Gairah Mas Ocong

Gairah Mas Ocong
Google Translate


__ADS_3

Setelah mendapatkan petunjuk dari Mbah Jati, Mas ocong pun berangkat menuju kediaman Mbah Kidul. Di sana terlihat Mbak Kunti yang telah si kurung ke dalam sebuah kurungan tak kasat mata...


Mbak Kunti yang lemas hanya bisa berbaring memohon pada Mbah Kidul untuk melepaskannya. "Ora iso, kowe wis wani ngalang-alangi pelangganku, mula aku kudu ngunci nganti pelangganku entuk apa sing dikarepake" ucap Mbah Kidul sambil melemparkan segelas air ke arah Mbak Kunti...


"Aagrrhh" rintih Mbak Kunti merasa kesakitan. Dengan putus asa Mbak Kunti hanya bisa bertahan dengan menahan rasa sakit dari siksaan demi siksaan yang di lakukan oleh Mbah Kidul padanya...


Tak lama, saat Mbah Kidul sedang membaca mantra-mantra nya tiba-tiba gemuruh angin yang sangat kencang datang menghempas ke arah altar doa Mbah Kidul, di tambah suara gemuruh yang kuat membuat Mbah Kidul paham bahwa akan datang seseorang yang kuat di hadapannya...


"Iku misale jek sing prakara iki ora prasaja minangka misale jek" ucap Mbah Kidul sambil melihat sekitar rumahnya yang berantakan.

__ADS_1


"Pranyata kowe mung dadi antek wae, aku kepengin weruh sapa sejatine bendaramu" tambah Mbah Kidul yang membuat Mbak Kunti juga tak mengerti siapa yang bisa membuat kekacauan seperti itu...


Angin yang datang semakin kuat, bahkan Mbah Kidul harus menggunakan tongkat saktinya untuk bisa tetap berdiri tegak di posisinya. Mbak Kunti hanya bisa memakai tangannya untuk menutupi angin yang berhembus kuat ke arahnya juga...


Dari sela-sela angin dan kabut tebal itu tiba-tiba keluar sesosok makhluk astral. "Bukankah tidak baik menyandera makhluk astral yang lemah, terutama dia juga seorang wanita" ucap Mas ocong sambil berjalan mendekati Mbah Kidul...


Melihat Mas ocong yang dapat masuk menembus dinding pertahanan yang di buat oleh Mbah Kidul untuk melindungi rumahnya dari para makhluk astral yang masuk sembarangan ke rumahnya membuat Mbah Kidul sedikit tercengang...


Mendengar Mbah Kidul berbicara Mas ocong hanya bisa terdiam. "Apa wae sing dikarepake, aja mandheg ing dalanku" tambah Mbah Kidul dan Mas ocong tetap terdiam...

__ADS_1


Melihat Mas ocong seperti mengacuhkannya membuat Mbah Kidul merasa kesal dan mulai berteriak. "Woy aku ngomong karo kowe, ojo meneng wae, kowe mikir karo kekuatanmu saiki aku bakal wedi karo kowe" ucap Mbah Kidul dengan kesal...


Melihat Mbah Kidul sepertinya sedang marah dan berteriak kepadanya, Mas ocong pun ikut berteriak padanya. "Bah bego, lu ngomong pelan-pelan lah, google translate gua gak bisa prediksi" sahut Mas ocong yang membuat Mbak Kunti yang tadinya kesakitan langsung tertawa...


"Kikkikkikkikkikkikki, beda server kalian Mbah, si Ocong itu asli batak, gak paham dia kalau kau bicara bahasa Jawa begitu" ucap Mbak Kunti mencoba meluruskan kedua makhluk yang beda server itu...


"Bah itu bestie gua paham, kita itu warga Indonesia, jadi berbicaralah dengan bahasa Indonesia yang baik dan bener, jangan bahasa suku lu bawa-bawa, gak semua orang ngerti, paham!" ucap Mas ocong dan membuat Mbah Kidul akhirnya paham, kenapa sejak tadi Mas ocong tak menyahuti perkataannya, ternyata dia tidak mengerti bahasa Jawa toh...


༶•┈┈⛧┈♛♛┈⛧┈┈•༶

__ADS_1


Jangan lupa like dan komen guys


Yang satu server angkat kaki 👍 horas bae


__ADS_2