Gapi (Gadis Pemimpi)

Gapi (Gadis Pemimpi)
Bab.17. mencoba berfikir positif.


__ADS_3

Hari ini aku dijemput oleh Jimmy, hendak pergi ke sekolah SMU tempat tes beberapa hari yang lalu.


cuaca hari ini cukup cerah mobil Jimmy tiba disekolah tepat pukul 09, suasana sekolah cukup ramai.


Mereka semua bergerombol di depan papan pengumuman : ada yang gembira karena lulus tes ada pula yang menelan pil pahit karena gagal.


Hatiku menjadi cemas,aku dan Jimmy melangkah menuju ke papan pengumuman.


Begitu terkejut nya aku melihat namaku tertulis tidak lulus, aku pun berjalan menuju kearah mobil Jimmy dengan langkah lesu.


Jimmy terdiam menatap wajah ku, tangisku membasahi pipi ku, ia menarik ku dalam pelukan nya.


Gapi tetep semangat meski tidak lulus tes, bukankah ada sekolah lain suara hatiku berbicara.


Akupun melepaskan diri dari dekapannya,


kenapa" gerutunya? cukuplah aku pengen mendaftar di SMK saja' ucapku pada Jimmy.


Ia tersenyum manis" gitu dong masak karena itu nangis ujarnya dengan senyum yang dibuat selucu mungkin.


Kamu ngehibur aku atau mencela aku tatap ku padanya dengan tatapan mata marah?"

__ADS_1


Maaf timpal nya padaku, baiklah aku temani kesekolah yang kamu mau ujarnya sambil tersenyum padaku.


Tiba disekolah SMK aku langsung menyerahkan berkas pendaftaran, sesudah mengisi formulir pendaftaran aku lalu pulang ke rumah ku.


Saat tengah ngelamun, HP ku berdering nyaring ; panggilan dari Justin, hallo..?. ucapku lesu.


kok nada suara mu lesu gitu"? gumam Justin" aku sangat sedih karena gagal masuk SMU favorit ku ucap ku sendu.


Nggak apa"? kan ada sekolah yang lain ujarnya, iya' sih tapi aku kan pengen diterima disana jawabku dengan suara agak tinggi.


Begini saja aku lagi dirumah, aku mau kerumah mu"? aku kangen kamu ujarnya padaku.


baru saja seminggu nggak ketemu udah kangen aja desusku seolah tak merasakan hal yang sama.


Jimmy terdiam menatap kearah ku saat tiba dirumah ku" ada apa"? ucapku sambil menyentuh tangan nya.


kamu bilang' Justin kembali' keluar negeri, kenapa"? ia bilang ada dirumah nya kali ini tatapan Jimmy mengandung kemarahan.


Ia mendekati ku dan berkata pelan,Gapi aku cinta kamu ; siapa kamu'? tanya Justin saat menginjak kaki didalam rumah ku.


Jimmy pun menjauh dariku.

__ADS_1


Kenalin aku Jimmy ucapnya sambil menyodorkan tangan nya kearah Justin aku Justin, jauhi Gapi karena ia tunangan ku tegas nya pada Jimmy.


Apa"? tunangan, jangan mengada-ada ketus Jimmy pada Justin, emang dari wajah ku terlihat aku mengada ada bentaknya pada Jimmy.


Tidak keliatan ujarnya sedikit tersenyum kecil"? baiklah,Gapi aku pulang dulu ya..iya " ma kasih dan hati hati ucapku pada Jimmy.


Tinggal lah aku bersama Justin " sayang ujarnya tolongin bikinan Abang es teh haus nie keluhnya padaku.


Aku menuju ke dapur untuk membuat kan minuman ,aku begitu kaget tangannya melingkar dipinggang ku.


Sayang nikah yuk"? masih dengan dagunya berada di pundak ku,apa kamu bilang "? nikah,,tatap ku nyalang kearah nya.


Aku belum siap dan tidak ingin menikah dulu, aku masih ingin sekolah ujarku pada Justin.


Ia membelai rambut ku, dan berkata" kamu cantik "? desiran napasnya menerpa wajahku dan aku sudah dicium oleh nya sungguh serangan tiba-tiba.


Aku mencoba bangun dari tempat ku berada, tolong jangan begini Justin"?


setelah kamu nikahin aku aja" iapun bangun dari posisinya.


Maaf.. sambil ia memelukku" rasa nyaman didalam pelukannya" kalo gini terus bisa jadi ketagihan aku desusku dalam hati.

__ADS_1


Justin sebaiknya kamu pulang,aku lelah mau tidur siang ujarku padanya" baiklah sahutnya dengan wajah datar.


__ADS_2