Gapi (Gadis Pemimpi)

Gapi (Gadis Pemimpi)
Bab.12.Curhatan Bella temanku.


__ADS_3

Dua mingguan setelah ujian kenaikan kelas aku hari ini pergi ketaman atas permintaan Bella temanku.


Bella sumringah melihat kearah ku ; Gapi aku pengen kita jalan jalan,makan makan dan kamu nginap di rumah ku, ujarnya ceplas-ceplos.


Baru kali ini Bella ngajakin aku biasanya tidak pernah batinku,ia juga punya teman yang ia bilang pacar bukan teman sich tepatnya teman tapi pacaran.


Bella mana tu teman tapi pacaran mu" cetus ku padanya saat sedang memakan es krim bersama nya.


Bukan hanya Es krim tetapi berbagai macam makanan ia beli ditaman ini" termasuk makanan yang aku tahu ia tidak suka.


Tahu aku sedikit heran ujarnya aku akhir akhir ini selalu ingin sesuatu yang terbilang baru bagiku termasuk makanan ini ujarnya lagi sambil memakan mie extra pedas.


Setelah Bella memakan hampir semua jajanan disini ia beralih ingin berenang di kolam renang berbayar tetapi haruslah di stadion.


Bukankah tidak jauh disini juga ada " tempat kolam renang ujar ku dengan sedikit mengernyitkan keningku.


Akupun mencoba memeriksa kepalanya, mungkin ia demam " tetapi suhunya sama dengan suhu tubuh ku.


akupun bernapas lega karena ia ternyata baik baik saja" meskipun demikian aku masih curiga dengan apa yang terjadi pada Bella temanku.


Seperti keinginan nya kami saat ini berada dikolam renang,ia sudah setengah jam berenang di kolam renang.

__ADS_1


Usai berenang iapun berkata" terima kasih banyak Gapi" karena kamu mau Nemani aku seharian ini" selorohnya kearahku sambil memelukku.


Tetapi satu kamu belum nginap dirumah ku" ujarnya, kalau nginap dirumah mu seperti tidak bisa tolak ku aku harus bertemu dengan kak Richard ucapku.


Ya... Gapi" ayolah..kali ini saja'" tegasnya memelas padaku, dering telepon seluler ku berbunyi" hallo..kak"? Gapi malam ini nggak jadi kerumah mu,aku ada urusan penting ujarnya.


ooh...gak apa" kak "? besok besok lah pas kakak gak sibuk ujar ku sedikit kecewa., baiklah bay ucapnya disebrang sana., bay juga ucap ku seraya memutus hubungan telepon.


Siapa ujar Bella temanku" ini kak Richard bilang ia tidak jadi kerumahku" ujarku pada nya.


Wah'... gosip itu' benar" kalo kamu dekat dengan om om? ujar Bella temanku dengan cepat,


Berati kamu sudah ngelakuin hal itu" maksud kamu apa"? itu ehem ehem ujarnya buat mataku menatap tajam kearah nya.


Begitu mudahnya percaya dengan gosip murahan semacam itu" sungut ku sendu, Gapi... Gapi... sambil ia memegang tanganku.


Iya sedari tadi aku terdiam sejenak" tanpa memberi jawaban atas ucapannya ? aku tidak apa ucapku " sambil tersenyum tipis.


Maaf... Bella aku bukan gadis gampangan seperti gosip yang beredar disekolah ujar ku sambil berdiri.


Ia menatapku sejenak dan berkata" kalo itu tidak benar" syukurlah ujarnya sambil menatapku dengan senyum khasnya.

__ADS_1


Malam ini aku kerumah Bella temanku setelah tadi sudah mengunci toko hpku,


rumah bertingkat satu dengan kokoh berdiri.


Taman didepan dan dibelakang rumah begitu terlihat asri dengan lampu bola besar menghiasi taman.


Aku sudah membersihkan diri saat kulihat Bella baru saja selesai mandi,bentuk perutnya agak membesar,Akh" bisa saja ia terlalu banyak makan batinku.


Bella memelukku erat dan berkata" bulan ini aku tidak datang Bulan ujarnya tiba-tiba.


Aku terkejut dengan apa yang kudengar" tetapi aku memilih diam; seperti nya aku hamil ujarnya memecah keheningan malam ini.


Pria itu yang kusebut teman tapi pacaran berkata padaku" kalo aku cinta maka aku harus mau tidur dengannya.


Akupun angkat bicara" Bella cinta tidak harus memberi kehormatan kita pada nya bukan" cercaku dengan nada pelan.


Aku terlalu cinta sampai sampai logika aku buang dan aku samping kan ujarnya dengan sendu dan akhirnya tangisannya terdengar olehku.


Minta pria itu bertanggung jawab ucapku tegas" Gapi aku takut ujarnya sambil menatapku.


Bella ucapku sambil memeluknya erat sambil berbisik ditelinga nya" aku disini kita akan pergi ke pada pria itu besok ujar ku.

__ADS_1


Kamu tidak becanda ujarnya" sama sekali tidak jawab ku" kita menemuinya bersama kak Richard ujarku lagi, Ok" baiklah ujarnya sedikit tersenyum.


__ADS_2