
Hari ini aku masuk sekolah dengan seragam putih abu-abu " akupun langsung menuju ke kelasku kelas 1 manajemen perkantoran.
Kupilih tempat duduk dipinggir dekat dinding" semua siswa pun sudah memenuhi kursi yang tersedia.
Begitu terkejut nya aku tiba-tiba seorang pria muda masuk kekelasku Justin kamu" tatapku sedikit heran " ia tersenyum padaku.
Pelajaran pertama pun usai berganti pelajaran kedua " Justin pun berkata" ntar istirahat kantin aku traktir ujarnya dengan senyum.
Jam istirahat pun tiba aku sebenarnya males kalo kekantin ujarku lesu " kenapa"? banyak orang ucapku singkat.
Itu aja" apa gak ada alasan yang lain cetus nya padaku? tiba-tiba seorang pria mendekati mejaku,ini roti dari pria yang duduk dipojok sana ujarnya kearahku.
Aku pun beralih menatap kearah pria dipojok "? sempet liat wah' cool dan tampan pujiku dalam hati.
Tangan Justin melambai didepan mataku" sayang ujarnya padaku , iapun merangkul pundak ku, jangan meliriknya ucapnya ditelinga ku.
Sontak tatapan ku beralih menatap wajah nya" emangnya aku kurang tampan"? sampai matamu ngelihat dia tak berkedip cercanya padaku.
__ADS_1
Tanpa kuduga reaksinya Justin lalu menghampiri pria dipojokkan bersama temannya" ini roti mu "! jangan coba-coba menarik perhatian nya, ucap Justin dengan Santainya.
Dia hanya diam dan mengalihkan pandangannya ke padaku" tiba-tiba Justin menelpon seseorang ,dan beberapa menit kemudian.
Seorang pria datang membawakan seplastik makanan juga minuman, akupun mencoba memakan makanan karena emang perutku sudah meminta diisi.
Justin pun berujar" sayang cobain ini enak'lho" ujarnya sambil memberikan makanan dari sendok bekas nya" gak Akh" ucapku.
Dia berbisik ditelinga ku, aku nggak suka ditolak ujarnya kali ini dengan sedikit ketus padaku.
Akupun menghentikan aktivitas makan ku dan pergi keluar kelas menuju ke arah pohon didepan kelas ku.
Aku Gapi "balasku ? ia buat suasana hatiku berubah dengan candaan nya" sesaat aku lupa dengan sikap ketus Justin padaku barusan.
Sayang... tiba-tiba Justin mendekati aku dan Hinata"? ada sesuatu yang mau aku katakan padamu cecarnya kearahku.
Aku pergi dulu ujarku pada Hinata" iya? ucapnya datar, akupun berjalan menuju kearah toilet sekolah.
__ADS_1
Tiba-tiba saja Justin mendorong tubuh ku pelan" dan mencium bi**rku dengan lembutnya persis seperti drama Korea.
Sontak aku menikmati sensasi rasa nya" dicium oleh pria untuk pertama kalinya,
setelah itu ia berkata" aku cemburu ngeliat kamu bersama pria sipit itu.
Bell masuk berbunyi " aku gegas berjalan menuju kearah kelasku"tentunya bersama Justin.
Mobil Justin melaju dengan kecepatan sedang membelah jalanan kota , dari masuk kekelas tadi hingga sampai saat ini aku masih terdiam.
Apa ya" laki laki seperti Justin"? suka nyosor tiba-tiba,apa gak takut dosa apalagi aku pacaran juga tidak statusku belumlah jelas gerutu ku.
Tiba di rumah ku" Toko HP ku nampak sepi Justin mengikuti ku kepintu dan berkata" maaf" aku khilaf ujarnya sambil menatapku intens.
Lupakan saja ucap ku sendu mengingat kembali saat ditoilet tadi,
Aku berjanji tidak lagi tetapi jika kamu terus membuat ku cemburu jangan salahkan aku jika aku berbuat lebih dari itu ucapnya dengan nada serius dan terkesan mengancam ku.
__ADS_1
Mendengar itu..
Hatiku tidak seperti biasa pada Justin " ia seperti arrogan belum jadi istri sudah begitu apalagi jadi istri pacaran aja nggak gumamku dalam hati.