
Aku terbangun mendengar ocehan Ibu sebelah" Pak buruan bangun beras abis anak mu mau dikasih makan apa"? cerocos nya.
Pak...ini Dino keabisan susu juga Gimana ini keluhnya pada suaminya.
Baiklah" Bu ...bapak kerumah pak RT sapa tahu ia punya uang " katanya 3 hari ini baru ada uang.
Cepatan desak nya pada suaminya" aku bangun lalu bergegas menuju ke arah dapur.
Mona... kenapa"? sandal mu, putus ; iya"?gara gara lari dari anjing semalam jadi putus jawabnya datar.
Beli aja ni aku kasih uang; Gapi..
aku malu akh' Nerima uangmu, timpalnya sambil menjahit dengan perlahan.
Aduh keluhnya, kenapa?ini tanganku tertusuk jarum cetusnya, udah" ku bilang beli aja kamu gengsi sama aku sich jadi gitu kan ? selorohku.
Iya" ya.. sambut nya ; ni uang"? ntar gajian aku ganti ucapnya sambil menatap kearah ku lalu bergegas menuju pintu depan.
Kulihat dimeja makan udah ada sarapan juga teh manis hangat" kutuang kedalam gelas teh hangat lalu meminum nya.
Pintu terbuka terlihat Mona datang dengan ngos ngosan.ada apa' tanyaku ? itu tu anjing semalam ngejar aku lagi sungutnya.
Gapi' aku berangkat kerja dulu ya..?
ingat ! periksa keadaan mu dipuskesmas
__ADS_1
ujarnya sambil menutup pintu.
Usai sarapan nasi sedikit aku bersiap untuk pergi kepuskesmas" tiba disana beruntung hanya beberapa orang saja yang mengantri untuk berobat.
Jarak 50 m dari kosan Mona jadi tidak terlalu jauh.
Gapi.. panggilan untukku.aku bergegas menuju ke arah pintu ruang poli kandungan " didalam akupun menceritakan kondisi ku pada bidan.
Bu..sebaiknya kita tes dulu " sambil ia menyerahkan gelas kecil untuk menampung air seni.
sesudah dari kamar kecil aku lalu kembali ke ruang tadi" Bu..ini hasilnya
ibu Hamil ujarnya sontak membuat ku terkejut.
Hamil trimester pertama kehamilan memang begitu "ujar nya terus banyak nasihat yang lainnya.
Langkah ku pelan mataku tertuju pada tetangga sebelah rumah ku" anak nya menangis tangisan pilunya begitu menyayat hati.
Nak.. bapakmu ko lama"? Bu.. diamkan anaknya pusing aku dengar nya dumelan tetangga disebelahnya.
ibu itu hanya diam saja" aku mendekati ibu itu dan berkata" dek..sama tante yuk"
ia menatapku sejenak.
Sesaat ia terdiam menatap kearah ku " kita beli susu mau ' mau cetusnya tiba-tiba buatku tersenyum.
__ADS_1
Mbak... jangan" ia berat tolak sang ibu ?
Bu.. ucapku mari kita ke toko itu ajak ku sambil tersenyum hangat.
Ayo' Bu.. kasihan dedek nya ucapku lagi ibu itupun berjalan bersama ku.
Bu... ambil apapun yang menjadi kebutuhan ibu dirumah seruku" ibu itu masih diam tetapi dedek Doni terus menerus susu.. susu.. ujarnya sambil menangis cukup keras.
Aku lalu berujar" yang ini mau ?
dedek Doni menjawab dengan senyuman manis.
Iapun minum hingga habis " ibu itupun mengambil sembako juga beberapa susu kaleng dan meletakkan diatas meja didepan seorang pria muda.
Mbak... total tagihan nya Rp.500.000 ribu ujar penjaga toko, akupun mengeluarkan uang seperti tagihan itu.
pria itu menatap kearah ku dan berkata" mbak baru ditempat ini ; iya" timpalku tersenyum.
Bisa tolong ibu ini bawa sembakonya kerumah pintaku sambil menatap kearah ibu ini ; bisa " saja tetapi ada ongkos jalan nya.
baiklah" Mbak...gak usah biar ibu saja' ibu bisa sedikit demi sedikit bawanya ; itu pak darman ucap penjaga toko.
pak' sini seru ibu ini pada suaminya? Bu.. ngapain disini " ini pak mbak cantik ini beliin kita sembako.
Apa" Mbak gimana kami bisa membalas kebaikan mu"? aku ikhlas pak" ucapku sumringah.
__ADS_1
Baik' Bu pak..saya tinggal dulu?
ujar ku seraya berjalan menuju kearah rumah ku.