Game Setan

Game Setan
Bab 53


__ADS_3

Mungkin orang lain lain tidak melihat kerangka tulang bibiku yang sudah tidak ada daging lagi, hanya bau menyengat saja yang sudah lama sekali dan ada apa lagi ini seluruh badannya keluar cacing mayat yang banyak sekali dan aku juga heran apakah tulang bibiku dan dagingnya ini sudah membusuk lama sedangkan bibiku baru tadi pagi bangun dan untunglah sudah di masukkan peti mati dan tinggal menunggu saudara yang dari jauh dan lumayanlah bau mayat busuk sudah tidak ada lagi dan kulihat si setan iblis Lusifer sedang duduk di atas bubungan sambil makan es krim coklat yang enak sekali dan sepertinya dia menikmati kegelisahan warga karna si Lusifer ini.

__ADS_1


Aku hanya bisa berdoa dan mengatakan Bapa maafkanlah dosa - dosa bibiku jikapun banyak kesalahan yang di buatnya maafkanlah dosa dan segala kesalahannya semasa hidup dan tunjukanlah jalan baikmu kepada kami. Aku sungguh sangat binggung sekali karna bibiku ini semasa hidup lagi mengobati orang - orang yang sakit dan tidak pernah mencuri dan mungkin saja situasi ini di manfaatkan oleh si lusifer dan Aku melihat bapakku sangat tenang sekali dan membersihkan belatung - belatung kecil dan cacing itu dan segera membakarnya karna hari sudah menyelang malam dan akan di buah di rumah saja sampai besok saudara bibi kembali pulang ke desa.

__ADS_1


Aku kembali ke rumah sore harinya karna akan mandi dan membersihkan badanku yang sudah kotor dan aku harus segera mandi dan bapak menyuruh baju yang kupakai di rendam saja dulu dan segera bersihkan kata bapak dan kamipun mengikuti semua yang bapak katakan dan itu air kelapa muda di minum di atas meja supaya tidak pusing kata bapak dan semuanya kami lakukan, setelah malam akupun kembali dan duduk di sebelah bapakku di ruangan itu karna di rumah duka tidak ada satu orangpun yang datang mereka hanya menunggu di rumah sebelah dan tentu saja bapak hanya sendirian di dalam, pamanku yang laki - laki pun tidak tahan.fan daritadi hanya bapakku saja dan kiranya kami meninggalkan peti mati itu hanya ibu saja dan bapak pun memutuskan agar ibu , kakak dan adikku pun.oulang ke rumah saja dan kami berdua dengan bapak yang menjaga peti mati itu malam ini dan ibuku pun pulang. Malam hari ini cuacanya sangat dingin sekali dan hari pun baru selesai hujan dan aku dan bapak bercerita di dalam rumah bibi dan hanya kami berdua dan aku tidak takut kata bapak manusia adalah makhluk yang di takuti setan makanya dia yang sering kali menakuti kita sehingga kita di buat takut kepada mereka.

__ADS_1


Tapi bang, arwah istriku gentayangan bang dan memintaku untuk menemaninya disana dan aku tidak mau ikut mati bersama istriku bang, aku takut sekali menemaninya karna.dua sudah mengatakan akan menjemputmu bang. Kamu hanya menakuti dirimu saja kata bapakku kepada paman, gak mungkin orang sudah mati bisa berbicara dan lagian kamu dari tadi malam sudah disini dan tidak ada apapun pun yang terjadi dan aku juga harus melihat rumah dan kakakmu sebentar sebelum adikku sampai di sini dan tolong kamu jaga sebentar dan ini juga sudah pagi, rumah kamu tidak perlu di bersihkan dek sedangkan yang lain harus berbenah dulu dan setelah itu kita juga akan ke penguburan biar mayatnya istrimu segera di kuburkan dan aku juga harus memanggil tetua kembali dan abang juga heran mengapa semua anak - anakmu tidak ada yang peduli dengan ibunya padahal waktu ada uang saja lupa sama.yang lain.

__ADS_1


Bapakku langsung mengajak aku pulang ke rumah sebentar dan sekalian kami ke rumah tetua dulu sebelum tetua pergi ke tempat yang lain. Hujan dan angin sungguh hebat sekali menghancurkan rumah dan tumbuh - tumbuhan semuanya pada tumbang dan kasihan sekali mereka harus membersihkan rumah dan memasang genteng tetapi tidak dengan rumah tetua yang masih berdiri kokoh. Bapak segera mengatakan acara penguburan bibiku karna sebentar lagi adiknya bapak sudah datang dan mobilnya sudah sampai kata bapak kepada tetua dan kamipun permisi pulang untuk melihat ibu dan rumah kata bapak.

__ADS_1


__ADS_2