
Ibu jangan pernah ibu melakukan perjanjian dengan apapun ataupun makan makanan yang sudah di doakan untuk Lusifer ibu atau ibu akan menderita seperti ini dan jikapun kita miskin jangan menyerahkan hidup ibu buat mereka dan memenang benar iblis memberikan berbagai cara tipu muslihatnya ibu tetapi buat apa ibu hanya untuk sementara saja dan lihatlah ibu ulat - ulat kiriman orang itu hampir memenuhi rumah kita dan rumah kita berbau busuk sekali dan jikapun kita pindah lagi sama saja ulat bangkai dan teman - temannya pasti akan datang lagi dan sekarang lepaskanlah ibu semuanya dan ibu harus pelepasan untuk dosa.
Ibuku menanggis dan mulai berbicara bahwa ibuku tidak pernah melakukan perjanjian dengan iblis dan kakek sudah melarang kami untuk bersekutu dengan 8blis dan untuk makanan bibimu yang memberikan bukan ibu meminta bahkan ibu sudah menolaknya berkali - kali dan bibimu memberikannya dengan ikhlas dan jika ada dosa ibu hanya sering kesal dengan dengan bapakmu nak, karna tidak peduli pada ibu bahkan untuk uang belanja juga ibu sering sekali hemat dan kalian tidak pernah mengeluh dan ada saja rejeki untuk itu dan untuk ulat bangkai dan semuanya ini adalah kiriman seseorang yang katanya iri dan serakah karna bibimu sudah memberikan kepada ibu banyak sekali kebun dan mereka tidak mau memberikan kepada kita karna di kebun itu ada harta Karun yang tak ternilai harganya dan ada emas tertimbun di dalamnya maka ibu di buat mati saja dan bukan hanya ibu saja mungkin karna ibu lemah maka ibu yang di buat duluan mati dan kalian sudah mengembalikan sihir mereka dan lihatlah akan ada berita dari kota untuk di kebumikan di kampung kita dan orang itu sudah menjadi budaknya iblis yang setiap hari berkeliling mencari tempat untuk bersinggah kata ibuku.
__ADS_1
Akupun terkejut ternyata ibuku bukan melakukan perjanjian dengan iblis tetapi ibuku terkena santet kiriman seseorang dan jika memang disana ada emasnya maka mungkin orang berdatang untuk membongkar kebun itu dan aku melihat ibuku dan meminta maaf padanya toh emas itu juga gak pernah ada dan gak pernah dilihat orang manusia kataku dan emas itu hanya untuk iblis saja dan hanya untuk dipersembahkan untuk junjungan mereka anaknya di Lusifer yang sekarang sudah meninggal dan mencari tumbalnya untuk di persembahkan agar mereka bisa lebih berjaya di dunia ini kataku kembali kepada ibu dan melebihi tetua saja.
Tuhan jika kamu berkehendak hilangkan lah segala kutuk dan segala kiriman orang - orang yang serakah ini Tuhan dan jika pun itu berasal daripadamu hilangkan lah karna dengan namamu saja segala setan dan iblis semuanya kembali ke alamnya kataku sebelum mengakhiri ucapan doaku kukatakan karna Kau yang awal dan yang akhir dan segalanya kemudian aku membuka mataku kulihat si Lusifer sudah tertawa di atas pohon dan tersenyum menganggukkan kepalanya dan semuanya sudah hilang dan pergi dan bapak melihatku dengan sorot mata yang teduh dan tidak ada kulihat kemarahan di matanya sebab katanya Tuhan saja selalu menyayangi anak - anaknya Kenapa bapak harus marah dan kenapa bapak harus membuat kalian tersiksa dan bapak yakin ibu tidak pernah melakukan kesalahan dengan bersekutu dengan iblis dan tidak menjalankan perintah Tuhan dan bapak yakin dimanapun ibu berada ibu selalu berada di dalam lindungannya dan mungkin orang - orang saja yang selalu iri bahkan salah tanggap kepada ibumu karna ibu adalah orang yang baik dan selalu yang terbaik kata bapak.
__ADS_1
Dulu kakekmu sama seperti dirimu setiap ada kejahatan kakek pun pasti sama marah dan tidak mau kejahatan itu menang dan kebaikan kalah semuanya kakakmu tentang dan ingin dunia menjadi tenang tanpa campur tangan iblis dan raja semua iblis dan kakek menurunkan itu kepada bapak dan benar saja kakek mati di racun oleh seorang dan kekek tidak bisa hidup lagi dari segala racun bisa kakek atasi dengan melihat saja kakek sudah tau , pada saat bapak lahir kakek tidak pernah bapak melihat ketakutan sedikitpun di matanya dan bapak selalu di ajarkan tentang kebenaran hidup, tetapi bapak harus kehilangan kakek karna racun itu membawa kakekmu cuma sebentar saja dan semua orang merasa kehilangan dan bapak juga sakit kehilangan bapak yang sudah memberikan arti hidup buat anak - anaknya dan kamu lihat bapak menjalaninya seperti ini nak, dan lihatlah nak kebun itu membuat kita menjadi sasaran orang hitam dan ibumu menjadi korban nya dan kamu bisa melihat siapa yang mengirimkannya bukan ? Bapak harap kamu bisa lebih dewasa nak, karna di setiap.pervuatan pasti ada yang harus di pertanggung jawabkan kata bapak kepadaku.
Aku mengerti pak dan aku akan ingat pesan bapak, aku hanya ke rumah paman saja untuk memberikan ikan arwana yang kemarin kudapat di hutan karna paman meminta satu pak, aku akan langsung pulang kataku kepada bapak dan mencium tangannya serta aku tersenyum tentu saja hatiku sudah berdamai dengan apapun dan jika memang kehendak mu tanpa aku lakukan engkau pasti sudah melakukannya duluan kataku di dalam hatiku.
__ADS_1