Game Setan

Game Setan
bab 12


__ADS_3

hari ini akupun minta izin ke ibuku untuk menemani bibiku ke tempat jauh, tepatnya di sebuah desa yang mobil saja tidak bisa masuk, dan ketika aku dan bibi pergi kesana bibi tidak bilang bahwa kami akan ke tempat dukun yang hebat dan aku juga tidak tau bibi minta apa kesana dan ternyata bibi kesana minta penglaris supaya kedainya banyak yang laku dan minta supaya jodohnya ketemu dan dukun itu perempuan dan sudah tua, rambut putihnya sudah menutupi semua kepalanya dan keriput sudah banyak di kulitnya dan giginya sudah mulai ompong dan lepas dan bajunya seperti baju kuno yang dipakai jaman dulu dan kami duduk aku hanya diam.saja dan tidak mau ikut campur, dan Mbah dukun itu meminta kembang warna putih itu kemudian membentuknya seperti lingkaran ditambah kembang kantil.putil dan lainnya, bibi mengatakan keperluannya mengapa datang kesana dan kamipun mengeluarkan yang kami bawa, Mbah dukun itu berkata apakah kamu datang untuk mencari jodoh dan mencari penglaris dan bibi menjawab iya, nanti sepulang dari sini bersedekahlah semakin banyak yang kamu sedekahkan semakin banyak rejekimu dan untuk jodoh ada mendekati kamu 2 orang laki2 , satu orangnya hitam dan yang satunya kulitnya sawo matang katanya, pasti kamu suka yang berkulit gelap bukan tetapi yang berkulit gelap ini auranya tidak baik cuma harta kamu saja dan orangnya memang ganteng tapi buat apa ganteng kalau cuma untuk di luar saja, yang kulitnya kuning baik hati tetapi pendek dan wajahnya tidak terlalu ganteng, tetapi rejekinya bagus, dan jika kamu pulang nanti buanglah semua kantil2 ini di air sungai jangan bawa pulang karna akan sial katanya, aku cuma diam saja dan adek kamu minta apa katanya, aku cuma tertawa dan ketika bibi pergi sebentar ke kerabat kami akupun berbicara ke Mbah dukun bagaimana dia tau sirih bagus dan jelek dan sirih itu, Mbah dukun itu aku panggil nenek dan nenek itu mengatakan jika garisnya lurus dan tidak berbelok2 berarti hidupnya bagus dan jika sirihnya tangkai garis bengkok maka tidak bagus katanya, aku memberikan pilihanku setangkai sirih kuberikan dan dia mengatakan jodoh kamu nanti seorang abdi negara dan kamu orangnya lurus dan tidak percaya dengan hal2 yang mitos ataupun hal yang menyangkut dukun ataupun dunia mistis, iya emang nek kataku, dan benar saja yang nek ceritakan akupun nanti akan berpikir untuk.menikah cepat dan aku takut kalau menikah itu cuma menjadi beban buat suami dan akan membuat kita sengsara kataku, jangan begitu kata nenek, tidak selamanya menikah itu begitu dan untuk menjadi orang yang berhasil kita harus belajar keras dan bukan tanya ke dukun kataku dan minta ke Tuhan nek, kataku. bibi pun datang dan kamipun pulang dan sebelum pulang bibi membuang bunga kantil itu di sungai dan bibi memberikan sedekah seperti yang dikatakan nek itu dan tentu saja, toko bibi itu laris dan tak lama bibi itu pun menikah, memang banyak orang yang salah jalan dan tentu saja iblis memberikan jalan yang mudah dan kita akan selalu mencarinya karna solisinyanmudah dan gampang, dan padahal sebenarnya lebih gampang meminta ke Tuhan daripada ke iblis karna banyak persyaratannya, dan kini aku mengerti kita manusia tidak pernah puas apa yang sudah di berikan Tuhan kepada kita, sudah kaya pengen kaya, sudah punya ini pengen punya itu lagi dan lagi dan kita menduakan Tuhan itu yang kutahu...


__ADS_2