Game Setan

Game Setan
Bab 89


__ADS_3

Benar apa yang di katakan oleh Lusifer dan aku hanya mengatakan kebetulan saja, karna tidak yang benar apa yang di katakan oleh iblis dan kita manusia jangan percaya kepadanya dan walaupun kita di terpa oleh banyak masalah tetap setia bersama Tuhan dan aku hanya bisa membantu saja dimana saat 8ni hanya doa lah yang memberikan aku kekuatan untuk tetap percaya.


Setelah mati lampu dan tidak hidup malam kembali sangat dingin dan aku hanya bisa melihat rintik hujan yang turun secara perlahan dan tidak ada kejadian yang menyedihkan setelah ini.


Matahari sudah bersinar dengan baik dan tentu saja keadaan desa akan terang kembali dan rumah - rumah warga sudah rata dengan tanah dan tidak ada lagi satupun yang berdiri kokoh, ada yang berdiri tetapi juga rusak parah karna angin ****** beliung itu mungkin sangat parah dan banjir dari atas juga membuat semakin parah keadaanya, aku berlari pulang ke rumah karna ini masih pagi dan dengan melihat keadaan rumah warga, aku berpikir bagaimana keadaan rumah kami di sana, aku berjalan menyusuri jalan setapak dan segera dengan napas yang ngos-ngosan agar cepat sampai di rumah


Sesampainya di rumah kami, aku tersenyum saja dan mungkin ibuku juga tidak tau keadaan di luar sana dengan rumah penduduk yang sudah rata dengan tanah dan yang paling menyenangkan melihatnya bunga - bunga surga itu masih terang dan menerangi ramah kami dan akupun masuk ke dalam untuk melihat ibuku yang sedang memasak untuk ku bawa ke balai desa dan mungkin ibuku dan saudara perempuan hanya tidur sebentar saja karna makanan sudah di siapkan di atas meja kami.


Iya Bu, sebentar ya aku mandi dulu dan aku akan membawanya ke balai desa. apakah ibu bisa tidur tadi malam dengan makanan yang sudah banyak ibu bungkus di meja dan sepertinya ibu juga tidak tidur bukan?

__ADS_1


Nantilah tidur nak, ibu kepikiran bapakmu, kasihan nak di sana belum pulang dari kemarin bahkan nasinya juga kita bungkus dari rumah dan ibu juga tidak bisa melihat kalian berdua kesusahan dan kedinginan di luar sana dan dari tadi makam ibu merasakan ada sesuatu yang terjadi nak di balai desa.


Tidak ada yang terjadi apapun ibu, bapak membantu warga yang kesusahan karna rumah mereka sudah rata dengan tanah dan sepertinya mereka akan tinggal di balai desa sampai rumah mereka kembali seperti semula Bu, kita juga akan membantu mereka seminggu ini dan mungkin kita akan susah mencari pekerja 7nyuk ke ladang ambil buah.


Nak, apa kamu yakin kalau kebun kamu itu tidak tumbang, bayangkan saja di sini pohon saja tumbang apalagi di ladang pasti semua juga sudah rata dengan tanah nak, bagaimana para pekerja itu?


Benar ibu mungkin aku harus kembali ke sana setelah membawa semua makanan ini ke balai desa ibu, setelahnya aku akan ke tempat mereka ibu dan mungkin saja mereka tidak menginap disana karna kalau hujan biasanya akan sangat banjir kalau di tempat mereka itu dan ibu bantulah di dalam doa ya , semoga semuanya berjalan dengan baik - baik saja kedepannya.


Sambil berjalan ke balai desa aku melihat banyak sekali hantu di atas pohon dan itu si mungil hantu kecil kembar ngapain di atas pohon dan sepertinya mengintai orang, lihatlah matanya kuning dan tidak ada bola mata hitam dan sekali, dia melompat kesana dan kesini, apakah kamu akan mencari mangsa yang baru lagi.

__ADS_1


Tidak cuma satu atau dua saja, ada juga roh yang tanpa wujud , hitam tanpa ada wajahnya, hantu ini suka sekali menganggu kalau lagi galau ataupun kita bersedih hati, kadang aku binggung mau apa mereka, ku lanjutkan perjalananku, aku tidak tau apa yang akan terjadi nanti tetapi aku yakin sekali ada yang di tunggu oleh setan - setan ini dan sebenarnya manusialah yang membuat mereka begini, manusia adalah pelayan mereka dan mereka menjadi pelayan manusia semasa hidup manusia dan setelah mati iblis akan menghancurkannya.


Mungkin sekarang kami tidak bisa mengucapkan apapun kepada Tuhan, desa kami terkena musibah dan rumah - rumah hancur, kami tidak mengeluh dan bekerjasama, apakah ada campur tangan mu lagi Lusifer, sungguh kamu memenang iblis yang sangat jahat kataku di dalam hati, bagaimana mungkin menyembahmu Lusifer.


Sampailah aku di balai desa dan benar saja bau kemeyan sangat membuatku mual dan ini para dukun sudah kemasukan setan kembali dan pantas saja banyak setan disana sewaktu aku membawa makanan itu ternyata dukun ini memanggil setan , untuk apa juga dan aku langsung mencari bapak untuk segera sarapan dan minum teh dan kopi yang kubawa dan membagikan ke bapak - bapak yang bekerja di belakang bersama bapakku dan biarlah para dukun kelaparan karna katanya mereka tidak boleh di ganggu karena ada kegiatan sakral katanya.


Aku minta izin kepada bapak untuk pulang karna aku mau ke kebun lagi dan untuk membantu di balai desa biarlah nanti sore saja karna bagaimanapun aku harus melihat buat dan tanaman disana, mungkin saja tanaman itu sudah banyak yang rusak.


Paman, kenapa paman masih bertahan disini, apa paman baik - baik saja bersama - sama dengan yang lain.

__ADS_1


Paman baik - baik saja nak, kami tidak terkena badai hanya desa kalian saja dan hujan juga tidak terlalu deras dan lihatlah pohon - pohon masih berdiri dengan tegak dan tidak ada korban jiwa ataupun rumah yang terbang atapnya bahkan tadi malam kami kedatangan ular yang banyak dan Kami memberikan mereka daging supaya pergi, mereka juga harus hidup bukan dan untuk keadaan Kami baik - baik saja nak, pasti kamu panik ya, padahal kami sudah menyuruh orang untuk memberitahukan ke ayahmu, tetapi katanya bapakmu tidak kelihatan di balai desa dan anak buah paman juga belum kembali dari desa.


Kok aneh ya paman, mungkin ikut membantu paman, padahal aku juga baru dari balai desa paman dan banyak dukun yang datang paman dan acara juga tidak boleh di ganggu paman katanya acara ritualnya sakral sampai itu di jaga bahkan makan saja tidak boleh paman ?


__ADS_2