Gagal Menikah Muda

Gagal Menikah Muda
Belajar membuka hati untuk Meirose


__ADS_3

Derry mengantarkan Meirose sampai di lobby dan menyuruhnya untuk segera kembali pulang.


"Urusan kamu di Indonesia sudah selesai kan Meirose? Silahkan kembali pulang ke Korea. Sudah punya tiket pulang?" tanya Derry.


"Aku ada show di Jakarta satu Minggu lagi Derry, dan teman-teman grup BP akan datang kemari 4 hari lagi jadi aku putuskan untuk stay di sini lebih lama lagi." ucap Meirose bahagia.


"No Meirose pulanglah hari ini dan kamu bisa kembali ke Jakarta bersama teman-teman kamu nanti 4 hari lagi, kalau kamu tidak ada ongkos biar aku yang membayarkan tiket pesawatmu ke Korea dan tiket kembali ke Jakarta." kata Derry.


"No Derry kenapa sih kamu malah mengusirku, huhuhu." ucap Meirose sok sedih.


"Meirose jangan buat aku malu dengan tingkahmu, ayo aku antarkan kamu ke bandara." kata Derry sambil menggenggam telapak tangan Meirose dengan sangat erat dan berjalan menuju parkiran.


Hati Derry tiba-tiba saja bergetar kembali saat berdua dengan Meirose sama seperti 3 tahun yang lalu, Derry merasakan hatinya kembali hangat saat di dekat Meirose.


Meirose merasakan hal yang sama hatinya sorak soraya saking senangnya bisa bertemu kembali dengan lelaki idamannya sejak dulu.


Mereka telah naik ke mobil Derry, dan Derry melajukan mobilnya dengan pelan sambil mengobrol bersama Meirose.


"Derry jangan antarkan aku ke bandara, kalau kamu mengantar aku ke sana aku tidak akan mau naik pesawat, kamu lihat saja nanti kamu akan mendengar berita "Seorang gadis cantik hilang di bandara Jakarta" dan kamu akan menangisi kepergianku." kata Meirose mendengus kesal dan melipat kedua tangannya untuk bersandar di atas dadanya.


"Untuk apa kamu tinggal di Jakarta? Kalau kamu tetap memaksa ingin berada disini aku akan mengantarkan kamu pulang ke mansion kakek mu." kata Derry dengan nada tinggi karena merasakan perasaannya mulai aneh saat dekat dengan Meirose kembali.


"Kamu tahu aku tidak suka berada di mansion kakek karena banyak sekali peraturan yang dibuatnya dan pasti nenek dan kakek akan bertanya perihal jodoh berulang kali." ucap Meirose sambil memanyunkan bibirnya.


"Lalu kamu mau tinggal dimana Meirose?" tanya Derry.

__ADS_1


"Kamu tinggal dimana?" tanya Meirose sambil tersenyum menatap wajah Derry.


"Kenapa kamu menanyakan tempat tinggalku?" tanya Derry heran.


"Derry plis beri aku tumpangan di rumah kamu selama aku di Jakarta, plissss ya ya ya." mohon Meirose dengan wajah memelas.


Derry hanya menatap wajah Meirose sekilas dan terdiam, hatinya semakin tidak menentu, jiwanya bergetar saat memandang wajah cantik Meirose.


"Derry kok diam? Plis izinin aku ya ya ya." mohon Meirose kembali.


"Kamu aku sewakan hotel saja ya selama di Jakarta, biar aman." kata Derry lembut.


"Ya ampun Derry sama sahabat sendiri kok pelit sih, emang kalau di rumah kamu aku gak aman?" tanya Meirose.


Mata Meirose melotot dan ia memukuli lengan Derry dengan sekuat tenaga.


"Gak mungkinlah kamu hilang kendali pada aku, kan kamu hanya mencintai Lisa." ucap Meirose.


"Itu kamu tahu, aku hanya bercanda kok." kata Derry sembari tertawa.


"Btw bukannya kamu sudah memiliki oppa tampan di Korea, lalu kenapa kamu masih sangat berharap dengan aku?" tanya Derry.


"Hem siapa bilang." kata Meirose ketus.


"Hah maksudnya kamu sudah tidak berharap lagi padaku?" tanya Derry terkejut.

__ADS_1


"Bukan itu, maksudku siapa bilang aku punya pacar oppa tampan di Korea? Aku masih jomblo tahu." jawab Meirose dan kembali merapikan posisi duduknya.


Hati Derry berbunga-bunga saat mendengar bahwa Meirose masih jomblo, itu artinya ada kesempatan untuk Derry mendekati Meirose. Derry sudah tidak ingin lagi bertahan dengan harapan hampa pada Lisa karena Derry takut Lisa tidak akan pernah jatuh cinta padanya, nanti yang ada Derry malah jadi bujang lapuk.


"*Bi**arlah* cintaku pada Lisa menjadi kenangan yang paling indah yang akan aku simpan rapat-rapat di dalam hatiku, aku akan membiarkan Lisa mencari cinta sejatinya. Mulai saat ini aku akan membuka lembaran baru untuk kisah cintaku yang sesungguhnya, mungkin bersama Meirose si gadis bodoh ini tidak terlalu buruk seperti yang selama ini aku bayangkan." batin Derry.


Derry mengeluarkan ponselnya, lalu ia menghubungi Tante Rose untuk mengabarinya bahwa Derry akan pulang ke apartemennya sebentar karena ada keperluan mendesak dan Tante Rose memberikan Derry izin.


Lalu Derry melajukan mobilnya menuju apartemen The E untuk menumpangi Meirose tinggal sebentar di apartemennya. Sesampainya di lobby Derry mengajak Meirose untuk turun.


"Derry kita mau kemana ini?" tanya Meirose heran.


"Jadi tidak menumpang di apartemenku? Atau mau aku sewain hotel saja untuk kamu tinggal sementara?" Derry balik bertanya.


Meirose mengangguk dan memeluk Derry sebagai ucapan terimakasih.


"Terimakasih Derry Leo Mahendra, kamu memang yang terbaik." ucap Meirose kemudian mencium pipi Derry sekilas.


"Jaga sikap!" kata Derry tegas.


Meirose segera melepaskan pelukannya dan mengikuti langkah kaki Derry dari belakang.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


TBC

__ADS_1


__ADS_2