Game Setan

Game Setan
bab 16


__ADS_3

Hari ini di desa kami kehilangan anak dan setelah dilihat oleh tetua atau dukun setempat anak itu dibawa Umang katanya, aku masih binggung Umang itu apa dan kata ibuku Umang itu sejenis genderowo ataupun sejenisnya, apakah mereka akan membawa anak2 jika anak nakal ataupun sedang berada di ladang kataku pada ibuku, tidak ada, ibu tidak pernah melihat ada hantu yang dibawa Umang dan siapa yang di bawa Umang. kata ibuku, terkadang aku tidak mengerti pikiran ibuku dan ibu-ibu yang lainnya, ibuku selalu memandang sesuatu dengan rasional dan menurutnya hantu itu tidak ada, dan jika kita takut maka diri yang menghantui kita kata ibuku dan untuk harus kuat di dalam iman dan kepada Tuhan dan ibuku juga mengatakan jangan pernah menggangap sesuatu dengan mistik, dan aku juga tak.mengerti kenapa ibuku selalu mengajari kami begitu, padahal di kampung kami ini banyak tetua yang mempelajari ilmu kebal, dan meyerahkan dirinya kepada setan dan mengabdi kepada setan, dan untuk itu kata bapak juga, jangan. pernah ada 2 yang kita sembah cukup kepada Tuhan saja, dan anak kecil itu mungkin bukan diculik Umang ataupun yang lainnya, mungkin dia ketiduran di ladang ataupun kesasar ataupun di culik orang atau sekarang berada di rumah teman kata ibuku dan aku hanya diam saja, hari ini masih siang dan sore hari anak itu belum.kembali juga, semua orang sudah berkumpul di balai desa dan belum juga di temukan anak ini, bagaimana ini kata bapak itu kepada tetua itu dan tetua itu mengatakan sabar sebentar lagi anak itu akan kembali dan akan pulang katanya, semua orang tidak jadi mencari anak itu dan kembali ke rumah masing2 dan hari sudah malam dan bapak juga ikut ronda di rumah bapak itu yang kehilangan anaknya seperti biasa kami menemani ibu dan adik2 dirumah, dan bapak juga belum pulang, bapak memang sangat rajin mengikuti kegiatan di kampung, dan orangnya sangat baik dan mungkin karna kami miskin dan tidak punya uang dan kami cuma bisa memberikan tenaga dan kalau ada uang maka kami akan memberikan uang, jika tidak bapak akan menemani disana sampai acara selesai atau sampai pagi, dan kadang bapak diberikan nasi dan kamipun akan senang memakannya sampai rumah dan ibu jarang membuat lauk daging, ketika hari besar saja baru kami makan daging, itulah kehidupan kami, tetapi bapak selalu mengatakan bekerja keras akan membuat kita kaya dan ketika kaya jangan sombong dan di daerah kami juga masih banyak yang percaya pada hal begitu dan ketika kita membagi cinta kepada setan maka setan akan meminta kepada kita taruhannya bisa jadi anaknya ataupun pasti ada yang di ambil, itu yang dikatakan ibu kepadaku dan untuk itu percaya kepada Tuhan saja karna setelah kita mati kita akan menghadap Tuhan dan bukan kepada setan, hari sudah malam dan bapakpun belum pulang, entah kenapa bapak belum.pulang,ibu juga sudah nampak gelisah dan bapak belum juga pulang, anjingpun masih mengonggong dengan kuat dan kencang, ada apa kata ibu, apa peliharan mereka keluar dan kenapa semakin banyak suara Anjing mengonggong, auuuuuuu...uuuu...mengonggong dengan kencang, akupun merinding mendengarnya dan entah kenapa buruk kudukku merinding dan ibu mengatakan tidurlah, ibu akan menunggu bapak pulang, dan entah kenapa bapak belum.juga pulang...


__ADS_2