
Rayhan duduk bersebelahan dengan kekasihnya dan duduk berhadapan dengan Lisa, Rayhan mulai membuka pembicaraan terlebih dulu.
"Lisa waktu itu aku gak sempat minta maaf sama kamu karena kondisimu yang belum sadar, saat ini mumpung kita ketemu aku mau minta maaf sama kamu atas kejadian beberapa Minggu yang lalu, ya walaupun sebenarnya kejadian itu bukan salah aku sepenuhnya." kata Rayhan berbicara serius membuat Jennie penasaran.
"Sayang emang kamu buat kesalahan apa sama Lisa? Jadi dulu kalian pernah saling kenal?" tanya Jennie.
"Aku sih sebelumnya gak pernah kenal sama pacar kamu Jenn, aku juga gak ngerti apa maksudnya Rayhan barusan." jawab Lisa mengangkat bahu.
"Jadi gini sayang 5 Minggu yang lalu mobil aku nabrak Lisa di depan apartemen The E, lebih tepatnya sih Lisa yang sengaja menabrakan dirinya pada mobil aku yang sedang melaju kencang waktu itu. Nah sekarang kebetulan banget aku bertemu dengan Lisa yang ternyata adalah sahabat dari pacarku." kata Rayhan menjelaskan pada kekasihnya agar tidak salah paham.
"Oh jadi maksudnya kak Derry waktu itu tuh kamu yang nabrak aku." kata Lisa mengangguk-angguk.
"Kak Derry bilang apa sama kamu La?" tanya Bayu.
"Kak Derry bilang kalau aku ditabrak sama pemuda tampan." jawab Lisa tersenyum senang. "Ternyata beneran sih Rayhan tampan banget." kata Lisa memuji ketampanan Rayhan dan malah membuat Rayhan jadi salah tingkah.
__ADS_1
"Terimakasih Beby Lisa atas pujiannya buat pacar akoh." kata Jennie berdecak kesal tapi bercanda.
"Jangan marah ya Jenn, ini aku hanya memuji aja loh tanpa ada maksud apapun." kata Lisa memegang tangan Jennie. "Rayhan aku tidak marah kok sama kamu, emang waktu itu aku yang salah tidak berfikir panjang saat merasakan patah hati, tapi sekarang aku sudah sadar bahwa semua masalah tidak bisa diselesaikan dengan kematian." kata Lisa menjawab permintaan maaf dari Rayhan.
"Terimakasih ya Lisa kamu sudah mau maafin aku, benar kata Bayu kalau kamu adalah gadis yang baik hati dan pemaaf." kata Rayhan tersenyum ke arah Bayu.
"Bayu emang suka berlebihan kalau menilai soal aku." kata Lisa.
"Aku nggak berlebihan kok, semuanya nyata dari apa yang aku lihat dan yang aku katakan sama orang-orang kalau kamu itu emang manusia paling baik yang pernah aku kenal." kata Bayu mencolek punggung tangan Lisa dengan jari kelingkingnya.
"Bayu cocokan jadi sahabat aku." jawab Lisa.
"Kok cuma jadi sahabat sih Bey? Bayu orangnya lumayan baik loh kalau kata aku, walau anaknya emang agak tengil dan sedikit nyebelin." tanya Jennie kembali.
"Cinta itu nggak bisa dipaksakan Jenn." kata Bayu menjawab pertanyaan Jennie tanpa ekspresi.
__ADS_1
"Betul banget sayang, cinta itu gak cuma butuh baik dan tampan doang, cinta juga butuh perasaan yang tulus yang tidak bisa dipaksakan kehadirannya. Biasanya sih cinta dari mata turun ke hati, nah sering-sering deh kalian tatap-tatapan biar Lisa bisa jatuh cinta sama Bayu." kata Rayhan tersenyum.
"Hahaha kamu pinter banget sayang." kata Jennie tertawa.
Lisa tersenyum saat mendengar tutur kata Rayhan yang membahas soal perasaan, Lisa belum tahu tentang perasaannya saat ini terhadap Bayu seperti apa karena Lisa tidak ingin terburu-buru karena ia takut jika mengalami kegagalan cinta lagi.
Ponsel Bayu berdering tanda ada panggilan masuk, nama Rara Ahdisty yang menghubunginya. Bayu berpamitan pada teman-temannya untuk mengangkat panggilan di luar Coffe shop.
"Guys aku izin angkat telpon sebentar ya di luar." kata Bayu berpamitan pada Lisa, Jennie dan Rayhan.
"Sip Bro." kata Rayhan mengacungkan jempolnya.
Bayu berjalan keluar Coffe shop sambil mengangkat panggilan dari Rara. Jennie langsung pindah ke sebelah Lisa dan membisikkan Lisa sesuatu hal.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1
TBC