Gapi (Gadis Pemimpi)

Gapi (Gadis Pemimpi)
Bab.35.Benci jadi cinta.


__ADS_3

Aku menahan rasa teramat dingin " tubuh ku menggigil tiba tiba Nata terbangun


saat aku mengenai tangannya.


Kamu kenapa"? ia menatapku dan memeriksa kondisi ku, kamu demam ucapnya ia segera bangun dan menghubungi seseorang.


Hallo...malam Dok? bisa datang ke rumah istriku sakit demam dan menggigil, baik lah saya segera kesana ucapnya.


20 menit kemudian


Gimana dok? ujar ku seperti nya istrimu kena radang tenggorokan, tetapi harus periksa lebih lanjut ke dokter.


Tetapi berikan obat ini kalo ia sembuh berarti istrimu tidak sakit serius seloroh dokter lagi.


Terima kasih" dok? kalo begitu tukasnya aku pamit, baiklah mari Dok" saya antar sampai kedepan pintu ucapku sambil berjalan disampingnya.


aku sama sekali tidak menyangka bertemu dengan kak Richard ucap ku dalam hati sembari berbaring.


ia kembali dan berkata ;


kamu segera minum obat ini" ujarnya sambil memberikan air minum dan obat ditangan nya.


Tanpa berpikir aku gegas mengambil air dan obat ditangan nya" dan meminumnya dengan air hangat.


terima kasih ujar ku sembari turun dari tempat tidur? tetapi aku seperti orang mabuk.


Akibat nya aku rebah di depan nya' ia memegang ku dan tatapan mata ku beradu dengan tatapan matanya.

__ADS_1


sesaat kemudian ia berkata" biar aku bantu mau kekamar mandi ? aku menunduk kan kepalaku.


Didalam kamar mandi kamu bisa diluar ujarku sambil melirik kearah luar pintu masuk" aku mau tetap disini?


selorohnya kearahku" akupun diam dan berfikir dalam hati sembari menunggu ia sadar dan keluar sendiri.


Baik lah" jika itu yang kamu mau? iapun bersungut ditemani gak mau ; dasar istri aneh.


Usai dari kamar mandi aku langsung berbaring ditempat tidur ku? kulihat dia tengah membuka laptopnya ditempat tidur.


Jam menunjukkan pukul 02 : 00 dini hari , akupun tertidur pulas hingga pagi harinya.


Gapi ini apa? tanya Nata.


itu.. kertas kan" sahutku ; maaf aku membacanya cetusnya padaku.


Gapi aku merasa bahagia kamu sudah menikah meskipun demikian aku sedih karena rasa ku tak luntur meski kita bertemu dengan kondisi yang berbeda.


lekas sembuh.


Aku sejenak berfikir" kak Richard moga kamu temukan Gadis yang tepat dan segera menikah aku membatin.


ini sarapan? ujarnya sambil meletakkan nampan berisi nasi telur juga sayur capcay.


Aku tertegun melihat kearah nampan itu dan berkata" bisakah aku tidak usah sarapan"?


Iapun menatapku :

__ADS_1


coba dicicipi dulu baru kamu tolak sarapannya tatapan matanya sendu.


Aku ingin sekali makan nasi kuning ujar ku " iapun segera pergi meninggalkan ku sendiri.


akupun keluar dari kamar kulihat nenek sedang duduk sambil menonton TV tawanya begitu renyah.


Gapi kamu sudah baikan cetus nenek Reta ; udah Nek? sahutku.


tuh liat Nata baru datang, ujar nenek sambil menatap ku.


darimana? ujar nenek ; ni aku belikan Gapi istriku nasi kuning.


apa gak salah"? ia beliin aku, ada apa gerangan ; apa ia mulai tertarik pada ku batinku.


ayo'kita kedapur untuk sarapan pagi? bukankah ini yang kamu inginkan cetus nya sambil tersenyum.


Akupun sarapan dengan nikmat nya terima kasih atas nasi kuning nya ujarku sambil memandang wajah nya.


Malam harinya aku terbangun saat telingaku menangkap suara Nata suamiku.


Sayang ujarnya seraya memelukku erat kamu udah baikan kan"?aku ingin kamu memenuhi kebutuhan ku.


Sedetik kemudian aku tidak bisa menahan hasrat nya yang tengah ia lancarkan padaku.


Entah kenapa aku begitu merasakan kenikmatan yang tak pernah aku rasakan


sebelum nya.

__ADS_1


__ADS_2