Gapi (Gadis Pemimpi)

Gapi (Gadis Pemimpi)
Bab.1. Airmata ibu.


__ADS_3

Aku terbangun saat mendengar suara ibu yang sedang memotong kayu bakar dibelakang rumah' karena letak kamarku dekat dengan pelataran samping rumah.


Rumah dengan luas 4x6 peninggalan nenekku, berdinding bambu sampai kedapur beralaskan tanah "? hampir semua sisi rumah bocor karena kondisi atap seng yang sudah dimakan usia "hanya dibagian kamarku yang tidak bocor.


Ibuku penjual makanan onde onde dan pisang goreng" pekerjaan yang ditekuni oleh ibu sejak 2 tahun silam?"aku gegas ke samping rumah membantu ibu membereskan kayu bakar yang telah dipotong.


Gapi... panggil ibu' padaku iya"Bu jawab ku? sambil menatap kearah ibu" Gapi..ibu tidak bisa membiayai kamu sekolah dengan mata ibu yang mulai mengembun.


Aku hanyut dalam pelukan hangat ibu" ibu minta maaf Gapi kali ini dengan derai air mata yang membasahi pipinya yang nampak menghitam karena sengatan matahari.


Tidak apa! sahutku" sambil menghapus air mata di pipi ibu? ibu sudah berjuang keras untuk mendapatkan uang selama ini; iya" aku baru memasuki kelas dua SMP sehabis liburan seminggu kemaren.


Sebenarnya aku sangat sedih tidak bisa sekolah seperti teman teman ku yang lain, tetapi kondisi ku sangat berbanding terbalik dengan teman teman ku.


Aku bisa sekolah saja sudah sangat bersyukur tetapi pagi ini bagai petir disiang bolong ibu meminta aku berhenti sekolah" sangking sedihnya aku tidak bisa menangis.


Kubantu ibu membuat adonan untuk Pisang goreng lanjut menggoreng pisang yang sudah dimasukkan ke adonan tepung, setengah jam semua pisang sudah selesai digoreng.


Tiba-tiba saja ibu meringis menahan rasa sakit dikakinya" ibu seperti asam urat ibu kambuh lagi? ucapku sambil membantu ibu berjalan menuju kearah tempat tidur rotan didalam kamar ku.


Bu..aku saja menjajakan dagangan kita berkeliling kampung ya" pintaku pada ibuku"? Gapi sekali lagi,ibu minta maaf karena kamu lantas harus berhenti sekolah.


Bu.. Gapi ikhlas kalau harus berhenti sekolah " Gapi dapat mencari uang untuk kebutuhan hidup sehari-hari kita jadi ibu dapat beristirahat dirumah ?"ucapku sambil memeluk ibuku.


Aku pamit kepada ibu dan keluar rumah menapaki jalan desa yang mulai rame " sambil berseru keras untuk menjajakan dagangan ku.

__ADS_1


Onde onde... panas' onde onde panas' seruku' loh.. Gapi ? kenapa kamu gak sekolah, sayang banget loh' kamu kan pinter disekolah.


Cerocos Bu Dona ibunya Bella teman sekelas ku" ibu sakit lagipula aku tidak ada biaya untuk terus lanjut sekolah? ucapku sendu.


Ibu Dona tidak bergeming setelah tahu alasan ku tidak masuk sekolah" iapun membeli onde onde dan pisang goreng dagangan ku.


Terima kasih banyak Bu" ucapku senang?


aku terus berjalan menapaki jalan yang kiri kanan sawah terbentang luas "! cuaca yang sangat panas membuat ku berkeringat, keringat membasahi wajah ku.


Akhirnya aku tiba di kampung' onde onde dan pisang goreng seruku" pedagang sayur keliling memanggil ku " berapa satu pisang goreng nya" seribuan pak"? sahutku cepat.


Bapak mau semuanya" sejenak aku tidak bisa percaya dengan apa yang aku dengar" maksud bapak semua onde onde dan pisang goreng nya ?"


Iya" ucapnya serius padaku"? akupun membungkus semuanya dan memberikan kepada pak tukang sayur "! semuanya Rp.50.000 ucapku" pak tukang sayur pun memberikan uang Rp.50.000 padaku.


Wah.. terima kasih Tuhan batinku" akupun memutuskan untuk pulang, sebelum pulang aku singgah di warung Bu Lina ? Gapi mau beli apa? beras dan kebutuhan jualan ucapku'.


Bu Linda langganan ibu" Gapi apa kamu gak sekolah"tanyanya padaku, tidak Bu?mulai hari ini aku berhenti karena tidak ada biaya lanjut ku sendu.


Ibu Lina menatapku dengan iba dan berkata" Gapi ibu bantu ngajuin kamu mendapatkan beasiswa dari pemerintah daerah mau" mau Bu? jawab ku cepat.


Besok pagi ibu urus semuanya " Terima kasih banyak Bu " ujarku dengan mata berkaca-kaca? iya'? doain aja biar dapat soalnya biasanya cukup banyak yang ngajuin juga " cecarnya padaku.


Iya Bu... sahutku sambil meninggalkan warung Bu Lina " ibu tengah duduk dibalai rumah ku"? dagangan mu habis Gapi" ya Bu.. ibupun memeluk ku erat sambil meneteskan air mata nya.

__ADS_1


Bu.. doain aku dapat beasiswa ya"? Bu Lina mau bantu aku agar aku dapat beasiswa Bu" ucapku dengan tatapan bahagia kepada ku ibuku.


Benarkah"? Gapi, cetus ibu " iya Bu jawab ku sambil tersenyum manis " Bu..aku juga beli beras dan kebutuhan jualan besok pagi ucapku sambil menunjuk kan belanjaan ku pada ibu.


Ibuku tersenyum manis padaku" terima kasih "? ucap ibu yang terus kebelakang rumah memasak nasi, usai ku di memasak aku bersama ibu makan dengan menu sederhana nasi dan ikan asin.


Bu...aku mandi gerah ni" ucapku pada ibu"? pergilah" aku bersyukur ada sumur bor ?" setidaknya aku tidak susah susah mengambil air dari sungai.


Setelah selesai aku duduk bersantai di depan rumahku bersama ibu" ibu Lina datang dan menghampiri aku dan ibu ?"gimana kabarnya Bu" ujar Bu Lina pada ibu ku.


Lumayan sehat sudah Bu" ujar ibuku pada Bu Lina ? Bu Siti benarkah kata Gapi"? ibu meminta Gapi berhenti sekolah ?" iya" benar Bu Lina aku merasa kesulitan membayar biaya sekolah Gapi.


Sayang lho..!" Bu Siti Gapi anak nya pinter selalu peringkat pertama dikelas " iya" ibu saya tahu sebenarnya Gapi pinter karena itu, saya tidak ingin Gapi berhenti sekolah.


Tetapi karena keadaan yang memaksa saya berkata seperti itu pada Gapi " oh ya? Bu.. ini saya dapat rejeki dari ibu-ibu arisan saya ikhlas buat Gapi.


Jangan" jangan Bu Lina?" saya gak enak terima uang itu" itu rejeki buat ibu Lina cetus ku sambil tersenyum,Gapi ini pemberian ibu buat kamu; ibu ingin kamu tetap sekolah.


Ku tatap kewajah ibuku" ambillah" kata ibu padaku sambil tersenyum ? aku pun mengambil amplop pemberian ibu Lina padaku sambil berujar" Terima kasih Bu ucapku.


Baik' ibu kesini mau lihat kondisi ibumu Gapi" syukur lah ibumu sudah sehat ujarnya sambil menatap kepadaku dan ibuku., Terima kasih banyak Bu Lina 'ucap ibuku.


Bu uang nya banyak sekali "ucapku pada ibu , syukurlah nak" bayarlah SPP dan buku paket ", yah" jangan lupa ditabung sisanya" ujar ibu lagi.,


Siap"..ibu sambil tanganku bersikap hormat pada ibu,ibu tersenyum melihat tingkah lakuku? sudah malam, tidur sudah, agar besok sekolah tidak telat bangun., ceramah ibu padaku.

__ADS_1


Sesudah sarapan pagi aku bersiap pergi ke sekolah, dengan berjalan kaki jarak dari rumah kesekolah 200m,.aku tak hentinya menebar senyum pada ibu Lina dan ibu-ibu yang sedang berjalan santai pagi ini.


__ADS_2