
Setelah semua durian itu di bawa ke kota, aku masih penasaran kenapa ada kerajaan setan di ladang durian bapak dan apa maksudnya suara gendang itu dan lagi itu adalah gendang kematian yang akan membawa mayat pergi dan suasana setiap ada suara itu seolah menyakiti jiwa dan sepertinya akan memakan korban lagi dan kenapa ibuku sampai saat masih saja takut ketika mendengar suara itu dan jika memang suara itu menarik manusia untuk ikut di dalamnya tentu saja ada orang yang sengaja membuat ritual supaya ada yang menjadi tumbalnya buktinya mereka mau untuk membangkitkan roh alam kubur dan itu pasti meminta nyawa dan tentunya sesajen bahkan bisa jadi itu sama seperti santet yang dikirim karna orang tersebut sakit hati dan itu yang di katakan oleh kakekku ketika aku tidur tadi dan kini sudah malam dan untuk siapakah kiriman itu di kirim dan akupun mulai berdoa mudah - mudahan tidak ada 6ang terjadi di kampung kami ini.
Suara itu kembali terdengar kata ibuku dan ibuku sudah tidak takut lagi karna sudah ku ceritakan kepadanya bahwa waktu mengumpulkan durian itu aku bertemu dengan tetua kataku dan mereka sedang melakukan ritual anak raja iblis yang meninggal dan bukan kita yang akan di hukum dan tetua berterimakasih karna pohon durian itu tidak di tebang dan mereka masih disana katanya dan kata tetua juga ada orang yang akan membayar apa yang sudah di lakukan kepada pangeran itu tetapi tetua juga segera menyuruhku pergi kataku karna mereka akan melakukan ritual penguburan nanti malam karna mayat itu sudah harus di kuburkan di peti tanpa di tanah jadi hanya mengambil tumbal saja dan ketika tumbal itu cocok maka pangeran akan bangkit kembali dan manusia akan di berikan uang bahkan kekuasaan bahkan jika mau akan menjadi budaknya iblis selama manusia hidup pasti akan di berikan uang dan tidak akan kekurangan tetapi untuk hidup setelah mati tidak ada yang tau yang ada mereka sudah menjadi budak iblis tentunya.
__ADS_1
Kemudian muncul bau yang sangat tidak enak bau busuk yang sangat mendalam dan aku mau muntah rasanya suara gendang itu makin dekat dan kami hanya duduk dan membakar ayam dan kata bapak tidak usah di lihat kalaupun kamu bisa melihat mereka nak dan bau ini di buat supaya manusia bisa menerima mereka dan kami semuanya muntah dan ayam yang kami bakar itu di bara yang panas muncul belatung memakan habis ayam itu dan semuanya ludes dan aku mual dan mual dan kami semuanya muntah dan berlomba ke kamar mandi dan kulihat ibuku sudah lemas dan aku segera membuat teh manis panas kasihan ibuku sampai pucat begitu dan suara itu sudah menjauh dan tidak kedengaran lagi dan tak tau kemana mereka dan kulihat si Lusifer menggelengkan kepalanya dan tersenyum kepadaku di atas pohon dan aku melihatnya dan darimana saja kamu selama ini Lusifer kataku yang lewat tadi pasti ulahmu bukan kataku kepadanya dan kata si Lusifer untung kalian muntah kalau tidak pasti kalian sudah di bawa dan itu baunya sangat tidak enak Lusi kataku kepadanya, Jika kalian tumbal maka kalian akan merasakan wangi yang amat sangat dan aku tau ibumu adakah target mereka makanya gendang itu berputar - putar terus kata si Lusi kepadaku dan kenapa ibu yang menjadi target mereka bukankah ibu sudah mereka pulangkan waktu itu Lusifer tetapi kamu mengatakan bahwa ibuku target mereka.
Hai anak kecil, aku mengatakan yang sebenarnya kepada kamu bahwa ibulah yang menjadi tumbal untuk anak setan itu dan ibumu hanya pura - pura saja muntah dan jijik padahal sebenarnya ibumu merasa wangi tetapi mengapa tidak berhenti saja mereka ketika kami di luar tadi, gendang itu lewat saja seperti nyanyian sunyi dan mencekam kataku kepada si Lusi. Lusifer hanya tertawa saja dan lihatlah belatung itu banyak ketika ayam itu dinamakan belatung dan kamu lihat ibumu seperti orang yang ingin memakannya karna itu syarat mutlak untuk menjadi korbannya memakan belatung itu dan ketika belatung habis di makan ibumu maka ibumu pun akan menjadi budakku kata si Lusifer kepadaku dan lusifer pun pergi dari tempat ku berada sekarang.
__ADS_1
Bapak kulihat semakin tua saja dan apa yang telah di lakukan ibuku kali ini, apakah ibuku memakan makanan yang tidak harus di makan dan apakah ibuku memakan sesajen waktu kecil dulu dan kenapa ibuku selalu saja menjadi target setan ataupun iblis yang berkeliaran di dunia dan hanya ibuku saja, ibuku adalah seorang yang lembut dan tidak pernah iri hati kepada orang lain dan satu kami kekurangan dulu tetapi ibuku selalu memberikan yang terbaik buat keluarga dan kini ibuku hanya bisa berbaring dan entah kenapa dengan aku ini, aku bahkan kasihan melihat ibuku tetapi aku tidak bisa membantunya dan pandangannya mulai berubah dan berbicara kepadaku, maafkan 8bjmu ini nak dan tolong jika ibu pergi jagalah bapak serta saudara - saudaramu dan jika ibu jadi sasaran mereka bukan karna ibu membuat perjanjian tetapi karna janji kakek buyutmu dulu yang memang mengadakan perjanjian dengan mereka dan ibu hanya korban saja kata ibuku lagi
Ibu hanya perlu berdoa dan tidak mengikuti aturan perjanjian itu Bu,lepaskan semua kutuk itu dan biarlah Tuhan yang melepaskan kutuk itu dan ibu jangan mengikuti hawa napsu ibu, serahkan semua pada Tuhan dan lepaskan perjanjian itu kataku kepada ibuku dan ibu pasti tidak akan di ganggu dan lihatlah ulat besar itu masih saja datang nanti dan masuk ke dalam lambung ibu, maka ibu juga akan mati nantinya dan itu hanya di dalam pikiran ibu saja kataku.
__ADS_1