
Jonathan tampak kesal, sedih dan juga patah hati, dia bahkan sempat berbalik dan hendak pergi, tapi dia berhenti kembali.
"Gak, si ocong aja terus berjuang, kok gua berhenti di sini sih"
Jonathan melangkah masuk ke dalam cafe itu dan meletakkan seikat bunga itu di meja wanita dan pria tak di kenal itu.
Mas ocong mulai mendekat dan memperhatikan dari dekat, sambil bersembunyi dari Jonathan.
"Jonathan!"
Wanita itu tampak terkejut melihat Jonathan berada di hadapannya.
"Kau masih hidup? Kemana saja kau bodoh, huhuhu"
Tak terduga, wanita itu malah menangis dan dengan terang-terangan memeluk Jonathan di hadapan pria yang di kenal sebagai tunangan nya itu.
"Naya aku kangen"
"Jahat kamu Jo, jahat, huhuhu... "
Jonathan memeluk erat tubuh Naya yang sedang menangis di pundaknya.
"Apa-apaan ini Nay? Ayolah kita pergi dari sini sekarang" pria itu menarik tangan Naya dan menjauhkannya dari Jonathan.
"Lepasin aku, sejak awal kamu tau berarti Jonathan masih hidup kan? Kau telah menipuku"
Naya mulai marah dengan Riko, tunangannya itu.
"Aku tak ada niat membohongi mu Nay, tapi pria tak tau diri ini hanya mempermainkan mu saja, aku tulus dan benar-benar cinta sama kamu Nay, ku mohon percayalah"
__ADS_1
Riko mulai bersujud dan memohon agar Naya tetap memilihnya, setelah dia membohongi Naya selama ini dengan keadaan Jonathan.
Riko, Naya dan Jonathan adalah teman baik sewaktu di SMA. Mereka adalah teman kompak, tapi Naya sangat menyukai Jonathan sejak dulu, hingga Jonathan menembaknya dan mereka mulai bersama.
Sementara Riko yang juga menyukai Naya hanya bisa menekan perasaan nya agar bisa tetap berada di sisi Naya, sampai kejadian malam di mana Jonathan overdosis karena obat-obatan sebelum Mas ocong memasuki tubuhnya.
Riko mengambil kesempatan itu untuk mendekati Naya dan berkata bahwa Jonathan telah tiada akibat overdosis dan juga HIV karena suka main gonta-ganti cewek.
Sontak hal itu membuat Naya patah hati dan mencoba untuk move on dengan menerima cinta Riko dan berjanji akan menikah dengannya.
"Kau pembohong Ko"
Naya marah dan mulai memukuli tubuh Riko.
"Maafkan aku Nay, aku tidak bermaksud seperti tiu, ku mohon Nay, jangan tinggalkan aku"
Riko terus memohon pada Naya yang sepertinya sudah tak mempercayainya.
"Aku memang suka gonta-ganti wanita Nay, bahkan aku memanfaatkan tidur bersama mereka demi uang"
Perkataan Jonathan membuat Naya terkejut.
"Jo kau, apa yang kau katakan Jo? jangan bercanda"
Naya mencoba tak menerimanya.
"Itu memang benar Nay, aku memang sempat meninggal akibat overdosis, tapi Tuhan seperti nya menyayangi ku dan memberikan ku kesempatan kedua untuk memperbaiki segalanya"
"Lihat kan Nay, aku bilang apa, pria ini sangat buruk dan tak pantas untuk mu"
__ADS_1
"Diamlah kau Riko"
Naya melepaskan tangan nya dari Riko dan mendekati Jonathan.
"Jo ku mohon, jangan mengatakan hal yang tidak-tidak"
"Maaf Nay, aku datang ke sini bukan untuk meminta balikan dengan mu, aku bahkan tak pernah benar-benar mencintaimu. Aku ke sini hanya ingin membayar budi mu selama kita bersama. Terima kasih untuk semua biaya hidup dan kasih sayang yang kau berikan selama ini, tapi maaf aku dan kau tidak bisa bersama. Aku pikir Riko memang adalah pilihan terbaik untuk mu"
Naya yang tak menyangka pria yang begitu dia cintai dan sayangi mampu mengatakan hal yang menyakitkan seperti itu padanya.
PLAK
Kuatnya suara tamparan Naya pada Jonathan membuat orang-orang yang ada di cafe itu kaget dan sebagian mencoba mengabadikannya dengan ponsel nya. Tapi tentu saja, Mas ocong tak akan tinggal diam, jadi dengan kekuatannya dia memutar kamera mereka dan membuat yang terekam adalah wajah mereka sendiri dan bukan adegan perkelahian Naya dan Jonathan.
"Aish, dasar manusia-manusia gak punya akhlak, orang lagi sedih dan tertimpa masalah, bukannya di bantu untuk melerai, malah di videoin, hadeh manusia akhir jaman" gerutu Mas ocong.
"Tega kamu Jo, huhuhu"
Naya mulai menangis, tapi Jonathan bukannya sedih dia malah menunjukkan ekspresi senang.
"Jika kau masih tidak senang, boleh tampar lagi kok Nay, gak apa-apa, aku bisa Terima" ucap Jonathan sambil tersenyum.
Naya yang sudah tak tahan akhirnya memilih untuk pergi dari sana. Riko juga ikut dan mengejar Naya dari belakang.
"Nay tunggu aku Nay"
Melihat Naya pergi, Jonathan mulai menunjukkan ekspresi sedih dan tak berdayanya.
"Maafkan aku Nay, tapi aku tidak punya pilihan lain"
__ADS_1
Jonathan menatap lurus ke arah punggung Naya yang semakin menghilang. Mas ocong yang melihat kepedihan Jonathan ikut sedih dan merasakan apa yang Jonathan rasakan. Sebab suatu hari nanti akan tiba di mana dia juga harus melakukan hal yang sama pada Kinan...