Gairah Mas Ocong

Gairah Mas Ocong
Rahasia terbongkar


__ADS_3

"Kau masih mengidap penyakit langka itu, kenapa sekarang kau baru ke rumah sakit"


Dokter Angga masih kesal dengan sikap Jonathan yang seolah tak peduli dengan kesehatan nya sendiri.


"Jika aku datang lebih awal mungkin aku tidak akan bisa bertemu dengan mu kan Ngga"


Jonathan ternyata menginap penyakit Complax Regional Pain Syndrome atau di singkat CRPS CRPS adalah penyakit yang menyebabkan rasa sakit yang luar biasa, sehingga membuat pengidapnya mengalami kelelahan kronis akibat kekurangan tenaga. CPRS disebabkan oleh kerusakan sistem saraf dan sistem saraf pusat di otak. Rasa sakitnya dapat begitu merusak hingga menyebabkan masalah kesehatan mental, seperti depresi dan gangguan kecemasan.


Seseorang yang menderita CRPS akan merasa tubuhnya panas seperti terbakar dan mengalami rasa nyeri yang menusuk tubuh serta sensasi berdenyut-denyut. Hal ini juga dapat menyebabkan mati rasa, bengkak, nyeri sendi, dan insomnia.


Itu sebabnya belakangan ini Mas ocong sering merasakan rasa sakit di kepalanya dan juga insomnia karena penyakit CRPS Jonathan kambuh kembali.


Mbak Kunti, dokter Rian dan Lukas kaget mendengar apa yang di jelaskan dokter Angga. Jadi Jonathan mengidap penyakit yang berbahaya selama ini, tapi dia dengan tenangnya hidup sambil menahan rasa sakitnya itu.


Mbak Kunti mulai memarahi Jonathan karena dia tidak mau jujur kepadanya sebelumnya.


Tapi Jonathan berusaha tetap tenang dan hanya memikirkan hal yang ingin dia lakukan itu, mengingat sekarang hanya tinggal 5 hari lagi sebelum dia keluar dari tubuhnya sendiri.


"Aku tidak perlu terapi, hanya butuh obat penghilang nyeri dan juga asupan vitamin agar energi ku pulih kembali"


Jonathan masih ngeyel dan tak mau di obati, dia seolah paham sampai mana kapasitas tahan tubuhnya itu.


"Apa kau gila? Jika kau terus seperti ini umur mu tidak akan panjang" dokter Angga kembali marah.

__ADS_1


"Aku sudah tau akan hal itu, hanya setengah tahun dari sekarang, ah tidak mungkin beberapa bulan lagi saja"


"Apa?" Mbak Kunti kaget dengan apa yang Jonathan katakan barusan.


"Tidak, itu tidak boleh terjadi, si ocong gak akan punya waktu lama kalau begitu, kau itu jangan bercanda"


Mbak Kunti mengatakan hal yang membuat dokter Angga dan Rian hanya saling pandang, siapa lagi ocong yang mereka maksud.


"Cih, jadi kau belum tau"


"Tau apa maksud mu?"


"Saat menyelamatkan mu, si bego itu juga telah mengurangi masa hidupnya, itu artinya dia mengurangi masa hidup tubuh ku ini, jadi sudah di pastikan hidup seorang Jonathan memang tak akan pernah panjang"


Dokter Angga yang sudah tak bisa lagi membujuk Jonathan hanya bisa menyuntikkan vitamin dan juga obat nyeri padanya.


"Jo kau yakin?"


"Tidak ada yang bisa di ubah lagi Ngga, tapi walau begitu, seenggaknya aku bisa menjalani sisa hidup ku ini dengan melihat sahabat ku telah sukses dan melakukan apa yang sudah lama ingin ku lakukan itu"


Setelah mengatakan hal itu, dokter Angga yang merasa tak berguna pergi kembali ke ruangan nya, dokter Rian juga ikut bersamanya.


Lukas yang merasa tidak pantas berada di sana langsung keluar dan menunggu di depan pintu kamar, sementara Kunti, dia masih memikirkan semuanya.

__ADS_1


"Kenapa? Kenapa si ocong bohong pada ku"


"Dia gak bohong pada mu bego, dia itu hanya tidak mau kau merasa terbebani dan merasa bersalah"


"Diam kau, tetap saja, aku seperti tidak di anggap oleh nya"


"Aish para wanita memang sangat tidak bisa mengerti perasaan pria"


"Kau tau apa Jo? Kau tidak tau bahwa aku sudah melakukan segalanya untuk si ocong tapi dia malah merahasiakan semua ini"


"Hadeh makin riweh, kok susah kali y komunikasi sama kalian para wanita"


Jonathan mulai kesal sebab Mbak Kunti seperti tak paham maksud omongannya.


Jadi dia bangkit dari tempat tidurnya dan langsung berjalan mendekati Mbak Kunti.


"Dengar, kau salah paham bego. Apa kau gak ingat saat kau di tahan oleh Mbah Kidul dulu? Saat itu kekuatan si ocong bukanlah tandingan Mbah Kidul, tapi dia bisa mengalahkannya dan bahkan membawa sebuah kris pusaka, kau pikir apa yang harus dia korbankan untuk hal itu?"


Mbak Kunti langsung tersadar.


"Berhentilah bersikap bego dan buka akal sehat mu itu, jangan hanya perasaan aja yang kalian pakai, tapi sesekali berpikirlah secara logis"


Setelah mengatakan hal itu, Jonathan langsung pergi ke kamar mandi dan berganti pakaiannya, dia tak sabar untuk melakukan hal yang telah lama ingin dia lakukan itu bersama dengan seseorang yang sangat berarti...

__ADS_1


__ADS_2