Game Setan

Game Setan
bab 25


__ADS_3

Ketika hutan larangan sudah gundul di sebelah timur dan ular-ular sering datang ke pedesaan kami karna mereka yang bekerja di sana membakar sisa pohon itu untuk supaya bersih dan ketika ular hitam itu tidak punya tempat lagi datang mengigit warga dan kami semuanya pun terkejut dan warga itu segera di bawa ke rumah sakit untuk mendapat pengobatan lanjutan, dan anehnya kejadian kejadian yang aneh sering terjadi dan saat ini Joko tiba tiba menjerit dan berteriak jangan ganggu rumah kami dan terus berbicara seperti orang yang kerasukan, dan tetua sudah memberikan obat tetapi Joko seperti orang sakit meronta dan tidak takut apapun, bang Ali membawa seorang dokter ke kampung kami, dokter mengatakan bahwa Joko harus dibawa ke rumah sakit karna perlu obat penenang tetapi orang tuanya tidak mau membawa Joko ke rumah sakit karna joko begitu setelah pulang dari rumah sakit kata bapaknya dan tentu saja orang tuanya lebih percaya ke tetua kampung dan menurut tetua kampung bahwa Joko kemasukan salah satu jin di hutan itu dan jin penunggu hutan itu marah karna rumahnya di ganggu, bang Ali tersenyum dan mengatakan tidak ada hantu atau jin disana yang ada ular banyak sekali kata bang Ali mungkin Joko sudah kelelahan dari kemarin dan kurang nutrisi kata bang Ali, tetapi Joko hanya melihat bang Ali dan mengatakan kau Ali kau akan mati dimakan binatang yang ada disana dan kau akan membusuk disana dan kalau keturunanmu datang kesana juga akan kami patuk katanya dan kau telah membunuh semua keturunanku katanya Joko, sudah minum obat dulu nanti kalau sudah minum obat segalanya jadi enak kata bang Ali, tatapi Joko cuma sebentar tidur dan kemudian berteriak lagi dan sampai habis suaranya dan pingsan, ibu dan bapaknya pun panik berlari menuju ke rumah tetua yang ada disana dan mengatakan Joko pingsan, tetua segera menyuruh mencari kembang tujuh rupa dan ayam cemani, jika saja Joko tidak tertolong lagi maka tetua tidak akan tau bagaimana ke depannya, tetua itu melihat arwah Joko ke hutan larangan berjalan dan tetua itu melihat lurus ke depan dan Joko dipersembahkan oleh seseorang untuk menjadi tumbal di hutan itu dan Joko adalah pilihan mereka katanya dan menurut tetua Joko tidak akan pernah bisa diterima disana dan tentu saja karna Joko masih turunan dari kampung itu dan ayahnya juga asli kampung kami, dan jika Joko yang di korbankan semuanya orang yang ada di hutan dan orang-orang yang ikut bekerja disana akan ikut bersama keturunannya dan itu sudah menjadi sumpah dari setiap orang kampung kami, dengan segera tetua memberikan sesembahan ayam cemani sebagai Joko karna darah harus di ganti darah dan benar saja Joko bangun dan mengatakan dia ada dimana dan bapak Joko mengatakan apakah Joko tidak ingat atau lupa sedang apa dan mau kemana, tetua itupun memberikan air minum untuk diberikan kepada Joko karna untuk.menghilangkan guna-guna yang digunakan ke Joko, dan bang Ali mengatakan tidak tentang hal tersebut dan selama ini menebang pohon bang Ali tidak tau bahwa itu sudah di mantra katanya, tetua itu mengatakan besok pagi kamu akan tau siapa yang membuatnya sekarang Joko tidur dulu saja katanya kepada Joko dan kamipun pulang ke rumah kami masing- masing.


Pagi hari ini semua pekerja kayu yang ada di hutan larangan itu sibuk mengevakuasi seorang dukun yang terkena ranting pohon pada saat ke hutan ranting itu masih muda dan mengenai dada dukun itu dan semua orang sibuk mau membawanya ke kampung kami dan segera membawa ke rumah sakit, tetapi dukun yang mereka bawa tidak selamat karna kehabisan napas sebelum di rumah sakit, tetua itu mengatakan pasti ada yang meninggal hari dan tetua juga mengingatkan mereka agar tidak menganggu warga kampung ini, karna kayu - kayu itu bukan milik mereka dan ketika mereka menjual juga kayu - kayu tidak ada akan ada artinya karna kayu dan pohon itulah yang membuat kami bisa bertahan, dan tetua sudah mengatakan semua pohon itu sudah di sumpah, siapapun yang memotong kayu dan pohon itu sudah terikat janji dengan penguasa gaib dan semua keturunannya juga akan ikut, dukun sudah dibawa pulang ke rumahnya dan sudah dikuburkan dan ketika semuanya sudah selesai ada lagi yang terkena gigitan ular dan langsung di bawa ke rumah sakit dan benar saja begitu saja sudah di bawa ke rumah sakit datang satu lagi sampai semua pekerja di hutan habis pulang ke kota yang tinggal cuma bang Ali, dan bang Ali juga tidak tau berbuat apa semua pekerja itu sudah pulang dengan segala kendala, bang Ali juga binggung bagaimana bisa ular-ular hitam itu menyerang dan mengakibatkan semua pekerja masuk rumah sakit dan ada sampai kritis.


__ADS_2