sangat sempurna, saat usia kehamilannya yang menginjak usia 4 bulan aku memberikannya hadiah sebuah butik yang bernamakan dengan namanya sendiri dan dia selalu bekerja dengan semangat untuk menghasilkan baju-baju hasil karyanya sendiri yang selalu terlihat elegan di setiap mata yang memandang." jelas Riefky.
__ADS_1
"Dulu aku bangga padanya sekarang aku bangga padamu." kata Riefky sambil mencium punggung tangan Lisa.
Lisa memberikan semangat move on untuk Riefky agar bisa mengikhlaskan kepergian Sahara dan mulai menjalankan masa depan tanpa menoleh ke belakang, biarkanlah masa lalu menjadi kenangan yang kita simpan rapat-rapat didalam hati.
Kini Lisa sudah mengetahui cerita masa lalu Riefky dan tidak akan mengungkitnya kembali di kemudian hari saat mereka menjalani bahtera rumah tangga.
Riefky mengajak Lisa untuk pulang karena hari sudah hampir malam. Sesampainya di rumah Riefky disambut oleh Mama Rose yang sudah menunggunya sedari tadi karena ingin membicarakan sesuatu hal yang sangat penting.
__ADS_1
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
TBC