
Hari ini ibu akan pulang, gumamku" akupun bergegas menuju warung Bu Lina menitipkan onde onde dan pisang goreng setelah itu, aku menuju ke sekolah ku.
Didalam parkiran sekolah nampak geng Terta tengah duduk sambil bermain gitar suara Dodo terdengar sedikit fals akupun tersenyum kecil melihat kearah nya.
Tanpa kusadari ia menatapku sejenak kemudian pergi ke arahku" hatiku tiba-tiba cemas sebelum ia tiba aku dengan cepat berjalan menuju kearah kelasku.
Saat hendak masuk kedalam kelas" aku tidak bisa maju kedepan "? seperti nya ada yang menarik tasku" aku menengok ke belakang ku.
Kamu tadi tengah menertawai ku kan" cecarnya seraya menatap wajah ku" tiba-tiba saja ia tersenyum padaku dan berkata" maaf" dan langkah nya menuju ke tempat duduknya.
Ada apa"? dengan nya" batinku ; aku duduk termenung sejenak dan terkejut dengan kedatangan Bella temanku, hei... Gapi kamu cantik dengan rambut panjang mu tanpa diikat,pujinya padaku.
Benarkah" akh" eeh.. dileher mu itu kalung berlian sepertinya" Dania berkata"sambil memegangi kalung yang melingkar di leher ku " sontak Bella dan teman teman ku mengelilingi ku.
Gapi itu kalung limited edition yang pernah ada timpal Reina yang orang tuanya bolak balik keluar negeri" katakan Gapi atau jangan-jangan selama ini kamu jadi simpanan Om Om si ketua geng Terta menimpali.
Darimana bisa gadis miskin dan cupu seperti mu bisa pakai kalung semahal ini"? ujar Delisa dengan sinis menatap kearah ku, Reina juga memandangi ku' dengan tatapan bola mata yang membulat sempurna.
Cukup " ucap Bella sambil bangkit berdiri dari duduknya?"kalian ini seperti hakim yang mengadili Gapi tanpa ada saksi dan bukti".
Tiba-tiba saja" Geng Delisa yang berjumlah Tiga orang itu mendorong Bella hingga hampir terjatuh kebelakang, tapi aku dengan cepat memegangi tangan Bella temanku.
Ini adalah pemberian dari Justin ujarku sambil menatap kesemua teman teman ku " apa Justin ? pria tampan dan anak konglomerat itu " anak kelas 2a yang kemaren pindah ke luar negeri"
Ooh pantesan aja Justin tidak pernah mau kami ajak ke cafe dan jalan jalan "! jadi karena kamu cetusnya padaku" jadi kamu gadis incaran Justin ujar "Reina masih dengan tatapan sinis seperti Delisa.
Tiba-tiba saja papan tulis dipukul oleh seseorang sontak kami semua menghadap kearah papan tulis " Bu guru IPA buka buku kalian hal 25.
__ADS_1
Ibu ana menjelaskan semua nampak serius mendengarkan " Bella menyentuh tangan ku"? didepan pagar sekolah ada seorang pria menunggu mu bisiknya ditelinga ku.
Aku terperanjat melihat dokter Richard yang memeriksa ibu ku ada didepan pagar sekolah ku" ayo... ucapnya sambil menatap wajah ku.
Aku mengikuti langkah nya hingga sampai pada mobil nya" ia membuka pintu mobil untuk ku ,aku memasuki mobil nya dan duduk.
Ibumu kritis ujarnya sambil menatapku '?
aku terdiam cukup lama hingga tiba di rumah sakit,aku gegas ke ruang rawat inap ibuku.
Ibu.. bangun Bu" ujarku dengan berlinang air mata " ibu dengan pelan membuka mata nya?"Gapi doain ibu ya" nak !" ibu bermimpi ketemu Ayah mu Gapi ; ujar ibu sambil menyentuh wajah ku.
Bu.. jangan bicara lagi" beristirahat lah ! Gapi ibu akan pergi menemui ayah mu kuat dan tabah ya" nak? jangan lalai melaksanakan kewajiban mu pada Tuhan sambung ibu lagi.
Tiba-tiba ibu tidak sadarkan diri," dokter pun dengan singap memeriksa kondisi ibu dan dokter Richard mengelengkan kepalanya " ibumu sudah meninggal ujarnya.
Kamu sabar ya" aku ada disini"? aku akan mengurus semuanya" dokter Richard membantu proses pemulangan dan pemakaman ibu.
Awan hitam menyertai ku dari tempat pemakaman ibuku" hujan pun turun sangat deras mengguyur dikediaman ku, dokter Richard berkata" aku akan pulang ujarnya dengan senyum tipis.
Terima kasih banyak pak"? masak dimata mu aku seperti bapak bapak" umurku beda tipis dengan mu selorohnya,oh'? maaf timpal ku sambil tersenyum sendu pada dokter Richard.
Sudah satu jam berlalu, tetapi mataku tidak kunjung bisa terlelap tidur"? bayang bayang ibu berada di semua sisi rumah ku,rasa sedih membuat ku kembali menangis.
Setelah berdoa dan membaca kitab suci aku bisa lebih tenang dan damai, perlahan kupejamkan mataku membuang pikiran pikiran yang mengusikku.
Pagi ini sesudah membuat onde-onde dan pisang goreng aku menitipkan kewarung Bu Lina" Gapi..apa kamu mau tinggal bersama ibu disini"? ujar bu Lina tiba-tiba.
__ADS_1
Ibu dan bapak telah berjanji pada ibumu, untuk menjaga mu"? maaf..Bu Lina aku tidak ingin menjadi beban bagi ibu dan keluarga; ucapku sendu.
Akupun beranjak menuju ke arah rumah ku jarak rumah ku dan warung Bu Lina cukup dekat " aku pun berkata pada diriku sendiri aku harus kuat karena Tuhan beserta ku.
2 hari setelah kepergian ibu" aku turun sekolah " didalam kelas aku langsung duduk jam pelajaran dimulai aku belajar seperti biasanya.
Jam pulang sekolah semua teman teman ku berhamburan keluar dari kelas ku, tatapan ku berhenti pada sosok tinggi dan keren berpakaian rapi dengan pakaian casualnya.
Dokter Richard gumamku" apa kabar ? ngapain kesini "? ucapku dengan langkah cepat, menurut mu ngapain ujarnya dengan senyum.
Kamu membuat ku jadi pusat perhatian seantero siswa ujar ku" sedikit ketus ?
ooh ternyata emang benar dugaan ku kalo kamu simpanan Om Om cetus ketua geng Terta padaku.
Kalo emang iya' kenapa ?" apa itu' jadi masalah buat kamu" hei teman teman lihat disekolah kita ada gadis simpanan Om Om Delisa menimpali kata ketua geng Terta..
Kalian semua dengar" Gapi adalah adik saya" jangan membuat gosip yang tidak bermutu dan tidak benar ujar Richard kemudian setelah tadi hanya diam mematung.
Aku menatap wajah nya" ia memainkan matanya padaku,dan aku pun mengerti" apa yang dikatakan olehnya benar ; aku adiknya ujarku.
Gapi.. Gapi... ternyata kalian berdua sangat pintar berakting" ujar Geng Delisa menimpali kata kata ku" jangan mudah percaya pada Gapi,seru Reina gadis berambut ikal.
Aku menarik nafas dalam-dalam dan berjalan menuju kearah keluar dari sekolah" aku tidak tahu akan jadi seperti ini ujar nya dengan raut muka menyesal.
Sudah lah lupakan saja" itu semua sudah terjadi ungkap ku dengan senyum " apa kamu marah ?" tidak,hanya jengkel dan kesel aja.
masih tidak dapat dipercaya bisa bisanya teman teman ku menganggap aku simpanan kamu" kelakar ku seraya menatap wajah nya.
__ADS_1