Gapi (Gadis Pemimpi)

Gapi (Gadis Pemimpi)
Bab.2.Diledikin karena berjualan.


__ADS_3

Langkah ku percepat saat melihat Bella didepan ku" Bella seruku" ia membalikkan badannya Gapi aku senang kamu turun sekolah"! kenapa kemaren tidak sekolah 'cerocos nya sambil menatap kearah ku.


Ada deh" ucapku sambil berjalan menuju kedalam kelas yang nampak sudah banyak teman teman ku", tiba-tiba saja muncul Dodo dan Dodi sikembar yang seringkali menggangu ku.


hei... teman teman ku? ujarnya sambil menatap sinis kearah ku" tahu tidak siapa yang aku lihat kemaren " onde onde panas' selorohnya sambil melihat kearah ku.


Yaah..siapa dikelas ini penjual onde onde ?" timpal Odi yang cukup terkenal dengan keusilannya "? teman teman mau tahu siapa dia"? dia si udik Gapi ujarnya sambil tertawa-tawa.


Kacian banget elo Gapi" tadi nya gue pikir itu pasti elo" ternyata filling aku benar? akupun bangkit berdiri dan berkata" apa salahnya membantu ibu dengan berjualan onde onde, bukan kah"? itu kewajiban kita ngebantu orang tua, sergahku seraya menatap kearah Dodi dan Dodo.


Eh".. jangan sok jadi berani pada kami geng cowok tertajir tertampan dikelas ini seru Gilang si ketua ?" aku tidak takut selama aku benar" bukankah Tuhan berada disisi orang benar "ujarku tanpa ragu.


Wah...wah.. Gapi kalau mau ceramah agama jangan disini" no sono digereja mu ujar sicantik Delisa menimpali kata kata ku" tiba tiba Bu Siska memasuki kelas dengan senyum mengembang sempurna.


Saya dengar suara ribut-ribut soal apa itu"? cecarnya pada kami semua "? semuanya diam tanpa suara" baik PR kemaren dikumpulkan diatas meja "kata Bu Siska kemudian, buka buku paket kalian hal 45, ibu Siska langsung menjelaskan sesuai dengan tema.


Iapun memeriksa PR yang baru saja dikumpulkan diatas meja" nama nama yang saya sebutkan maju kedepan kelas ujarnya tanpa ekspresi.


Sikembar Dodo dan Dodi,Delisa dan Boni mereka berempat maju kedepan kelas " mana pekerjaan rumah kalian," lupa Bu" jawab sikembar ,kalo kamu Delisa ?"buku saya dipinjam Boni Bu" Boni;apa itu benar? benar Bu" saya pinjam.,saya lupa Juga ada PR.


Temui saya sesudah jam pulang sekolah" ujarnya pada keempat teman ku, sekarang


berdiri dipojokkan dekat meja saya ,mereka berempat menuju dinding dekat meja Guru.


Gapi kamu kenapa tidak masuk kemarin? ibu saya sakit Bu" jadi saya berjualan menggantikan ibu " iya" sudah gak apa apa,? lain kali tulis surat ijin ya" timpal ibu guru sambil mengelus rambut ku.

__ADS_1


Jam istirahat aku habiskan di perpustakaan sekolah" aku tidak sengaja bertabrakan dengan seseorang " maaf ucapku" tidak apa ucapnya dengan senyum yang teramat manis.


Boleh aku duduk" ujarnya sambil menatapku" tidak ada larangan untuk duduk ujarku datar"?Bell masuk berbunyi aku keluar menuju ke kelasku.


Pulang sekolah pun tiba,aku gegas keluar kelas bersama Bella temanku" sambil jalan kita mengobrol "onde onde seru geng Terta


padaku" aku diam tanpa mengubris ledekan mereka.


Tetapi Bella pun berkata" Gapi lain kali jangan diambil hati kata kata geng Terta itu"? soalnya kamu ingat dengan delima ", dia tu bikin masalah dengan geng Terta akhirnya dia pindah sekolah.


Sikembar tu kan?'kamu sudah tahu kalo mereka sudah teramat marah bisa bisa sekolah mu tamat sebelum waktunya celoteh Bella.


Tetapi aku tidak mau dimakan mentah-mentah oleh geng Terta ucapku titik tanpa koma ? ayolah"..Gapi udah lah"! bukankah kitab suci meminta kita untuk membalas kejahatan dengan kebaikan, cetusnya padaku.


Saat tengah ngelamun akupun tertelungkup dijalan aduh.. keluhku"? kenapa kamu menghalangi langkah ku" ujar ku pada batu " jatoh kan jadinya aku "gerutu ku sambil berdiri membersihkan baju dan rok ku yang terkena tanah.


Panas hari ini membuat kulit ku serasa terbakar saja" keluhku sambil menuju warung Bu Lina untuk beli pop ice rasa durian.


Saat ingin mengambil pop ice dari tangan Bu Lina aku terkejut ada tangan lain mencoba mengambil es pesanan ku " antri dong sungutku,maaf ?"aku sudah tidak sanggup menahan haus 'cerocos nya dengan senyum tipis.


Lho pria ini kan yang di perpustakaan sekolah tadi "? batinku, Gapi ini pop ice pesanan kamu, terima kasih Bu Lina ujar ku sambil berlalu meninggalkan warung.


Tiba dirumah dagangan ibu didepan rumah sudah kosong" Bu.. seruku? iya" Gapi ada apa"? dagangan ibu habis,iya" Bu RT yang memborong katanya cemilan untuk ibu ibu arisan.


Ooh".. akupun gegas pergi ke dapur sesudah berganti pakaian rasa lapar membuatku memakan makanan ku dengan lahap dalam diam, dengan lauk telur dan nasi putih.

__ADS_1


Gapi kamu udah bayar SPP dan buku paket dengan uang itu"udah Bu , jawab ku ? menjelang sore aku bersiap kekamar mandi, sebenarnya ini bukan kamar mandi tetapi kain yang dibentangkan berbentuk segi empat.


Andai besoknya aku punya uang banyak pasti kamar mandi ini kusulap menjadi kamar mandi yang bagus serupa kamar mandi milik Bella temanku.


Aku teringat dengan tulisan " apa saja yang kamu minta dalam doa percayalah bahwa kamu telah menerimanya,Amin....Amin gumamku dalam hati.


Bu...sepi yah" coba ada TV pasti sekarang ini kita nonton TV ujarku" Gapi ingat dulu Gapi sangat ingin makan ayam geprek , tetapi tiba-tiba Bu Lina datang kerumah ini membawa ayam geprek dua potong.


Oh" ya"? Bu ' waktu itu, Gapi berdoa " eeh..


dijawab oleh Tuhan,aku seperti mimpi saja bisa makan ayam geprek dua potong tetapi cukup untuk kita bertiga.


Ibu mau tidur Gapi, kamu jangan tidur terlalu malam ya" kan Besok sekolah,ibu mengingat kan ku, aku membaca buku paket serta mempelajari nya.


Jam 08 : 30 aku ngantuk berat " aku melipat kedua tangan ku dan berdoa terlebih dahulu setelah itu aku membaringkan tubuhku didekat ibu yang sudah tertidur pulas.


Pukul 05:00 aku bangun dan berdoa memohon perlindungan dan penyertaan Tuhan untuk segala sesuatu yang dilakukan oleh ku dan ibuku hari ini.


Aku gegas ke dapur memasak nasi dan sayur kangkung yang baru saja aku petik,ibu telah selesai membuat onde-onde dan pisang gorengnya.


Bu... kalau boleh aku mau nitipin pisang goreng dikantin sekolah" tetapi apa kamu siap diledikin oleh teman sekelas mu" tegur ibu padaku.


Ibuu ingat ! ibu Telly bilang' takut kepada manusia mendatangkan jerat,jadi kita harusnya lebih takut kepada Tuhan daripada manusia.


Bukankah kitab suci berkata" manusia hidup bukan dari roti saja tetapi juga dari setiap Firman yang keluar dari mulut Tuhan Bu.. ujar ku sambil menatap kearah wajah ibuku.

__ADS_1


__ADS_2