
Riefky terbagun tengah malam karena dibangunkan oleh Derry. "Kiki aku sudah selesai dengan urusan di kantor, aku juga sudah ambil cuti selama seminggu penuh untuk fokus menjaga Lisa, sekarang kamu boleh pulang pasti Shasa sudah menunggu kepulangan mu." ucap Derry.
Riefky tidak bisa membantah karena ini sudah perjanjian antara dirinya dan Derry.
"Iya Derr, tapi aku boleh tidak saat Lisa sadar nanti aku ingin melihatnya membuka mata?" tanya Riefky memberanikan diri.
"Lihat nanti bagaimana keadaan Lisa ya Ki, aku gak bisa janji." jawab Derry.
Riefky mengangguk tanda mengerti dan segera berlalu meninggalkan ruang ICU. Riefky bergegas untuk pulang ke apartemennya dan melanjutkan istirahatnya.
Sesampainya di apartemen terlihat Shasa tidur di atas sofa ruang tamu, mungkin ia ketiduran saat menunggu Riefky pulang tapi tidak dihiraukan oleh Riefky, ia berlalu menuju kamarnya.
*****
Pagi hari Riefky mulai terbangun dan waktu sudah menunjukkan pukul 07.00, hari ini Riefky harus memulai shooting yang kemarin sempat tertunda karena ketidakhadirannya.
Riefky bergegas mandi agar bisa lebih cepat untuk berangkat ke lokasi karena rencananya Riefky akan mampir ke rumah sakit sebentar untuk melihat keadaan Lisa bila diizinkan oleh Derry.
Saat Riefky keluar dari kamar mandi terlihat sudah ada sepasang pakaiannya yang sudah tersedia di atas ranjang, Riefky tahu siapa yang menyiapkannya dan Ia terlihat acuh.
__ADS_1
Riefky memakai pakaiannya dan mengambil kunci mobil untuk segera pergi, saat ia menuruni anak tangga hidungnya mencium sesuatu yang nikmat untuk dimakan dan ia tetap melanjutkan langkah kakinya agar segera pergi tanpa melihat ke arah Shasa yang saat ini sedang berada di dapur dan menatap penuh arti ke arah Riefky.
Saat Riefky hendak meraih handle pintu tangannya di sentuh oleh Shasa untuk menghalanginya pergi.
"Kita sarapan dulu Ki sebelum berangkat ke lokasi shooting." ucap Shasa sambil tersenyum.
"Sarapan saja sendiri dan berangkat sendiri ke lokasi jangan bareng denganku." kata Riefky ketus.
"Oke aku akan berangkat sendiri ke lokasi tapi kamu harus sarapan dulu, hargain dong Ki usaha aku bangun pagi dan masakin sarapan untuk kamu." ucap Shasa memasang wajah sedih.
Riefky tidak menjawab ia berjalan menuju meja makan dan duduk menunggu makanan yang akan dihidangkan oleh Shasa, saat makanan telah terhidang di atas meja makan Riefky langsung menyantap makanan yang dimasak oleh Shasa, seketika ia mengunyahnya dengan perlahan.
"Tidak enak ya Ki? Kok gak dilanjutin lagi makannya?" tanya Shasa.
Riefky tidak menjawab pertanyaan Shasa ia segera melanjutkan sarapannya dengan lahap karena sesungguhnya ia sangat lapar dan baru teringat bahwa ia belum makan sejak kemarin karena terlalu sedih terhadap kondisi Lisa.
Setelah selesai sarapan Shasa membereskan meja makan dan mencuci piring bekas sarapannya, sedangkan Riefky masih terduduk memikirkan kondisi Lisa bagaimana. Shasa hanya memperhatikan Riefky dari kejauhan tanpa ingin bertanya lagi karena takut Riefky tidak menjawabnya membuat perasaan Shasa sakit.
Shasa tidak fokus mencuci pisau bekas memotong bahan-bahan masakannya tidak sengaja menggores jari manisnya sampai terluka dan ia menjerit kesakitan membuat Riefky yang sedang melamun tersadar seketika.
__ADS_1
"Ya ampun Sha kamu ini gimana sih." kata Riefky kesal saat mendapati darah yang menetes di wastafel.
"Maaf aku gak sengaja Ki, aduh sakit." kata Shasa kesakitan.
Riefky mengambil kotak P3K dan mengeluarkan perban dan Betadine, sebelumnya ia mencuci tangan Shasa yang terluka pada air yang mengalir dan meneteskan Betadine dan meperbannya dengan sangat hati-hati.
"Ya ampun suamiku semakin terlihat manis saat panik akan kondisiku, teruslah seperti ini demi anak kita sayang." ucap Shasa dalam hati.
"Kamu stay disini tidak perlu ke lokasi." kata Riefky dengan suara lantang.
"Aku baik-baik saja Ki biarkan aku tetap pergi ke lokasi." kata Shasa membatah.
"Terserah kamu kalau tidak ingin mendengarkan aku." kata Riefky dan berlalu pergi meninggalkan Shasa.
"Sabar Sha sabar suatu saat nanti Riefky pasti akan melihat perjuangan aku yang berusaha agar menjadi berguna untuk dia." ucap Shasa menyemangati dirinya sendiri.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
TBC
__ADS_1