
Sambil menggerutu, Keanu mulai membuka kunci gembok yang dia pasang untuk mengunci Sofia di dalam.
"Ngerepotin aja kau Sof, andai kau bukan adik ku, pasti aku akan lebih tenang" gerutu Keanu.
KREK, pintu itu perlahan terbuka, Sofia terlihat duduk sambil menutupi wajahnya dengan kedua tangannya.
"Udahlah gak usah akting, ayo keluar sekarang" ucap Keanu dengan kasar, padahal sudah jelas-jelas dialah yang salah dan dengan tega mengurung adik kandungnya sendiri.
Sofia tak bergerak, dia masih dengan posisinya itu, melihat adiknya yang tak bersahabat, bukannya membujuknya, Keanu malah pergi meninggalkannya begitu saja.
"Kalau kau masih mau di sini ya sudah terserah, yang penting udah ku bukakan pintunya, dan awas aja kalau kau sampai ngadu ke ayah tentang rencana ku" ucap Keanu dan berjalan keluar.
Perlahan Sofia bangkit dan berjalan menyusul Keanu yang dengan santainya bermain handphone, dia tak tau bahwa saat ini di belakangnya ada hal berbahaya yang mengintainya.
Secara tiba-tiba, SLUKK,...
Sofia mencekik leher Keanu dari belakang yang membuat Keanu menjadi gelagapan akibat sulit bernapas. Dia bahkan tanpa sadar menjatuhkan handphone nya yang seharusnya bisa dia pakai untuk meminta bantuan.
"Sof,... le,.. lepasin, aku gak bi.. sa napas" ucap Keanu sambil mencoba memberontak.
Dengan terbata-bata, Keanu mencoba meminta tolong, tapi lorong bawah tanah itu sangat sunyi dan para pengawal tidak ada yang di perbolehkan masuk ke sana tanpa izin oleh tuan Santoso.
Wajah Keanu mulai memerah, napasnya pun mulai menghilang, bahkan dia tak sanggup lagi untuk berbicara.
Tenaga Sofia bagaikan seekor banteng yang sangat kuat dan kokoh, Keanu tak bisa melawan atau menyelamatkan dirinya kali ini dari Sofia.
Akibat kebodohannya, Keanu kini mulai memejamkan matanya dan menemui ajal.
Tapi sepertinya itu belum terjadi, sebab Tuan Santoso tiba bersama dengan Nyonya Susanti tepat waktu dan dengan sekali tebasan dengan sapu tangannya, Sofia langsung terpental.
"Uhuk,.. uhuk,... " Keanu akhirnya terlepas dari maut dan bisa bernapas kembali.
__ADS_1
Nyonya Susanti mencoba membantu putra bodohnya itu, sementara tuan Santoso mengatasi iblis Abepura yang masuk ke dalam tubuh Sofia.
"Keluar sampean dari tubuh cah wedok ku" ucap Tuan Santoso mencoba berkomunikasi dengan iblis Abepura.
"Orak, aku ora gelem, anak mu sudah mengganggu peristirahatan ku dan dia harus menerima akibatnya" sahut Iblis Abepura di dalam tubuh Sofia.
"Kalau sampean gak gelem keluar, aku pakai cara paksa" tambah tuan Santoso.
Iblis Abepura yang tau kekuatan tuan Santoso akhirnya mengalah dan keluar dengan sendirinya.
PLUK, Sofia pun langsung terjatuh di lantai.
Nyonya Susanti langsung berlari ke arah putri berharganya itu dan membiarkan Keanu si bodoh itu sendiri.
"Ayah untung kau datang, aku tidak tau kenapa Sofia menjadi kesetanan seperti tadi, padahal aku tidak melakukan apapun, tapi kau hebat ayah, kau bisa menyingkirkan setan payah itu, setelah dia keluar biarkan aku menghabisinya ayah, aku pasti akan memanggil dukun terkenal untuk melenyapkan setan itu" Keanu terus mengoceh ini dan itu yang membuat tuan Santoso semakin kesal.
PLAK, sebuah tamparan pun melayang ke wajah Keanu.
Keanu hanya bisa terdiam sambil memegangi pipinya yang memerah akibat tamparan keras tuan Santoso.
"Satu lagi, jangan pikir juga untuk mengirimkan pembunuh bayaran ke Jonathan karena itu hanya akan menghabisi uang ku. Tetaplah diam dan jalani hidup mu dengan tenang, biar aku saja yang melakukan segalanya,. Apa kau mengerti?" tambah Tuan Santoso.
"Iya ayah, aku mengerti" sahut Keanu yang tak berani membantah lagi.
Semua yang dia lakukan hanyalah sia-sia dan tak pernah di anggap oleh tuan Santoso.
"Cepat bawa Sofia kembali ke kamarnya dan panggil dokter segera" ucap Nyonya Susanti.
Tuan Santoso, nyonya Susanti dan yang lainnya pergi meninggalkan Keanu yang masih berdiri diam di sana...
Visual pemeran 2
__ADS_1
Tuan Santoso
Nyonya Susanti
Keanu
Sofia
__ADS_1