
Tiba dikediaman Nata" aku merasa ragu untuk turun dari mobil, ada apa? pertanyaan yang diajukan oleh nya padaku.
Akh 'itu aku melihat bahwa aku tidak pantas tinggal di rumah besar seperti ini gumamku seraya menatap kearah rumah mewah Nata suamiku.
Apa apaan sih"? kamu ; bukannya bangga punya rumah gede Gini malah merendah diri sendiri cibirnya.
Nenek Reta menyambut kedatangan ku ;
dan langsung memeluk ku hangat,Oma senang melihat mu ucapnya menatapku lama.
nenek Reta memasak sarapan pagi cukup banyak" nenek menu pagi ini terlalu banyak.apa ada tamu" ujar ku pada nenek.
Tidak ada, ini semua makanan bergizi tinggi biar kamu cepat hamil cerocos nenek Reta menatap ku dengan senyum manisnya.
Aduh kenapa nenek ngebahas soal Hamil gerutuku?sesaat sebelum sarapan pagi " Nata ingat ya"?
Ingat apa Oma? tatap ku tak paham,kamu terus gencar melakukan hubungan ehem ehem biar Oma cepat dapat cucu.
Oma... ngapain ngomong yang gituan"? sungutku dalam hati, aku sich gak keberatan tetapi istriku ini mau gak" seraya menatap kearah ku.
Sontak otakku jadi puyeng seketika saat dengar obrolan antara nenek Reta dan Nata.
Gini aja biar kalian ada waktu berdua " bulan madu di Bali; ide bagus tuh Oma seru Nata nampak senang.
__ADS_1
Gapi kamu mau" maaf Nek ? akhir akhir ini aku tidak enak badan, jadi aku pikir kapan kapan saja bulan madunya,aku beralasan.
Apa kamu sakit? kadang sakit nya tiba-tiba Nek jawabku ; Nata coba panggil dokter keluarga kita, saran nenek Reta berujar pada Nata.
Didalam kamar tidur ku.
Aku terdiam menatap wajah ku dicermin" wajahku sedikit pucat dan tubuh ku nampak kurusan.
sebaiknya aku berdoa aku membatin,pintu terbuka Nata masuk dan langsung berbaring di pangkuan ku.
Sayang ujarnya seraya menatap lekat kewajahku ; kamu apa apaan sih? sungutku kaget dengan kelakuannya.
Sayang ujarnya" Oma ingin kita segera punya momongan?Oma akhir akhir ini kurang sehat, keluhnya.
Akupun menarik nafas panjang dan berkata" aku belum siap?"ujar ku singkat sembari melepaskan kepalanya dari pangkuan ku.
Aku pun berjalan menuju kearah pintu keluar hendak pergi ketaman belakang rumah.
Semilir angin melambai kan rambut panjang ku" aku teringat dengan ibuku yang telah tiada siang begini aku bersantai di depan rumahku bersama ibu ku.
Sesaat aku bergumam sendiri : andai saja aku bisa memutar roda waktu aku ingin mengulang saat bersama ibuku.
Aku terkejut saat air dipercikan diwajahku sontak aku berdiri dari duduk ku" kamu usil betul jadi suami" sengit kearahnya.
__ADS_1
Abis kamu dipanggil diam saja" balasnya sambil menatap nanar kepadaku, oh' maaf aku tadi melamun belaku.
Iapun mengendong ku dan langsung membuang aku kedalam kolam renang ;
sesaat kemudian aku mulai merasa akan tenggelam dalam kolam.
Tolong aku Nata" pinta ku? ia tersenyum senang dan akupun tidak ingat apa-apa lagi.
Ibu... ibu... panggil ku? Gapi ibu senang kamu sudah menikah ; ucap Ibu, Bu..aku ingin ikut bersama ibu kataku.
Belum tiba waktu mu nak?" Sayang.. sayang bangun ujar nenek Reta dengan wajah cemas.
Ibu...Akupun terbangun?" Gapi apa kamu bermimpi" tangisku membasahi pipiku ?
aku mimpi bertemu dengan ibu Nek jawabku.
Aku baru sadar ternyata aku ; telah berada di tempat tidurku " nenek Reta menatapku sejenak kemudian
Berbicara " ini semua salahmu" Nata andai kamu cepat menolong nya : ini semua tidak akan terjadi cecar nenek pada Nata suamiku.
Bentak nenek Reta' Oma aku mikirnya ia hanya becanda gerutu nya" kamu udah dewasa masa gak bisa bedain mana becanda dan benar benar gak bisa berenang.
Menjelang malam hari " kepalaku terasa sangat sakit dan badanku panas akupun menggigil kedinginan.
__ADS_1