Gapi (Gadis Pemimpi)

Gapi (Gadis Pemimpi)
Bab 20. Ketika Tuhan berkehendak.


__ADS_3

Pagi ini aku datang lebih awal mengingat ada upacara bendera disekolah kupercepat laju motor ku.


Tetapi baru hendak menyebrang motor ku tiba-tiba saja macet" bersamaan saat itu sebuah truk tangki BBM melaju dengan kecepatan tinggi.


Akupun terperanjat melihat truk itu "yang ugal-ugalan tanpa terkendali baru saja' menabrak motor dan mobil yang tengah parkir.


Terima kasih Tuhan gumamku sambil menarik nafas panjang,kalo bukan? karena Tuhan pasti aku yang jadi korban pertama truk itu batinku.


Akhirnya motor ku kubawa ke bengkel yang tidak begitu jauh dari tempat ku berada.


Pak...gak tahu kenapa "? motor ku tiba-tiba macet bisakah" bapak memeriksa kondisi motor ku, pintaku pada Bapak pemilik bengkel.


Setelah diperiksa motor mu biasa-biasa saja tidak ada kerusakan apapun pada mesinnya tegasnya padaku.


Oh'begitu ya" pak? ujar ku setengah terkejut berarti itu mungkin cara Tuhan untuk mencegah aku dari celaka tutur ku dalam hati.


Aku pun mencoba menyalakan Motor ku dan bener bisa dihidupkan, syukurlah akupun menuju ke sekolah ku.


Setibanya disekolah.


Aku langsung dihadang oleh pak satpam sekolah, kamu sudah terlambat 10 menit kamu dihukum ujar pak satpam.

__ADS_1


Bu guru melihat kearah ku dan berkata " katakan alasan apa " yang membuat kamu telat kesekolah "?.


Motor ku macet Bu" Akh" kenapa aku dihukum batinku bukan kah ini ketidak sengajaan bukan disengaja', gerutu ku dalam hati.


Sapu dari sini sampai ruang kelas tiga perintah Bu guru " tetapi Bu '' bantah ku' ini bentuk hukuman karena kedisplinan itu bekal untuk meraih impian, ucapnya sambil menatapku tajam.


Akupun menyapu dari ruang kelas 1 hingga kelas 3 ' kuseka keringat diwajah ku dengan tissue.


Satu jam lebih hukuman ku pun selesai " aku memasuki kelasku dengan rasa capek.


Justin menatapku sejenak dan berkata ' kamu darimana saja'tegasnya padaku,aku terlambat tadi jadi aku menjalani hukuman ucapku.


Setelah itu aku mencoba mengikuti pelajaran kearsipan dengan fokus


Jam pelajaran berakhir " aku kembali mengendarai motor ku mengarah ke arah rumah ku, seraya menyanyikan lagu Rohani kesukaan ku.


Kami perlukan keajaiban MU


kami butuhkan sentuhan tangan Mu


kami tak dapat jalan sendiri

__ADS_1


kami perlu kau Tuhan...


Lirik lagu yang mengungkap isi hatiku sesungguhnya..


Akupun tiba drumahku" begitu terkejut nya aku Toko dan rumahku terbakar hampir rata dengan tanah.


Semua warga kampung menatapku dengan bermacam ekspresi wajah, aku pun terduduk lemah melihat kearah rumah serta Toko.


Yang sudah rata dengan tanah, PMK telah memadamkan api beberapa saat yang lalu menyisakan asap asap yang masih bisa kulihat.


Ya Tuhan berilah aku kekuatan untuk menghadapi ujian hidup ku, sekarang aku harus bagaimana "? keluhku sambil menatap sedih rumah ku.


Pak RT mendekati ku beserta Bu Lina dan berkata" kamu bisa tinggal bersama ibu ujar ibu Lina.


Atau bila kamu tak mau tinggal bersama ibu Lina, bisa dirumah kontrakan bapak yang diujung jalan ini, kamu bisa tinggal kapan pun kamu mau sambung pak RT lagi.


Sekali lagi terima kasih banyak atas kebaikannya pak RT dan Bu Lina tetapi aku punya cukup uang untuk mengontrak rumah ucapku.


Baik' lah? bapak sich terserah kamu aja mau ngontrak rumah bapak atau dimana kamu mau, tetapi jika ada masalah dengan keuangan bapak bisa usahakan untuk menolong.


Cerocos pak Pak RT sembari tersenyum kecil " akupun menelpon kak Richard " hallo kak" ucapku.

__ADS_1


Tumben sekali nelpon; ada apa"? akupun menyampaikan dengan nada serak sehabis menangis,


Kak rumahku dan toko kebakaran "ucapku" apa? kebakaran , baik'lah aku kelokasi rumah mu" dan kak Richard langsung mematikan hubungan teleponnya.


__ADS_2