
Lisa bangun dari ranjangnya dan segera turun menuju ruang tamu untuk melihat siapa tamu yang Mamanya maksud.
"Bayu kamu ngapain pagi-pagi begini ke rumah aku?" tanya Lisa heran melihat tamu yang Mama maksud adalah Bayu.
"Eh Lisa aku mau ngajak kamu ke suatu tempat dan aku harap kamu tidak menolak ajakan aku." kata Bayu sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Kemana Bay? Apa tidak bisa siangan dikit? Aku baru bangun tidur dan belum mandi juga." tanya Lisa.
"Ini urgent Lisa, ini soal Riefky." jawab Bayu.
Lisa yang mendengar nama Riefky di sebut sekita hatinya merasa gelisah. "Ada apa dengan Riefky? Apa terjadi sesuatu padanya?" tanya Lisa panik.
"Sana kamu ganti baju dan cepat ikut dengan aku." kata Bayu.
Lisa segera naik ke kamarnya kembali untuk mengganti pakaiannya tanpa mencuci muka apalagi mandi. Setelah selesai Lisa turun menemui Bayu dan menarik tangan Bayu menuju keluar rumah.
"Ayo Bayu cepetan, aku gak mau terjadi sesuatu sama calon suamiku." teriak Lisa.
Mama Rose yang mendengar teriakan Lisa ikut panik dan berlari ke arah Lisa.
"Lisa apa yang terjadi sama calon mantunya Mama?" tanya Mama Rose panik.
"Lisa juga gak tahu Ma, ini Lisa mau lihat keadaan kak Riefky sama Bayu buru-buru. Lisa berangkat ya Ma." pamit Lisa dan segera menaiki mobil Bayu.
Ditengah perjalanan...
__ADS_1
"Bayu kasih tahu aku apa yang terjadi dengan Riefky?" tanya Lisa kembali.
"Lisa aku akan menceritakan semuanya sama kamu tapi aku mohon jangan sampai kamu shock dengar cerita dari aku ini." jawab Bayu ragu.
"Iya kamu ceritain semuanya sama aku sekarang juga tanpa ada yang ditutup-tutupi Bay." kata Lisa semakin cemas.
"Shasa hamil anak Riefky." ucap Bayu lirih berharap suaranya tak terdengar oleh Lisa.
Lisa mendengar ucapan Bayu seketika detak jantungnya berhenti.
"Jangan bercanda Bay. Sumpah ini gak lucu sama sekali tahu gak." ucap Lisa dengan suara getir.
"Aku serius Lisa dan aku akan ajak kamu ke apartemen Riefky untuk buktiin langsung sama kamu karena kemarin di lokasi shooting aku dengar Riefky menelpon seseorang dan dia menyebutkan namanya juga nama Shasa terus dia bilang besok acaranya di apartemennya jam 09.00 pagi." kata Bayu sejujur-jujurnya.
Lisa hanya terdiam dan kembali memikirkan mimpinya yang semalam. Lisa masih belum percaya dengan kata-kata Bayu karena bisa saja Bayu mengarang cerita hanya untuk memisahkan Lisa dan Riefky.
"Lisa dengarkan aku, apapun yang kamu lihat nanti Plis kamu harus kuat dan jangan memperlihatkan kelemahan kamu pada mereka berdua, nanti yang ada mereka malah bahagia melihat kamu hancur di atas kebahagiaannya." ucap Bayu sambil menggenggam telapak tangan Lisa dengan sangat erat.
Setelah satu jam menempuh perjalanan dari rumah Lisa menuju apartemen Riefky yang dibumbui dengan kemacetan, akhirnya mereka sampai.
Lisa turun dengan segudang kegelisahannya dan Bayu menghentikan langkah Lisa.
"Lisa kita gak bisa masuk apartemen Riefky kalau kita gak punya kartu akses untuk masuk ke dalamnya. Ayo kita temui dulu manager apartemen ini." ajak Bayu menggenggam erat tangan Lisa.
"Tunggu Bay aku hubungin kak Derry dulu sebentar." ucap Lisa dan mengeluarkan ponselnya lalu menghubungi Derry.
__ADS_1
"Hallo kak Derry ini aku Lisa pakai nomer baru, kak kamu ada dimana?" tanya Lisa tanpa basa-basi.
"Aku ada di apartemen, apa kamu mencariku?" tanya Derry dengan perasaan senang.
"Aku butuh pertolonganmu kak, bantu aku untuk masuk ke apartemen Riefky." kata Lisa.
"Ada apa Lisa?" tanya Derry.
"Kamu akan tahu sendiri nanti, sekarang plis bantu aku untuk masuk ke sana." jawab Lisa terisak.
"Lisa jangan menangis aku akan membantumu untuk masuk ke apartemen Riefky. Kita bertemu di lantai 17 ya." kata Derry langsung memutuskan panggilannya.
Derry berlari menuju kamar Andreas untuk minta akses masuk ke kamar Riefky karena Derry yakin pasti Andreas memiliki kartu cadangan untuk masuk sesukanya.
"Andre buka ini aku Derry." ucap Derry sambil memencet bel beberapa kali.
"Hei ada apa pagi-pagi begini berisik di depan kamar orang?" tanya Andreas sambil tertawa melihat wajah panik Derry.
"Mana kartu akses kamu untuk masuk ke kamar Riefky? Berikan padaku sekarang." kata Derry dengan paksa.
"Ada apa? Apa kamu ingin menghajarnya lagi?" tanya Andreas merasakan takut.
"Kalau kamu tidak percaya denganku lebih baik kamu ikuti aku sekarang dan bawa kartu aksesnya." jawab Derry kesal.
Andreas berlari menuju kamarnya dan mengambil kartu akses yang Derry maksud, kemudian mereka berdua berjalan bersama menuju kamar Riefky.
__ADS_1
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
TBC