Gagal Menikah Muda

Gagal Menikah Muda
Ngamen


__ADS_3

Untuk pertama kalinya Lisa merasakan naik motor berboncengan bersama Riefky, Lisa merasakan bahagia dan damai saat motor yang Riefky kendarai mengililingi Ibukota. Sesekali Lisa berteriak melepaskan beban yang bersemayam di hati dan di pikirannya.


"Kamu bahagia?" tanya Riefky berteriak untuk mengalahkan suara angin agar terdengar oleh Lisa.


"Aku bahagia banget kak." teriak Lisa sekencang-kecangnya, kemudian ia memeluk Riefky dengan sangat erat.


*******


Satu bulan berlalu, Aji sudah kembali ke rumah, Lisa menyambutnya dengan suka cita, selama Aji di rawat di rumah sakit Lisa selalu menjenguknya sepulang dari kuliah, ia selalu mambawakan makanan untuk Aji dan juga menyuapinya, lalu malam hari Lisa akan pulang ke rumah.


Selama satu bulan berlalu hubungan Lisa dan Bayu semakin baik, hampir setiap hari Bayu selalu mengantar jemput Lisa dan kini Bayu sudah mulai disibukkan membantu pekerjaan Reza di rumah sakit sekalian belajar banyak, sejak Bayu membantu kakaknya di rumah sakit sang kakak jadi bisa pulang ke rumah tepat waktu agar istrinya tidak mudah ngambek lagi.


Bagaimana dengan Riefky? Keadaanya lumayan baik hanya saja ia sudah bukan Riefky yang dulu, yang selalu sibuk hampir setiap hari, banyak uang dan hidup tanpa beban, kini hidupnya pas-pasan, ia pun kini tinggal di kos-kosan dan ia mencari uang dengan menjual suaranya di cafe-cafe atau di jalanan, tidak ada rasa malu di benaknya karena Lisa ia masih mampu bertahan hidup di Jakarta tanpa bekerja, hanya itu alasan satu-satunya.


Weekend ini biasanya Riefky akan menyanyi di car free day, tempat pertama kali ia bertemu dengan Lisa, di sana sangat ramai dengan begitu Riefky akan mendapatkan penghasilan yang lebih dari hari-hari biasa, uangnya akan ia kumpulkan untuk membuka usaha karena tabungannya saat ini masih belum cukup untuk membuka usaha.


Riefky memarkirkan motornya dan ia berjalan dengan menggendong gitar kesayangannya yang sejak sebulan lalu ia beli untuk temannya bernyanyi, Riefky tersenyum ramah kepada semua yang menyapanya walau yang menyapa ujung-ujungnya malah menggosipkan dia.


Pukul 09.00 teng Riefky sudah mulai menyapa semua para pengguna jalan yang sedang menikmati minggu pagi sambil berjalan bersama keluarga, kerabat, teman atau pacar, dan Riefky mulai menyanyikan lagu pertama sebagai pembukaan, semua yang mendengar mulai merapat dan banyak juga yang merekam Riefky saat bernyanyi, lalu ia bagikan ke akun Instagram mereka dengan caption : "Masih ingat dengan Riefky Adrian si artis tampan yang dulu sukses, begini nasibnya sekarang".


**Tetesan Air Mata Jatuh Lagi


Ingat Kau Di Sana Kau Tertawa Kau Bahagia

__ADS_1


Cobalah Sejenak Sabar Menanti


Tunggu Aku Pulang Bawa Sebuah Penawar Lara


Ku Lakukan Semua Ini Untukmu


Agar Kita Bahagia Untuk Selamanya


Aku Lelah Lelahku Terbiasa


Sakitku Terbiasa Semua Untuk Kamu


Tak Mengapa Peluhku Bercucuran


Ku Lakukan Semua Ini Untukmu


Agar Kita Bahagia Bahagia Kita Bersama


Aku Lelah Lelahku Terbiasa


Sakitku Terbiasa Semua Untuk Kamu


Tak Mengapa Peluhku Bercucuran

__ADS_1


Sakitpun Ku Acuhkan Semua Demi Kamu


Tak Mengapa Peluhku Bercucuran


Sakitpun Ku Acuhkan Semua Demi Kamu.


Semua bertepuk tangan dan banyak dari mereka yang tersentuh hatinya saat mendengar Riefky menyanyikan lagu penuh penghayatan hingga banyak yang terbawa perasaan.


Penonton berdesakan saat memberikan sedikit Rezeky nya untuk Riefky, setelah selesai semuanya bubar kembali melakukan aktivas. Tiba-tiba ada seorang gadis cantik menghampir Riefky, ia meletakkan segepok uang di topi Riefky yang sengaja diletakkan di atas aspal untuk menampung uang, lalu ia melangkah pergi, Riefky bingung kenapa harus sebanyak ini uang yang diberikan oleh gadis itu?


Riefky memasukkan uang yang berada dalam topi ke dalam tas nya, ia merapihkan alat ngamennya dan mengejar gadis yang tadi memberinya uang.


"Hei tunggu." teriak Riefky memanggil gadis yang terus berjalan.


Riefky mempercepat langkah kakinya demi bisa mengejar gadis itu, setelah lumayan jauh akhirnya Riefky berhasil meminta gadis itu untuk berhenti, kini Riefky sudah berhadapan dengan dia yang menundukkan wajahnya.


"Hei boleh aku bertanya, kenapa kamu memberi aku uang sebanyak ini?" tanya Riefky sembari menunjukkan segepok uang yang di beri oleh gadis itu.


"Itu untuk kamu, aku ikhlas memberinya. Carilah pekerjaan lain asal jangan mengamen." jawab gadis tersebut, ia membalikkan badannya dan kembali melangkah agar bisa segera pergi dari hadapan Riefky.


Riefky mengenal suara gadis itu, ia langsung meraih lengan gadis itu dan membuat keduanya berhadapan dengan jarak yang sangat dekat, hingga kedua tubuh mereka saling menempel. Kini Riefky sudah berhasil melihat wajah gadis yang memberinya segepok uang dan ia tersenyum sinis.


"Pegang uang ini, aku tidak ingin menerimanya." ketus Riefky.

__ADS_1


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


__ADS_2