Gagal Menikah Muda

Gagal Menikah Muda
Bertemu mantan


__ADS_3

Driver ojol Lisa telah sampai di depan lobby kantor dan Lisa segera naik dengan wajah yang merah karena kesal terhadap Derry.


Lima menit berlalu sampailah Lisa di sebuah mall yang terdekat dengan lokasi perkantoran, Lisa segera turun dan memberi ongkos beserta tips untuk driver ojol.


Lisa masuk ke dalam mall tanpa memperhatikan sekitar, ia berjalan sambil memainkan ponselnya tiba-tiba Lisa menabrak seseorang hingga membuat ponsel yang sedang Lisa mainkan terjatuh bersama ponsel milik seseorang yang tidak sengaja Lisa tabrak. Lisa segera mengambil kedua ponsel yang terjatuh bersamaan di lantai mall, ia meraih ponsel miliknya dan memberikan ponsel milik seseorang itu dengan mengucapkan kata maaf.


"Maaf kak aku jalan tidak lihat-lihat, ini handphone kamu." ucap Lisa menyodorkan ponsel berwarna gold ke hadapan pemuda yang masih menundukkan kepalanya.


Pemuda itu mengangkat kepalanya dan terkejut saat melihat ternyata gadis yang menabraknya adalah gadis yang sampai saat ini masih ia cintai. "Lisa." ucap Riefky gugup.


Lisa mengerutkan alisnya dan seketika matanya berbinar saat melihat pemuda yang ia tabrak adalah mantan kekasihnya kemarin.


"Kak Riefky." suara Lisa tercekat karena ia merasa sedih ketika harus bertemu Riefky kembali setelah pembicaraan di rumah Lisa beberapa hari yang lalu.


Lisa memberikan ponsel milik Riefky dan segera pergi meninggalkan Riefky yang masih terdiam melihat tingkah Lisa seperti ketakutan melihat diri Riefky.


"Lisa tunggu." teriak Riefky dan berjalan mengikuti langkah kaki Lisa dari belakang. "Lisa kenapa kamu ada disini?" tanya Riefky.


"Bukan urusan kamu." jawab Lisa mempercepat langkahnya.


"Lisa bisa kita bicara sebentar?" tanya Riefky.

__ADS_1


"Maaf tidak bisa kak, aku kesini hanya untuk makan siang setelah itu aku harus kembali ke kantor." jawab Lisa.


"Plis izinin aku untuk makan siang bersama kamu karena kebetulan aku juga belum makan." kata Riefky.


"Disini banyak resto silahkan kamu makan di tempat yang berbeda dengan aku." ucap Lisa tegas.


"Lisa plis kali ini aja aku pengen ngobrol berdua sama kamu dan aku janji ini akan menjadi pertemuan terakhir kita." kata Riefky.


Lisa menghentikan langkah kakinya karena seketika hatinya merasa sakit saat mendengar Riefky mengatakan bahwa pertemuan ini akan menjadi pertemuan terakhir antara Riefky dan dirinya.


"Terserah kamu." ucap Lisa dan melanjutkan langkah kakinya kembali menuju resto serba sushi.


"Mba saya pesan ruangan privat ya untuk berdua." kata Riefky saat berjumpa dengan salah satu karyawan resto sushi.


"Baik tuan dan nona silahkan masuk." ucap karyawan resto ramah.


Lisa berjalan lebih dulu untuk menentukan dimana mereka berdua akan duduk, Lisa memilih meja yang berada di tengah-tengah, setelah itu Lisa memesan menu yang ia inginkan begitu juga dengan Riefky.


Sambil menunggu pesanan datang Riefky membuka obrolan bersama Lisa agar suasana tidak terasa canggung.


"Lisa aku minta maaf ya atas semua yang terjadi, kamu tahu sekarang Shasa sudah pergi dari kehidupan aku dan kita telah bercerai." kata Riefky.

__ADS_1


"Kamu gila biarin Shasa minta cerai, dia itu lagi hamil anak kamu kak seharusnya kamu cegah dia untuk pergi." kata Lisa kesal.


"Tapi aku gak cinta sama Shasa dan kita sudah sepakat untuk hidup masing masing agar tidak ada yang merasa tersakiti lagi." kata Riefky.


"Terserah kamu deh kak mau hubungan kamu dengan Shasa seperti apa, tapi ingat bayi yang Shasa kandung sama sekali tidak bersalah. Walau kamu dengan Shasa sudah berpisah tapi kita sudah tidak akan pernah bisa bersama kembali kak." kata Lisa.


"Lisa walaupun pada akhirnya kita tidak akan bersatu, setidaknya kita pernah punya perasaan yang sama." kata Riefky lirih sambil menggenggam erat tangan Lisa. "Terimakasih kamu pernah hadir di kehidupanku, terimakasih kamu sudah mau memaafkan aku yang banyak salahnya, terimakasih untuk hati yang tidak pernah membenciku. Lisa aku sungguh mencintaimu, aku akan menjadikan kamu kenangan terindah dalam hidupku, kamu adalah gadis terbaik yang pernah aku kenal dan aku adalah laki-laki yang bodoh yang sudah menyia-nyiakan cinta suci kamu." kata Riefky menangis dihadapan Lisa.


"Lisa aku akan meminta setiap hari pada Tuhan agar Tuhan memberikan kamu satu laki-laki terbaik untuk gadis terbaik seperti kamu, yang mampu menjaga kamu selamanya, yang mampu berada di sampingmu dalam keadaan senang ataupun sedih, yang selalu mencintaimu tulus dari hati. Lisa aku tahu permintaan maaf dariku ini tidak bisa mengobati luka di hati kamu yang sudah menganga lebar karena pengkhianatan ku tapi aku mohon beri aku satu cara agar aku bisa mengobati lukamu tanpa menyakitimu lagi, kamu minta aku melakukan apapun pasti akan aku lakukan agar aku bisa pergi meninggalkan kamu tanpa beban." kata Riefky menangis tersedu-sedu.


Hati Lisa terasa rapuh saat melihat Riefky menangis menyesali segala perbuatannya di masa lalu, Lisa ikut menangis dan ia membalas genggaman tangan Riefky untuk menguatkan laki-laki yang berada dihadapannya saat ini yang sedang menangis agar tidak lemah dan mudah putus asa.


"Kak sudah tidak perlu meminta maaf lagi, kan aku sudah bilang aku sudah memaafkan semua kesalahan kamu di masa lalu, jangan menangis lagi karena tangisan tidak bisa memutarbalikkan waktu seperti yang kita inginkan. Aku tidak ingin kamu melakukan apapun untuk aku, lanjutkanlah perjalanan hidup kamu dengan tenang karena kamu tidak perlu merasa bersalah lagi terhadap aku." ucap Lisa tersedu-sedu. "Lanjutkan kehidupan kamu dengan bahagia karena kita berdua juga berhak bahagia dengan jalan hidup pilihan kita masing masing. Kalau anak kamu sudah lahir nanti kabarin aku ya, aku pengen gendong keponakanku, pasti dia akan terlihat secantik mamanya atau setampan papanya." ucap Lisa berusaha ceria dan menghapus pipinya yang sudah basah karena air mata yang menetes deras akibat merasa haru dengan permintaan maaf dari sang mantan kekasih.


"Aku pamit ya Lisa." kata Riefky segera bangun dari tempat duduknya dan berlari keluar resto karena sudah tidak sanggup lagi berada di dekat Lisa yang terlalu baik untuknya.


"Kak kamu harus makan dulu." ucap Lisa tapi tidak kedengaran oleh Riefky yang sudah kepalang jauh.


"Kak Riefky semoga kamu bisa menemukan wanita terbaik yang lebih baik dari aku untuk merubah kamu agar bisa menjadi lebih baik. Aku akan mendo'akan yang terbaik untuk hidup kamu ke depannya." ucap Lisa kembali meneteskan air mata di hadapan sushi miliknya dan Riefky yang sudah tersaji di atas meja.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


TBC


__ADS_2