
Dulu kata bapakku kakekku adalah seorang yang bisa menyembuhkan orang dan segala macam penyakit di sembuhkan nya dengan rempah - rempah yang ada di halaman belakang rumah kami ataupun yang ada di ladang, seringkali kakak menyembuhkan orang - orang yang sakit perut ataupun orang yang kesurupan tetapi tidak mengunakan jin setan ataupun menyembah kepada iblis.
Ilmu itu di dapatnya kakek turun menurun dari bapaknya yang juga orang yang sangat sakti, tetapi kakekku tidak mau mengunakan tulang orang yang sudah mati ataupun yang lainnya. Kakek hanya mengunakan keahliannya dengan mempelajari tumbuhan itu dan mengurut saja yang patah dengan mengikatnya dengan bambu kuning ataupun dengan papan sisa di gudang dan semuanya sembuh cuma lama dan kadang ada yang tidak seimbang tangannya ataupun kakinya.
Seringkali kakek menyuruh orang - orang yang agar ke rumah sakit saya dan untuk tumbuhan juga harus di cari dulu di ladang dan kemudian di.lotong menjadi kecil dan rempah itu di jemur di bawah sinar matahari kemudian di giling dan di balurkan ke tubuh yang sakit.
Kalau lukanya terbuka maka kakek akan menyuruhnya membawa saja ke rumah sakit kota untuk segera di tangani dan jika tidak punya uang maka yang tertua di kampung kami yang akan membawa ke kota untuk di urus surat - suratnya
Ada juga kakekku yang satu lagi dengan mengunakan minyak dan tulang manusia yang sudah mati dan tentu saja matinya tidak sakit, biasanya yang di ambil mati gantung diri, kecelakaan atau yang mati minum racun maka itu sangat manjur di buat untuk obat kusut ataupun yang patah tulangnya.
Tetapi aku lebih percaya kepada kakak kandungku dan kekek ku juga sering melihat semua jenis hantu dan seringkali juga kakek menyuruh mereka pergi saja karna cuma akan membuat kakek marah, dulu kata ibuku sering kali kakak marah kepada hantu yang menggangu ibuku, tetapi ibuku tidak takut dan malah hanya tersenyum saja.
Sama denganku aku juga sering di jahili dari kecil, sering sekali mengajakku main dan memperlihatkan wujudnya kepadaku dan mengatakan kalau ikut dengannya maka akan di berikan apapun yang ku mau, tetapi bagaimana lagi aku tidak menyukai orang yang jelek dan sangat jelek sekali.
__ADS_1
Sampai kami di rumah itu setan sudah duduk saja di rumahku dan enak saja duduk disana dan bapakku mengatakan pergi sana katanya, kau mengganggu saja dan benar saja dia pergi dengan memperlihatkan taringnya yang panjang dan suaranya yang melengking dan mengeram padahal hanya yang mendengarkan dan kami cuek masuk ke rumah.
Mandi dan makanlah jangan biarkan roh jahat mengikuti nak, rumah mereka sudah mulai banyak yang di tebang dan setan itu sendiri tidak menyeramkan bahkan ada yang sudah tidak takut lagi kepada mereka, karna kita ini derajatnya lebih tinggi dan kenapa kita harus takut kepada mereka bukankah kita lebih mulia di bandingkan mereka.
Dan jika dia datang lagi jangan pernah kau suruh masuk ke rumah karna semua makanan. Akan menjadi basi dan sering kali kalau tetua memberi makan juga hanya di buat dengan mangkok kelapa dan tidak sama dengan kita memakai piring.
Aku tidak tau pak, kenapa mereka mendekatiku dan mengajak berteman denganku padahal aku ini anak kecil dan tentu saja tidak ada juga gunanya buat aku pak dan untuk apa juga uang banyak kalau nanti orang yang kita ikuti membawa kita ke neraca seutuhnya.
Katanya paman tole yang meninggal itu bersekutu dengannya dan paman tole sudah menyerahkan jiwanya kepadanya dan ketika meninggal kami melihatnya hanya pohon pisang saja yang ada di balai desa dan untuk besok kataku kepadanya jangan buat pohon pisang karna aku melihatnya kataku dan sungguh kejam dia Menganti nyawa orang dengan pohon pisang pak dan aku tidak setuju.
Biarlah bapak susah dan bekerja dengan keras agar bapak tidak terikat dengan mereka nak, kamu jangan pernah memberikan hasil kerjasama kamu dengan kalau masih kamu anggap bapak ini bapakmu nak dan bapak berjanji jika pengen sesuatu yang enak di makan maka bapak akan berusaha tetapi tidak setiap hari.
Kemudian hari desa kita ini akan banyak mobil - mobil bagus datang dan rumah - rumah penduduk juga sudah akan di perbaiki dan manusia sudah tidak takut dengan setan lagi bahkan mereka akan memberikan persembahan diri mereka saja dan keturunannya dan ketika tua mati dan langsung mengabdi ke setan itu.
__ADS_1
Bapak tidak mau semua turunan bapak mengabdi ke setan dan akhirnya meyesal dan walaupun kita sudah dan tidak punya uang lebih baik bekerja keras dan jangan pernah datang ke goa setan yang ada di hutan dan jangan pernah mengambil uang ataupun emas di gua setan dan itu cuma batu kali yang ada di sungai dan bapak harap kamu mengerti nak.
Bapak pergi ke kolam dulu dan nanti katakan ke ibu jangan di makan lagi sayuran itu nanti bapakmbawa pulang sekalian bapakmkasih makan ikan dulu. Sekalian katakan ke ibu ikanya bapak bawa dari kolam aja dan kalian bereskan kamar kalian karna kamar kalau kotor setan suka disana.
Ada - ada saja bapak ini masa kamar kotor setan ada disana emangnya setan temannya yang bau, setan juga mau yang wangi dan tentunya yang segar - segar juga mana mungkin di kain kotor setannya ngumpet, bapak ini ada - ada saja.
Akupun ke dapur membantu ibu makanan yang sudah di masak tadi semaunya bau dan harus di ganti dulu sama dengan wajannya di tendang dulu dengan air asam dan garam supaya tidak bau kata ibu.
Nanti kalau ada teman kamu nak jangan di suruh ke rumah kita karna makanan itu menjadi basi apalagi kalau bapakmu yang melihatnya pasti basi, lain hal kalau di luar dan tidak usah dekat - dekat dengan mereka nanti kamu di ajak ikut mereka lagi.
" Aku juga malas Bu, mana mungkin aku bermain dengan mereka, nanti aku di kira orang gila Bu , bicara sendiri dan tidak melihat orang yang berbicara.Pasti waktu kecil ibu. berteman dengan mereka bukan ? "
" Benar , tetapi kakek marah dan kakek menjauhkan ibu ke rumah bibik kamu ! "
__ADS_1
" Tidak baik juga berteman dengan setan ? "
" baik ibu, Aku akan dengar apa.yang ibu katakan! "